Hamil Anak Ketiga, Lesti Kejora Jadi Sering Marah Dan Jerawatan Karena Hormon Berantakan

Oct 24, 2025 12:55 PM - 5 bulan yang lalu 174459

Jakarta -

Bunda pasti tahu, setiap kehamilan selalu membawa cerita dan tantangan masing-masing. Begitu juga dengan penyanyi Lesti Kejora, yang sekarang tengah mengandung anak ketiganya. Di tengah kesibukannya sebagai ibu sekaligus artis, Lesti mengaku mengalami banyak perubahan bentuk dan emosional selama kehamilan kali ini.

Siapa yang tak kenal Lesti Kejora?

Lesti Kejora alias yang mempunyai nama komplit Lesti Andryani merupakan penyanyi dangdut asal Cianjur, Jawa Barat. Ia mulai dikenal luas setelah menjadi juara arena D’Academy musim pertama di Indosiar pada 2014. Suaranya yang merdu dan kepribadiannya yang ramah membikin Lesti sigap dicintai masyarakat Indonesia.

Pada 2021, Lesti menikah dengan Rizky Billar, tokoh sekaligus presenter yang juga terkenal di bumi hiburan. Pasangan ini dikenal sebagai salah satu family selebriti muda paling terkenal di Tanah Air, dan sekarang sudah dikaruniai dua anak sebelum Lesti kembali mengumumkan kehamilan ketiganya.

Perubahan hormon kehamilan yang bikin emosi naik turun

Dalam beberapa wawancara, Lesti jujur mengatakan bahwa hormon kehamilannya sedang 'berantakan'. Kondisi ini membuatnya menjadi lebih mudah marah dan emosional, apalagi sampai sering memarahi orang-orang di sekitarnya tanpa sadar.

“Aku tuh sekarang mudah banget marah, kadang ke siapa aja dimarahin, terutama yang disamping saya ini (Rizky Billar)” ujar Lesti sembari tertawa dalam akun YouTube Insertlive.

Suaminya, Rizky Billar, juga turut bercerita bahwa perubahan emosi Lesti kali ini lebih terasa dibanding dua kehamilan sebelumnya. Meski begitu, Billar berupaya sabar dan memahami bahwa semua itu disebabkan oleh perubahan hormon yang alami terjadi pada ibu hamil.

“Kita maklumin aja, ini kan lantaran hormon kehamilan,” kata Billar.

Muncul jerawat lantaran produksi minyak berlebih

Tak hanya emosi yang berubah, Lesti juga mengeluhkan kondisi kulitnya. Ia mengatakan wajahnya sekarang sedang berjerawat parah, padahal biasanya kulitnya bersih dan cerah.

“Hormon nya agak berantakan, jerawatan,” kata Lesti.

Perubahan ini juga disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron selama masa kehamilan. Menurut studi dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology, peningkatan kadar hormon tersebut dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit, yang akhirnya menimbulkan jerawat.  Sekitar 40–45 persen ibu mengandung mengalami jerawat di trimester pertama dan kedua. Kondisi ini bukan pertanda sesuatu yang berbahaya, melainkan respons alami tubuh terhadap perubahan hormon.

Namun, krusial untuk diingat bahwa tidak semua produk jerawat kondusif digunakan selama hamil. Bunda sebaiknya Menghindari produk yang mengandung retinoid, benzoyl peroxide dosis tinggi, alias salicylic acid dalam konsentrasi besar. Lebih kondusif memakai pembersih wajah lembut berbahan alami, serta pelembap non-komedogenik agar kulit tetap lembap tanpa menyumbat pori.

Dan jangan lupa Bunda, kondisi kulit bakal kembali membaik seiring stabilnya hormon setelah melahirkan. Jadi, tak perlu terlalu khawatir. Fokus saja pada menjaga kebersihan wajah, rehat cukup, serta asupan makanan bergizi seperti sayur dan buah yang membantu kulit lebih sehat dari dalam lantaran jerawat saat mengandung biasanya berkarakter sementara dan bakal membaik setelah hormon kembali seimbang pasca melahirkan.

Infografis Skincare saat hamilSkincare saat hamil/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

Cara mengelola emosi saat hamil

Perubahan hormon selama kehamilan memang sering membikin suasana hati jadi tak menentu. Kadang Bunda merasa senang dan bersemangat, tapi beberapa jam kemudian bisa tiba-tiba sedih alias mudah tersinggung. Kondisi inilah yang juga dialami oleh Lesti Kejora di kehamilan ketiganya.

Untungnya, ada banyak langkah lembut dan sederhana untuk membantu Bunda mengelola emosi agar tetap stabil dan nyaman selama hamil.

1. Luangkan waktu untuk diri sendiri

 Tidak apa-apa jika Bunda mau menyendiri sejenak. Cobalah mendengarkan musik lembut, membaca buku, alias sekadar duduk santuy sembari menikmati udara pagi. Me time yang berbobot bisa membantu menenangkan pikiran.

2. Bicarakan dengan pasangan

Perubahan suasana hati sering kali susah dijelaskan, tapi krusial untuk tetap jujur pada pasangan. Katakan gimana emosi Bunda agar pasangan bisa memahami dan memberikan support emosional.

3. Perbanyak zikir alias doa

Saat hati terasa tidak tenang, zikir alias membaca angan bisa menjadi langkah paling efektif untuk menenangkan diri. Selain mendekatkan diri kepada Allah, kegiatan ini juga memberi pengaruh relaksasi alami pada tubuh.

4. Tidur dan rehat cukup

Kurang tidur bisa memperburuk suasana hati dan membikin emosi semakin tidak stabil. Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam, serta sempatkan tidur siang singkat jika tubuh terasa lelah.

5. Jaga asupan gizi seimbang

Hormon stres bisa meningkat jika tubuh kekurangan nutrisi. Pastikan Bunda cukup mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah, ikan, dan kacang-kacangan yang kaya omega-3 untuk membantu menjaga suasana hati.

6. Coba latihan pernapasan alias yoga prenatal

Latihan pernapasan sederhana alias yoga unik ibu mengandung dapat menurunkan kadar hormon stres (kortisol) dan membantu tubuh merasa lebih rileks.

7. Ingat bahwa semua ini sementara

Perubahan emosi, jerawat, dan rasa capek hanyalah bagian dari proses luar biasa menuju kehadiran Si Kecil. Saat bayi lahir, semua perjuangan ini bakal terbayar dengan kebahagiaan yang tak ternilai.

Cerita Lesti Kejora ini menjadi pengingat bahwa setiap Bunda punya perjuangan tersendiri di kembali kehamilannya. Kadang emosi tak menentu, kulit berubah, dan tubuh terasa berbeda semua itu adalah tanda bahwa tubuh sedang bekerja keras menyiapkan kehidupan baru.

Jadi, jangan merasa bersalah jika Bunda tiba-tiba mudah marah alias kurang percaya diri dengan perubahan fisik. Yang terpenting, tetap cintai diri sendiri, jaga komunikasi dengan pasangan, dan rutin kontrol ke master agar kehamilan melangkah sehat dan bahagia.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya