Empat Gunung yang Menjadi Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW  

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 507x dilihat
Empat Gunung yang Menjadi Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW  

Bagikan Postingan

Suasana Jabal Uhud, Ahad (10/6/2023) sore. Jabal Uhud merupakan salah satu tujuan favorit dari jamaah selama musim haji di Madinah.

Kincai Media, Makkah dan Madinah bukan hanya menjadi tempat suci yang menjadi tujuan utama umat Islam dalam menjalankan ibadah haji dan umrah. Di dua kota tersebut juga terdapat sejumlah gunung dan bukit yang menjadi saksi krusial perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW. Beberapa di antaranya apalagi berangkaian erat dengan turunnya wahyu, perjuangan Rasulullah SAW berbareng para sahabat, hingga peristiwa hijrah. Berikut profil empat gunung yang mempunyai kaitan dengan perjalanan syiar Islam.

1. Jabal Nur

Jabal an-Nuur alias Jabal Nur yang artinya Gunung Cahaya adalah sebuah gunung dekat kota Makkah di Hejaz, Arab Saudi. Gunung Cahaya menjadi salah satu tempat yang paling spesial dan sering dikunjungi di kota Makkah. Di gunung ini terdapat sebuah gua mini berukuran 1,75 hasta yang dikenal sebagai Ghar Hira alias Gua Hira.

Gunung Cahaya mempunyai tinggi 640 meter. Medan gunung tersebut didominasi oleh bebatuan besar dan kecil, serta sedikit pasir dan debu. Gunung Cahaya tidak berapi alias tidak mempunyai kawah, tapi lebih berupa gunung batu yang terdapat gua di dekat puncaknya.

Gunung Cahaya juga dipercaya umat Muslim sebagai tempat di mana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

2. Gunung Uhud

Gunung Uhud adalah sebuah gunung di utara Madinah dengan ketinggian sekitar 1.077 meter. Gunung ini adalah letak pertempuran kedua antara Rasulullah SAW berbareng para sahabat dan pasukan kafir Quraisy Makkah.

Pertempuran Uhud terjadi pada tahun ke-2 hijriyah, kaum muslimin yang berjumlah 700 pasukan dari Madinah yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan kaum kafir yang berjumlah 3.000 pasukan yang di pimpin oleh Abu Sufyan.

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads