Hukum Makan Sahur Waktu Imsak

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Kincaimedia– Jika ditanya, gimana norma makan sahur waktu imsak,  sebelum adzan Subuh dikumandangkan? nan jelas, para ustadz sepakat bahwa, makan, minum alias merokok antara waktu imsak dan sebelum adzan Subuh tidak membatalkan puasa.

Kenapa demikian? Karena waktu puasa dimulai sejak fajar shadiq terbit sampai terbenam mentari (Maghrib). Itu artinya, waktu antara imsak belum masuk waktu puasa lantaran fajar shadiq tetap belum terbit.

Memang, penetapan waktu imsak sebelum fajar shadiq dimaksudkan untuk lebih berhati-hati (ihtiyath). Sebab, tidak seorangpun nan bisa mengetahui secara pasti kapan fajar shadiq terbit. Jadi, waktu imsak adalah waktu nan masykuk (masih diragukan).

Di dalam kitab Al-Mughni dikatakan:

قال ابن عبد البر، في قول النبي صلى الله عليه وسلم: ان بلالا يؤذن بليل، فكلوا واشربوا حتى يؤذن ابن مكتوم. دليل على ان الخيط الابيض هو الصباح، وان السحور لا يكون الا قبل الفجر. وهذا اجماع لم يخالف فيه إلا الاعمش وحده، فشذ ولم يعرج احد على قوله. والنهار الذي يجب صيامه من طلوع الفجر الى غروب الشمس. قال: هذا قول جماعة علماء المسلمين.  المغني لابن قدامة (١٠٥/٣).

Artinya: “Ibnu Abdul Bar berkomentar Dalam sabda Nabi Saw. “Sesungguhnya Bilal melakukan adzan di waktu malam. Oleh lantaran itu, makan dan minumlah Anda sekalian sampai Ibnu Ummi Maktum beradzan”. Hadits ini menunjukkan bahwa benang putih dan waktu sahur tidak terjadi selain sebelum fajar.

Ini adalah ijma’ nan tidak dipertentangkan lagi selain Imam Al-A’masy. Tak seorangpun memperdulikan pendapatnya. Sedang waktu siang adalah wajib puasa, ialah dari terbitnya fajar hingga mentari terbenam. Ibnu Abdul Bar mengatakan bahwa inilah kesepakatan ustadz Islam.”

Demikian juga di dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, dikatakan:

وقد اتفق اصحابنا على جواز الأكل للشاك في طلوع الفجر وصرحوا بذلك فممن صرح به الماوردي والدارمي والبندنيجي وخلائق لا يحصون. المجموع شرح المهذب (٣٠٦/٦).

Artinya: “Golongan sahabat-sahabat kita (Syafi’iyah) telah sepakat tentang kebolehan makan bagi orang nan ragu di dalam perihal terbitnya fajar. Mereka telah menjelaskan perihal itu diantaranya Imam Al-Mawardi Al-Darimi Al-Bandaniji, dan orang-orang lain nan tak jumlahnya tak dapat dihitung”. 

Demikian norma makan sahur waktu imsak, ialah tetap diperbolehkan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.[Baca juga: Imsak Sudah Terdengar, Masih Bolehkah Lanjut Sahur?]

Salman Akif Faylasuf

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah