Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Hewan Kurban

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA – Kurban merupakan sunnah nan diperintahkan oleh Allah SWT seluruh umat muslim. Terdapat beberapa hewan nan diperbolehkan untuk disembelih. Selain itu, ada perihal – perihal nan perlu diperhatikkan dalam memilih hewan kurban.

Menurut kitab karya Abu Abdillah Syahrul Fatwa nan berjudul, Fikih Praktis Ibadah Kurban, ada 4 perihal nan perlu diperhatikkan sebelum menyembelihnya. Harus dipastikan bahwa hewan – hewan tersebut layak untuk disembelih.

Pertama, memilih hewan nan terbaik. Berkurban merupakan termasuk sebagai salah satu syiar Islam. Oleh lantaran itu, hendaknya memilih hewan kurban yang paling baik, paling gendut dan bagus. Seperti nan tertulis pada surat Al Hajj ayat 30 nan berbunyi,

 ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ حُرُمٰتِ اللّٰهِ فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ عِنْدَ رَبِّهٖۗ

Artinya : “Demikianlah (petunjuk dan perintah Allah). Siapa nan mengagungkan apa nan terhormat di sisi Allah (ḥurumāt) lebih baik baginya di sisi Tuhannya.”

Kedua, jenis hewannya. Mayoritas ustadz beranggapan bahwa kurban tidak sah selain dari jenis hewan ternak, ialah onta, sapi dan kambing. Seperti nan tertulis pada surat Al Hajj ayat 34, Allah SWT berfirman,

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ 

Artinya : “Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas hewan ternak nan dianugerahkan-Nya kepada mereka.”

Ketiga, usia hewan. Para ustadz telah sepakat bahwa hewan kurban disyaratkan telah mencapai usia nan telah ditentukan oleh syariat. Seperti nan tertulis pada Hadits Riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda,

“لَا تَذْبَحُوا إِلَّا مُسِنَّةً, إِلَّا أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَتَذْبَحُوا جَذَعَةً مِنَ اَلضَّأْنِ” – رَوَاهُ مُسْلِم ٌ

Artinya : “Janganlah kalian menyembelih selain musinnah. Kecuali jika terasa susah bagi kalian, maka sembelihlah jadza’ah dari domba.”

Berdasarkan hadits tersebut, maksud musinnah bukanlah hewan nan sudah tua usianya, bakal tetapi maksudnya adalah ats-Tsaniy. Al Musinnah adalah ats-Tsaniyyah dari setiap jenis hewan, baik itu onta, sapi, kambing dan selainnya. Ats-Tsani dari hewan unta adalah nan telah genap berumur lima tahun masuk tahun keenam. Sedangkan dari hewan sapi adalah nan telah genap berumur dua tahun masuk tahun ketiga. Sedangkan, untuk hewan kambing adalah nan sudah berumur genap satu tahun masuk tahun kedua.

*Keempat*, hewan nan tidak cacat. Hewan kurban kudu dipastikan tidak mempunyai cacat. Ada dua macam abnormal pada hewan kurban, di antaranya nan pertama, abnormal nan haram. Cacat semacam ini bakal mempengaruhi keabsahan ibadah kurban, seperti buta nan sangat jelas, sakit nan sangat jelas, pincang nan sangat jelas dan nan sudah terlalu tua. Kedua, abnormal nan dibenci, ialah abnormal pada hewan kurban nan tidak menghalangi sahnya hewan kurban, seperti telinganya putus, tanduknya patah, ekornya hilang, kemaluannya hilang, sebagian giginya tanggal dan lain sebagainya. 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam