Hati-hati! Analis Kripto Populer Peringatkan Sinyal Jual Btc Berdasarkan Indikator Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Aset Bitcoin (BTC) nan sempat menyentuh nomor All Time High US$ 69.000 pada Rabu (6/3/2024) awal hari, sekarang telah mengalami koreksi tajam. Harga nan sebelumnya apalagi mencapai US$ 69.200, sekarang tengah bertengger di level US$ 65.919. Tak ayal, tindakan nilai ini pun menuai banyak tanggapan dari kalangan trader hingga analis.

Dalam perdagangan mata duit kripto, seorang analis mata uang digital terkenal berna Ali Martinez telah mengeluarkan peringatan krusial mengenai diagram harian Bitcoin. Disampaikan lewat platform X, Martinez menyoroti parameter TD Sequential nan telah menunjukkan sinyal jual.

“Indikator TD Sequential memberikan sinyal jual pada diagram harian Bitcoin. Ini memerlukan perhatian cermat!” ungkap Martinez.

Indikator TD Sequential, nan digunakan oleh banyak trader untuk memprediksi tren Bitcoin, kembali menarik perhatian dengan sinyal terbarunya. Martinez menegaskan bahwa parameter tersebut sebelumnya telah memberikan sinyal nan akurat. 

“Indikator ini sebelumnya memberi sinyal beli pada awal Januari, sebelum lonjakan sebesar 34 persen. Kemudian beberapa waktu lampau TD Sequential mengeluarkan peringatan tindakan jual pada pertengahan Februari, diikuti dengan penurunan sebesar 4,44 persen,” ujarnya.

Aktivasi sinyal jual pada diagram harian Bitcoin ini kudu menjadi perhatian para investor. Pasalnya, nilai Bitcoin telah berbalik arah dalam beberapa jam setelah menyentuh US$ 69.200. 

The TD Sequential indicator flashed a sell signal on the #Bitcoin daily chart, which warrants close attention!

Boasting a strong track record in predicting $BTC trends since the year's start, this indicator previously signaled a buy in early January, preceding a 34% surge, and… pic.twitter.com/T7DIjiCxzv

— Ali (@ali_charts) March 5, 2024

Namun, analis papan atas lain berjulukan Michael van de Poppe menyatakan bahwasanya koreksi nan terjadi ini merupakan perihal nan biasa. Menurutnya, puncak nilai pra-halving Bitcoin kemungkinan sudah tercapai.

“Harga BTC sebelumnya tak pernah menyentuh ATH saat pra halving. Namun, sekarang telah tersentuh,” kata Poppe.

Namun, Poppe juga mengingatkan bahwa koreksi nilai dapat terjadi, realitas bakal muncul, dan saat inilah kemungkinan terjadi koreksi tersebut. Berdasarkan diagram nan dia bagikan dalam postingannya, Poppe menandai nomor US$ 52.000 jika terjadi koreksi pasca BTC sentuh ATH.

“Ini bakal menjadi siklus nan sangat besar, alias mungkin siklus super,” paparnya.

Selain itu, Poppe juga mengungkapkan pandangannya bahwa altcoin bakal menjadi lebih unggul dalam beberapa bulan mendatang.

“Dalam beberapa bulan, altcoin bakal menunjukkan performa gemilang,” pungkas Poppe. 

The pre-halving high for #Bitcoin is likely in.

It never hit ATH pre-halving, but now it did. This cycle is going to be giant, maybe the supercycle.

Corrections happen, reality kicks in, and this is probably that part.#Altcoins to outperform coming months. pic.twitter.com/istNgJNvJb

— Michaël van de Poppe (@CryptoMichNL) March 5, 2024

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis