Ethereum Berpotensi Turun Ke Us$ 3.000, Ini Dalangnya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Kincaimedia – Pasar mata duit mata uang digital mengalami volatilitas nan signifikan pada hari Kamis, meskipun penanammodal institusional kembali beraksi. Data dari SoSoValue mengungkapkan lonjakan total aliran masuk bersih harian dari ETF Bitcoin menjadi US$ 417 juta. 

Namun, melansir dari coingape.com, diketahui nilai Bitcoin turun di bawah US$ 70.000, sementara nilai Ethereum meluncur ke area merah. Merosotnya nilai Ethereum ini memberi isyarat bakal kemungkinan penurunan lebih lanjut ke US$ 3.000.

Terdapat sejumlah aspek nan diperkirakan berkontribusi pada kemungkinan nilai Ethereum jatuh ke US$ 3.000 sebelum minggu berakhir, mengingat dinamika pasar saat ini. Utamanya, ada dua aspek utama nan merupakan pemicu awal potensi penjualan ini. 

1. Korelasi Harga Ethereum dengan Bitcoin

Pergerakan nilai Ethereum sangat mirip dengan Bitcoin, dengan BTC seringkali menjadi penentu sentimen pasar mata uang digital secara keseluruhan. Seperti nan diilustrasikan oleh info Macroaxis, ETH mengikuti secara erat tindakan nilai BTC, nan menunjukkan kerentanan terhadap akibat nan dihadapi oleh mata uang digital terbesar.

Dengan pendekatan halving Bitcoin, narasi “jual berita” bisa memicu koreksi signifikan dalam nilai BTC. Secara historis, penanammodal condong membeli dengan antisipasi aktivitas besar, seperti persetujuan Bitcoin Spot ETF di AS pada bulan Januari nan lalu. 

Namun setelah ETF tersebut disetujui, pesanan jual meningkat lantaran banyak trader alias penanammodal melakukan take profit. Setelah persetujuan ETF spot, nilai Bitcoin mengalami penurunan nan signifikan, nan mana berakibat pada nilai Ethereum juga.

Karena itulah, jika trader memilih untuk menjual Bitcoin menjelang halving, wajar untuk mengantisipasi penurunan nilai Ethereum nan sepadan. Oleh karena itu, potensi turun ETH diperkirakan ke nomor US$ 3.000 alias apalagi lebih rendah.

2. Uptrend Ethereum Menghadapi Ketidakpastian

Sell-off baru-baru ini pada pertengahan Maret memberikan kesempatan beli nan menguntungkan bagi para “whales”. Namun, minat ini tampaknya mereda dalam minggu ini. Setelah mencapai level sedikit di bawah US$ 3.700, Ether mengalami gelombang penjualan lagi, nan dinilai mengganggu momentum naik dan memulai fase koreksi.

Jika pola rising wedge terkonfirmasi, Ethereum bisa mengalami sell-off besar lainnya, menargetkan level support di US$ 3.200 dan US$ 3.000, secara berturut-turut. Selain itu, parameter Moving Average Convergence Divergence (MACD) memperkuat sentimen bearish ini dengan penurunan lebih lanjut dari nilai pasar saat ini sebesar US$ 3.527.

Namun, penjualan potensial ke US$ 3.000 bisa memberikan kesempatan bagi penanammodal untuk mengumpulkan lebih banyak Ethereum, mengantisipasi reli substansial setelah halving Bitcoin.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis