Harry Potter The Series Tayang Desember 2026, Ini Cerita, Pemain, Cara Nonton, dan yang Perlu Orang Tua Tahu

Insight Bunda Masa Kini oleh Waktu baca 6 menit 516x dilihat
Harry Potter The Series Tayang Desember 2026, Ini Cerita, Pemain, Cara Nonton, dan yang Perlu Orang Tua Tahu

Bagikan Postingan

Harry Potter The Series tayang Desember 2026. Ini cerita, pemain, langkah nonton, serta perihal yang perlu orang tua tahu sebelum membujuk anak ke bumi Hogwarts. 

Ada yang dulu rela begadang demi menonton movie Harry Potter? Atau mungkin Mommies dan Daddies termasuk yang tetap menyimpan buku-bukunya di rak sampai sekarang?

Kalau iya, bersiaplah kembali ke Hogwarts.

Bertahun-tahun setelah movie terakhir Harry Potter dirilis, bumi sihir yang satu ini bakal kembali datang dalam format serial televisi. HBO telah mengonfirmasi bahwa serial baru Harry Potter bakal debut pada Christmas 2026, namalain periode Natal tahun ini. Musim pertamanya bakal berjudul Harry Potter and the Philosopher’s Stone dan terdiri dari delapan episode.

Yang menarik, serial ini bukan cerita baru tentang Harry Potter setelah dewasa. Justru sebaliknya, kita bakal diajak kembali ke awal mula semuanya: seorang anak laki-laki berjulukan Harry yang pada ulang tahunnya yang ke-11 mengetahui bahwa dirinya adalah penyihir dan mendapat kesempatan berguru di Hogwarts.

Bedanya, kali ini ceritanya datang dalam corak serial sehingga punya ruang yang lebih panjang untuk mengeksplorasi detail-detail dari kitab yang dulu mungkin kudu dipadatkan ketika diadaptasi menjadi film.

Nah, sebelum Mommies dan Daddies membujuk anak ikut masuk ke bumi sihir ini, yuk, kita telaah dulu beberapa perihal penting.

BACA JUGA: 8 Event Seru di Jabodetabek 4-6 September 2026 untuk Keluarga

Harry Potter The Series Tayang Desember 2026

Harry Potter The Series Tayang Desember 2026, Ini Cerita, Pemain, Cara Nonton, dan yang Perlu Orang Tua Tahu

Foto: Warner Bros. Discovery

Kabar yang paling ditunggu fans akhirnya semakin jelas. Serial Harry Potter terbaru bakal tayang pada Christmas 2026 di HBO dan tersedia untuk streaming secara eksklusif di HBO Max di daerah tempat jasa tersebut tersedia.

Untuk saat ini, HBO belum mengumumkan tanggal almanak yang lebih spesifik selain periode Christmas 2026. Jadi, jika Mommies menemukan info yang menyebut tanggal bagian pertama bakal tayang pada tanggal tertentu di bulan Desember, sebaiknya jangan buru-buru dianggap sebagai tanggal resmi.

Musim pertamanya sendiri bakal terdiri dari delapan episode.

Dan ada satu perihal yang cukup bikin penasaran: serial ini bakal menghadirkan pemeran baru untuk karakter-karakter yang selama ini sudah sangat melekat dengan wajah Daniel Radcliffe, Emma Watson, dan Rupert Grint. Untuk karakter Harry, Hermione, dan Ron, HBO telah mengumumkan Dominic McLaughlin, Arabella Stanton, dan Alastair Stout sebagai pemeran baru.

Artinya, kita bakal memandang Harry, Ron, Hermione, Dumbledore, Snape, Hagrid, hingga family Weasley dari perspektif pandang yang sedikit berbeda.

Tapi tenang, Mommies. Ini bukan berfaedah film-film lama dihapus dari sejarah.

HBO sebelumnya menjelaskan bahwa serial ini bakal menjadi penyesuaian setia dari buku-buku Harry Potter, sementara film-film klasik tetap menjadi bagian krusial dari franchise tersebut.

Ceritanya Harry Potter The Series Diambil dari Novel Harry Potter yang Mana?

Harry Potter The Series Tayang Desember 2026, Ini Cerita, Pemain, Cara Nonton, dan yang Perlu Orang Tua Tahu

Foto: Harry Potter Wiki Fandom

Nah, ini yang sering menjadi pertanyaan.

Musim pertama serial Harry Potter diangkat dari novel pertama karya J.K. Rowling, ialah Harry Potter and the Philosopher’s Stone.

Di Indonesia, kitab ini lebih dikenal sebagai Harry Potter dan Batu Bertuah.

Ceritanya dimulai ketika Harry Potter, seorang anak yatim yang tinggal berbareng family Dursley, mendapatkan surat misterius yang rupanya merupakan undangan untuk berguru di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry.

Dari sinilah petualangannya dimulai.

Harry kemudian berjumpa dengan Ron Weasley dan Hermione Granger. Ketiganya menjadi sahabat dan perlahan menemukan bahwa kehidupan mereka di Hogwarts rupanya tidak sesederhana belajar mantra, mengikuti kelas ramuan, bermain Quidditch, dan sesekali mendapat teguran dari guru.

Ada rahasia tentang Batu Bertuah.

Ada sosok Voldemort yang rupanya tetap menghantui bumi sihir.

Dan ada pertanyaan besar tentang masa lampau Harry yang perlahan mulai terjawab.

Menariknya, HBO menyebut serial ini sebagai penyesuaian dari keseluruhan seri kitab Harry Potter. Setiap musim nantinya bakal membawa petualangan dari buku-buku tersebut kepada penonton generasi baru.

Jadi, jika dulu kita merasa beberapa bagian buku, “Kok nggak ada di film?”, serial ini punya kesempatan lebih besar untuk menghadirkan detail-detail tersebut.

Bahkan dari teaser yang sudah dirilis saja, sudah terlihat beberapa segmen yang memberikan gambaran lebih luas tentang masa mini Harry, termasuk pengalaman Harry di sekolah Muggle sebelum akhirnya berangkat ke Hogwarts.

BACA JUGA: 75 Film Anak Terbaik Sepanjang Masa

Mommies, Daddies Pecinta Harry Potter Bisa Nonton Series-nya di Mana?

Serial terbaru Harry Potter bakal tersedia secara streaming di HBO Max di daerah yang mendukung jasa tersebut. Kabar baiknya, HBO Max tersedia di Indonesia.

Jadi, Mommies dan Daddies yang mau mengadakan “family movie night” jenis Hogwarts, bisa mulai menyiapkan dari sekarang.

Tapi satu perihal yang perlu diingat: lantaran serialnya belum tayang, perincian seperti agenda bagian mingguan dan jam tayang di Indonesia tetap perlu menunggu pengumuman resmi HBO Max.

Mommies dan Daddies pecinta Harry Potter bisa menonton trailer kedua yang baru tayang 2 September lalu.

Sebelum Nonton Bersama Anak, Perlukah Menonton Film Harry Potter yang Lama?

Foto: Ketut Subiyanto/Pexels

Sebenarnya tidak perlu.

Serial ini dibuat sebagai penyesuaian baru dari buku, sehingga penonton baru tetap bisa mengikuti ceritanya tanpa kudu menonton delapan movie sebelumnya. HBO juga menjelaskan bahwa serial ini merupakan penyesuaian dari buku-buku Harry Potter, sementara film-film klasik tetap menjadi bagian dari franchise tersebut.

Malah, ini bisa menjadi kesempatan menarik bagi Mommies dan Daddies yang sudah menjadi fans lama untuk mengenalkan Harry Potter kepada anak dari awal.

Bayangkan saja: Mommies sudah tahu siapa Harry, Ron, dan Hermione, sementara anak mungkin baru pertama kali mengenal Hogwarts.

Bisa jadi seru juga memandang reaksi mereka ketika pertama kali mengetahui siapa sebenarnya Voldemort.

Namun, jika Mommies ingin menonton berbareng anak, ada baiknya memperhatikan usia dan kesiapan emosional anak. Cerita Harry Potter memang penuh humor, persahabatan, dan petualangan, tetapi seiring perkembangan ceritanya juga terdapat tema kehilangan, kematian, ketakutan, bullying, dan pertarungan melawan kejahatan.

Jadi, tidak ada salahnya orang tua mendampingi dan menjadikan beberapa segmen sebagai bahan ngobrol setelah menonton.

Karena justru di situlah menariknya Harry Potter. Bukan hanya soal sihir.

BACA JUGA: 6 Rekomendasi Komunitas Buku di Jakarta, Bisa Baca Bareng Sambil Cari Teman Baru

Jadi, Siap Kembali ke Hogwarts?

Buat generasi yang tumbuh berbareng Harry Potter, kembalinya cerita ini mungkin terasa seperti membuka kembali pintu menuju masa kecil.

Bedanya, kali ini kita mungkin menontonnya sembari ditemani anak sendiri.

Dulu kita mungkin sibuk menebak siapa yang bakal menang melawan Voldemort.

Sekarang, bisa jadi perhatian kita justru tertuju pada hal-hal lain: gimana Harry diperlakukan, gimana persahabatan mereka terbentuk, gimana anak menghadapi rasa takut, dan seperti apa peran orang dewasa dalam kehidupan mereka.

Dan mungkin itu salah satu perihal paling menyenangkan dari cerita yang sudah kita kenal sejak lama.

Cerita yang sama bisa terasa berbeda ketika kita membacanya lagi dengan jenis diri kita yang sudah berubah.

Jadi, Mommies dan Daddies, jika Desember kelak rumah mulai ramai oleh suara, “Aku mau masuk Gryffindor!” alias anak mulai bertanya, “Ma, Voldemort itu siapa?”, mungkin sudah waktunya mengambil popcorn, duduk bersama, dan kembali ke Hogwarts.

Karena ternyata, setelah menjadi orang tua pun, kita tetap boleh menikmati sedikit keajaiban.

Cover: YouTube HBO Max
Artikel Lainnya Insight Bunda Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads