Imam Al Ghazali Ingatkan Agar Mata Dijaga Dari Empat Perkara Ini

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Allah SWT melalui Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW mengingatkan umat manusia agar menjaga seluruh personil badannya dari perbuatan maksiat dan dosa. Dari sekian banyak personil badan nan kudu dijaga, perlu diketahui agar mata atau pandangan kita juga perlu dijaga dari empat perkara alias empat hal.

Imam Al Ghazali bernama komplit Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah menyampaikan agar manusia menjaga tujuh personil badan ialah mata, telinga, lidah, perut, kemaluan, tangan dan kaki. 

Alim ustadz bergelar Hujjatul Islam Zainuddin al-Thusi ini juga menjelaskan agar mata dipelihara alias dijaga dari empat perkara agar tidak melakukan maksiat.

Pertama, menjaga mata dari memandang wanita nan bukan muhrim. Kedua, menjaga mata dari memandang gambar-gambar nan membangkitkan syahwat.

Ketiga, menjaga mata dari memandang orang lain dengan pandangan menghina. Keempat, menjaga mata dari memandang kejelekan orang lain.

Menurut Imam Al Ghazali, mata sebenarnya diciptakan oleh Allah SWT agar manusia dapat memandang segala sesuatu. Sehingga manusia dapat menggunakan matanya dalam menunaikan segala hajatnya.

Juga agar manusia dapat memandang keajaiban serta keelokan langit dan bumi. Sehingga manusia dapat mengambil iktibar darinya. Karena itu mata perlu dipelihara dari empat perkara alias dipelihara dari maksiat.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ 

Al-yauma nakhtimu ‘alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim wa tasyhadu arjuluhum bimā kānū yaksibūn(a).

Pada hari ini Kami membungkam mulut mereka. Tangan merekalah nan berbicara kepada Kami dan kaki merekalah nan bakal bersaksi terhadap apa nan dulu mereka kerjakan. (QS Yasin Ayat 65)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يَّوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ اَلْسِنَتُهُمْ وَاَيْدِيْهِمْ وَاَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Yauma tasyhadu ‘alaihim alsinatuhum wa aidīhim wa arjuluhum bimā kānū ya‘malūn(a).

pada hari (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa nan dulu mereka kerjakan. (QS An-Nur Ayat 24)

Imam Al Ghazali menerangkan, personil badan manusia bakal bersaksi menyampaikan segala nan telah diperbuatnya kelak di Padang Mahsyar. Maka jagalah baik-baik seluruh personil badan agar tidak melakukan maksiat.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam