Empat Hikmah Keajaiban Penciptaan Alam

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Kebaikan adalah sinar nan memancar dari hati manusia, menerangi setiap perspektif kehidupan dengan kehangatan dan harapan. Untuk menguatkan kebaikan tersebut perlu memperhatikan beberapa aspek, di antaranya: 

Pertama, potensi berilmu. 

وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Allah mengeluarkan Anda dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi Anda pendengaran, penglihatan dan hati, agar Anda bersyukur. (QS. An-Nahl: 78).

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah menjelaskan bahwa ayat ini merupakan kuasa-kuasa Allah SWT, ialah mengeluarkan manusia dari rahim wanita sebagai anak mini nan tidak mempunyai pengetahuan apapun, lampau menciptakan media untuk belajar dan memahami ialah pendengaran, penglihatan dan hati, agar mereka beragama kepada Dzat nan Mahapencipta dengan kepercayaan dan keilmuan nan sempurna serta agar kalian berterima kasih atas nikmatnya dengan memanfaatkan  setiap personil tubuh kalian untuk melakukan sesuatu nan baik

Dengan demikian, Allah memberikan pancaindera kepada manusia untuk dimanfaatkan dalam mencari pengetahuan alias pengetahuan. nan kemudian pengetahuan itu bisa dipelajari dan  diamalkan. 

Salah satu contoh, jika seseorang sudah mempunyai ilmu, dia bakal mengerti tentang perintah Allah SWT untuk mengerjakan solat, menunaikan zakat, berbagi sesama Muslim, saling mengingatkan dalam perihal kebaikan, dan ibadah sunnah Rasulullah SAW. 

Dari sanalah lahir kebaikan dari seseorang nan berilmu dan menggunakan pengetahuan itu dengan sebaik-baiknya. 

Menurut Quraish Shihab dalam ceramahnya menyebut pengetahuan nan paling krusial dikuasai adalah pengetahuan nan tidak menjadi baik selain dengan mengetahuinya. 

Kutipan itu mempunyai makna bahwa setiap orang nan berilmu bakal menyelidiki hal-hal nan berangkaian dengan Islam, seperti langkah mengaji, langkah menghafal, langkah solat sunnah, dan lain sebagainya. 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهْلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Barang siapa nan menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju surga. (HR Bukhari dan Muslim).

Lihat laman berikutnya >>>

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Kincaimedia, Klik di Sini

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam