Hukum Sikat Gigi Saat Puasa

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Kincaimedia– Menjaga kebersihan mulut dan gigi saat berpuasa di bulan Ramadhan menjadi perihal nan penting. Sikat gigi merupakan salah satu langkah untuk menjaga kebersihan tersebut. Namun, muncul pertanyaan, gimana norma sikat gigi saat puasa?

Menurut Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain, berkumur dan sikat gigi saat berpuasa hukumnya makruh. Makruh berfaedah perbuatan nan tidak disukai, tetapi tidak berdosa jika dilakukan. Meskipun makruh, berkumur dan sikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa.

‎ ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال

Artinya; Tiga Belas Hal nan Makruh Dilakukan Saat Puasa: Menggosok gigi setelah waktu zuhur.

Meskipun menyikat gigi saat berpuasa diperbolehkan, terdapat beberapa perihal nan perlu diperhatikan. Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab menjelaskan bahwa perlu adanya kehati-hatian saat menggosok gigi. Hal ini lantaran dikhawatirkan adanya material nan masuk ke tenggorokan, baik air, pasta gigi, alias bulu sikat gigi. Jika material tersebut tertelan, baik disengaja maupun tidak, maka puasa bakal batal.

Oleh lantaran itu, krusial untuk memastikan tidak ada material nan masuk ke tenggorokan saat menyikat gigi. Gunakan sedikit air dan pasta gigi, dan berkumurlah dengan hati-hati. Pilihlah sikat gigi dengan bulu nan lembut untuk menghindari iritasi pada gusi.

لو استاك بسواك رطب فانفصل من رطوبته أو خشبه المتشعب شئ وابتلعه افطر بلا خلاف صرح به الفورانى وغيره

Artinya; “Jika sesuatu menempel pada gigi selain siwak, baik basah lantaran air liur alias lantaran kayu siwak nan bercabang, kemudian tertelan, maka orang nan berpuasa batal puasanya. Hal ini tidak diperselisihkan oleh para ulama, seperti nan dijelaskan oleh Al-Furani dan lainnya.

Bagi umat Islam nan berpuasa, menjaga kebersihan mulut dan gigi tetap penting. Namun, waktu menggosok gigi saat berpuasa perlu diperhatikan agar tidak membatalkan puasa.

Solusinya, demi kehati-hatian, dianjurkan untuk menggosok gigi sebelum waktu imsak tiba. Hal ini memastikan bahwa tidak ada air alias pasta gigi nan tertelan saat menggosok gigi, sehingga puasa tetap sah.

Demikian penjelasan norma sikat gigi saat puasa nan hukumnya adalah makruh. Semoga bermanfaat. [Baca juga: Sebaiknya Sikat Gigi Pakai Tangan Kanan Atau Tangan Kiri?]

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah