Hukum Memberi Uang Ke Tukang Parkir Ilegal Menurut Ketua Pbnu

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Juru parkir memarkirkan kendaraan di sebuah minimarket area Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (5/5/2024).

KINCAIMEDIA,JAKARTA--Suara masyarakat kian kencang menolak bayar parkir ke tukang parkir ilegal. Selama ini mereka tidak tulus memberikan duit parkir kepada mereka. Apa hukumnya memberikan duit kepada tukang parkir ilegal?

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur menjelaskan mengenai duit parkir kudu jelas sejak awal. Jika sebelumnya tidak ada kesepakatan sewa jasa nan terjadi antara pembeli dan tukang parkir, maka tidak wajib hukumnya memberikan duit parkir dan tidak boleh dipaksa.

Menurut Gus Fahrur apapun status duit nan diberikan kepada para tukang parkir  adalah bingkisan alias infak jika pembeli tersebut memberikannya atas dasar kerelaan hatinya (ikhlas) lantaran merasa terbantu dengan jasanya. Namun jika pembeli itu memberikan duit kepada para tukang parkir tersebut lantaran mengira bahwa mereka wajib melakukannya, apalagi terpaksa, maka para tukang parkir tersebut tidak boleh (haram) menerima duit nan diberikan kepada mereka.

"Dan mereka wajib menunjukkan para pembeli bahwa mereka tidak wajib memberikan duit parkir kepada mereka, apalagi jika pihak toko sudah mengumumkan bahwa mereka bebas parkir, dan tidak membebankan biaya parkir sepeserpun kepada para pembelinya," ujar Gus Fahrur kepada Republika.co.id, Rabu (8/5/2024).

Gus Fahrur mengatakan tukang parkir perlu memahami tentang aturan-aturan kepercayaan dalam menaik parkir. Secara norma Islam, norma memaksa dan menarik pungli parkir liar adalah haram. Hal tersebut bisa termasuk dalam kategori al-Maksu sebagai mana dijelaskan dalam sebuah hadis  yg diriwayatkan Imam Abu Dawud.

 قَالَ رسول الله لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ صَاحِبُ مَكْسٍ

Artinya,"Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah masuk surga orang nan menarik pungutan liar”.(HR Abu Dawud).

Masyarakat banyak mengeluhkan tukang parkir liar di minimarket-minimarket. Mereka tetap menarik duit parkir meskipun pihak toko telah memberikan tulisan parkir gratis. Bahkan beberapa tukang parkir memaksa pembeli untuk bayar parkir.

Sikap memaksa tersebut nan membikin banyak orang merasa jengkel terhadap mereka. Sementara pihak minimarket kesulitan memaksa mereka agar tidak menarik parkir lagi. Tukang parkir liar tersebut selain merugikan pembeli juga pengusaha. 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam