Indodax Vs Tokocrypto, Exchange Crypto Indonesia Mana Yang Lebih Bagus?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Di negara Indonesia, terdapat dua platfrom besar dan tersohor untuk kalangan penggiat kripto. Kedua platform tersebut, ialah Indodax nan merupakan platform jual beli krpto nan pertama di Indonesia, serta Tokocrypto nan tetap tergolong baru. 

Untuk mengetahui perbedaan kedua platform tersebut, mari simak penjelasannya berikut.

  1. Indodax

Sejarah dan Jumlah Pengguna: Indodax adalah platform jual beli aset mata uang digital terbesar di Indonesia, didirikan pada tahun 2014. Saat ini, Indodax telah mempunyai lebih dari 6,4 juta member terdaftar, menjadikannya salah satu exchange mata uang digital terbesar di negara ini.

Beragam Pilihan Aset Kripto: Indodax menawarkan beragam jenis aset mata uang digital untuk diperdagangkan, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan banyak lainnya. Hal ini memberikan elastisitas bagi para penanammodal untuk berinvestasi di beragam jenis aset kripto.

Kemudahan dan Keamanan Bertransaksi: Indodax menjamin nilai terbaik di pasar dan menyediakan transaksi 24 jam nonstop. Platform ini dirancang dengan user-friendly dan dilengkapi dengan fitur-fitur nan mempermudah pengguna dalam jual beli aset kripto, seperti INDODAX PRO dan INDODAX LITE. Indodax juga mempunyai keamanan tinggi, dengan dilengkapi beragam fitur keamanan canggih untuk melindungi biaya dan info pengguna. 

Legalitas dan Pengawasan: Indodax terdaftar dan diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), menjamin legalitas dan kepatuhan platform ini terhadap peraturan nan bertindak di Indonesia.

Dengan beragam pilihan aset kripto, kemudahan bertransaksi, dan agunan keamanan serta legalitas, Indodax menjadi salah satu platform exchange mata uang digital terbaik dan terpercaya di Indonesia.

Selain itu salah satu exchange crypto terbaik di Indonesia ini mempunyai segudang kelebihan nan bisa Anda pertimbangkan jika dibandingkan dengan exchange crypto lainnya. Berikut adalah beberapa kelebihan nan menarik di Indodax:

Platform nan mendukung jenis website, mobile, dan Trade API: Indodax mempunyai platform nan dapat Anda gunakan melalui website, aplikasi mobile, dan Trade API, nan memungkinkan Anda untuk bertransaksi dengan mudah dan efisien.

Fitur staking: Indodax mempunyai fitur staking, nan memungkinkan Anda untuk menyimpan aset crypto nan Anda miliki.

Minimum deposit nan gratis: Indodax tidak memerlukan minimum deposit untuk melakukan transaksi, nan memungkinkan Anda untuk mulai transaksi dengan modal kecil.

Kemudahan deposit channel nan beragam: Indodax mempunyai banyak pilihan untuk melakukan deposit, nan meliputi Virtual account, Bank Direct, E-Wallet, Alfamart, hingga Indomaret.

Type order nan beragam: Indodax mempunyai beragam macam type order, mulai dari batas order, market order, stop batas all pairs, nan memungkinkan Anda untuk mengatur transaksi dengan mudah dan efektif.

Jumlah pair nan tersedia: Indodax saat ini mempunyai 347 pair, nan memungkinkan Anda untuk bertransaksi dengan banyak crypto nan ada.

Support channel: Indodax didukung oleh support channel nan banyak, nan meliputi live chat, telepon, dan 5 letak bagian lokal di Jakarta dan Bali.

Tingkat keamanan: Indodax mempunyai tingkat keamanan tinggi, nan memungkinkan Anda untuk bertransaksi dengan keamanan tinggi.

Indodax VS Tokocrypto

Indodax

Indodax merupakan platform pertama pertukaran koin mata uang digital di Indonesia. Perusahaan ini berbasis teknologi, nan mempertemukan penjual dan pembeli aset mata uang digital dengan lebih dari 5 juta member, memperjualbelikan lebih dari 200 jenis aset kripto, serta 10 juta visitor perbulannya. 

Indodax mengantongi ijin resmi dari Bappebti, sebagai agunan platform nan kondusif dan andal serta diakui oleh KOMINFO. Hanya saja, Indodax tidak mempunyai token sendiri dan hanya berkedudukan sebagai media platform jual beli aset kripto

Tokocrypto

Tokocrypto merupakan salah satu bursa mata uang digital terkemuka di Indonesia, dan secara resmi diluncurkan pada September 2018. Selama tiga tahun terakhir, Tokocrypto meraih banyak pencapaian, termasuk 30.000+ pedagang aktif mingguan, USD25.000.000+ volume perdagangan harian, 240.000+ unduhan aplikasi seluler sejak launching aplikasi pada Oktober 2020, dan pedoman pengguna 281.000+ pengguna terdaftar.

Tokocrypto mempunyai tokennya sendiri, ialah TKO nan berfaedah sebagai token utilitas original untuk pertukaran Tokocrypto. Platform ini juga telah mengantongi izin dari Bappeti, Kominfo serta personil asosiasi perdagangan aset mata uang digital indonesia. Tokocrypto juga bekerjasama dengan salah satu platform exchange internasional ialah Binance.

Bicara soal komparasi jasa kedua jasa ini, mari simak selengkapnya dibawah

  1. Deposit

Ada kalanya, para calon trader alias penanammodal mau memilih sebuah platform nan bisa menerima deposit dengan nominal nan rendah. 

Untuk di platform Indodax, minimal deposit dapat dilakukan dengan biaya sebesar Rp 10.000,-, dan pasar dibuka untuk transfer 24 Jam. Selain itu, banyak pilihan untuk melakukan deposit, diantaranya bisa menggunakan ewallet dan bank serta untuk fee nya sendiri beragam.

Sedangkan di Tokocrypto, minimal deposit dari tergolong tinggi dengan minimal deposit sebesar Rp 50.000,-. Untuk jam buka transfer tetap sama, ialah 24 Jam serta banyak pilihan untuk melakukan deposit.

  1. Withdraw

Withdraw alias penarikan rupiah menjadi salah satu corak komparasi nan krusial untuk seorang trader dan penanammodal kripto. Hal ini, tentunya menjadi nilai lebih untuk sebuah platform exchange kripto. Berikut komparasi penarikan di Indodax dan Tokocrypto

Indodax

Untuk penarikan di Indodax, ada jumlah minimum nan bisa ditarik ialah Rp.100.000,-. Dalam proses penarikan ini, pengguna platform bakal ada biaya nan dikenakan sebesar 0,5% dengan minimal biaya Rp25,000. Prosesnya sendiri dapat menyantap waktu 1-3 hari kerja (atau lebih pada hambatan tertentu).

Tokocrypto

Di platform ini, untuk penarikan ke rekening minimal nominal nya sama dengan Indodax ialah Rp.100,000,-. Namun, untuk biaya transaksi nya hanya dipatok pada kisaran 6.500. Jangan lupa saat mau melakukan penarikan fiat, aset kudu di pairing terlebih dulu ke BIDR.

Dengan waktu maximal 1×24 jam, penarikan diatas jam 23.00 bakal diberi sedikit penundaan dikarenakan proses kliring nan dilakukan oleh bank. Penarikan aset mata uang digital sendiri, memerlukan waktu 10 – 15 menit saja, tergantung jaringan nan digunakan dan nominal asset nya.

  1. Fitur

Fitur sendiri diartikan sebagai bagian pokok dari suatu aplikasi nan menjalankan fungsinya. Ibarat bagian dari wajah seperti hidung, mulut, dan mata, sehingga dari bagian tersebut membentuk kesatuan sebagai wajah. Pada aplikasi itu sendiri, fitur mempunyai beragam macam jenis seperti fitur bahasa, fitur produk, hingga fitur pelayanan.

Berikut perbedaan fitur nan ada di dalam Indodax dan Tokocrypto :

Indodax

  1. Keamanan Two Factor Authentication (2FA)

Fitur ini termasuk fitur nan sangat krusial untuk melakukan setiap transaksi, apalagi jika seseorang itu mempunyai aset nan cukup besar. Meski agak rumit, namun fitur ini sangat direkomendasikan agar tidak ada orang nan bisa mengakses selain akun pemilik.

  1. Analisa Chart 

Fitur chart di Indodax, tentunya bakal sangat memudahkan bagi para trader maupun penanammodal nan mau melakukan transaksi agar lebih mendetail. Fitur ini dapat mengoptimalkan untung dan menekan kerugian dari aktivitas transaksi nan sedang berjalan alias bakal berlangsung.

  1. Stop Loss

Fitur cut loss ini bisa sangat berfaedah untuk memudahkan, lantaran dapat membebaskan penggunanya dari aktivitas monitoring perkembangan nilai secara terus-menerus. Selain itu, fitur ini dapat mengelola akibat perubahan nilai serta memungkinkan untuk menentukan berapa nilai nan tepat untuk memicu trading secara otomatis.

  1. Memiliki wallet sendiri

Indodax bukan cuman sebagai platform jual beli aset mata uang digital saja, Indodax pun menyediakan dompet mata uang digital nan bisa kalian gunakan untuk keperluan transaksi antar market. Artiya, Indodax sendiri bisa mengeluarkan private key tiap tiap coin nan dimiliki.

  1. Fitur Chat antara member Indodax

Indodax sendiri mempunyai keunikannya sendiri ialah fitur chat antara member indodax. Hanya saja, terkadang fitur ini cukup meresahkan lantaran disaat kita bakal melakukan trading, kita bisa digoyahkan oleh lantaran rayuan alias rayuan pembelian koin nan sedang digemborkan di kolom chat. Sebagai seorang trader alias investor, alangkah baiknya agar fitur chat ini menjadi pertimbangan pembelian aset dibandingkan FOMO.

  1. Order book (ASK and BID)

Indodax mempunyai order booknya sendiri, nan mana dapat memandang aktivitas di tiap coin nan sedang berlangsung. Fitur ini tegolong sangat krusial untuk tiap platform exchange crypto, untuk memandang volume tradinga alias memandang banyak orang nan menjual alias membeli.

Tokocrypto

  1. Order book

Order book merupakan istilah dari daftar nilai jual dan beli nan dapat di transaksikan oleh pasar, disini pengguna dapat menjual ataupun membeli Bitcoin, Ethereum, Ripple, Digix maupun TTC. Dengan ada fitur order book ini pengguna dapat menentukan dengan sendiri nilai jual beli asset mata uang digital mereka dan nan bakal mempunyai peran besar ialah pasar dalam pegerakan nilai itu sendiri.

  1. Private trading

Di Tokocrypto, untuk pengguna dapat melakukan private trading, mereka kudu mempunyai level keanggotaan premium dengan jumlah nilai nan bakal ditransaksikan minimal sebesar Rp 50.000.000 (50juta ). Syarat lainnya, pengguna kudu melakukan deposit sebesar 25% dari jumlah nan bakal di transaksikan. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membeli aset mata uang digital dalam jumlah besar dimana menjadi lebih mudah dan menguntungkan.

Pengguna dapat melakukan transaksi berapapun jumlah nan diinginkan, tanpa adanya batas dengan melakukan transaksi pada koin nan tidak tersedia pada platform Tokocrypto sekalipun. Kelebihan lainnya pada fitur ini adalah pengguna tidak dikenakan biaya fee namalain 0% dan mendapatkan nilai terbaik nan disediakan oleh Tokocrypto. 

  1. Short Selling

Short Selling dapat dikatakan sebagai suatu langkah memperoleh keuntungan pada saat penurunan harga. Adanya fitur ini pada Tokocrypto, memungkinkan trader untuk meminjam beberapa koin nan kemudian dijual dengan nilai tinggi dan mendapatkan keuntungan. Dengan kata lain fitur ini memastikan trader mendapatkan untung meskipun nilai asset sedang turun.

Gambaran fitur Short Selling, misal nilai Bitcoin saat ini adalah Rp 150 juta, pengguna mempunyai kajian bahwa nilai bitcoin bakal segera turun. Pada waktu tersebut pengguna meminjam 1 Bitcoin lampau menjualnya pada nilai tersebut, beberapa waktu kemudian sesuai dengan kajian pengguna nilai Bitcoin turun menjadi Rp 130 juta. 

Ketika pada nilai tersebut pengguna membeli lagi bitcoin, sehingga mendapatkan untung sebesar Rp 20 juta atas pinjaman nan dilakukan, dan membeli asset diharga lebih murah. Tentunya fitur tersebut mempunyai risikonya masing masing, terutama ketika kajian pengguna meleset dan nilai menjadi naik, maka pengguna mengalami kerugian.

  1. OCO (One Cancels the Other)

OCO merupakan fitur untuk melakukan dua pesanan sekaligus. Artinya fitur ini memungkinkan pengguna untuk menempatkan dua pesanan pada waktu nan bersamaan. Seperti contoh pengguna membeli koin pada nilai 2000, lampau beberapa waktu kemudian nilai koin tersebut naik menjadi 2800, pada saat tersebut lah digunakannya fitur OCO dengan menginput nilai 2500 pada stop limit, dan 3000 pada batas order. Sehingga ketika nilai turun pada 2500 maka sistem bakal otomatis menjual koin nan dimiliki.

Secara tidak langsung pengguna tetap mendapatkan keuntungan, jika nilai berada pada nominal 3000 maka sistem secara otomatis bakal menjual koin nan dimiliki sehingga mendapatkan untung lebih besar.

  1. Stop Limit Market

Fitur ini datang dan memungkinkan pengguna dapat menentukan dimana letak nilai jual. Fitur tersebut bakal membantu pengguna dalam manajemen akibat seperti kerugian signifikan hingga pengambilan untung secara efisien.

  1. Aset

Indodax

Dari segi aset, Indodax mempunyai lebih dari 200 asset/token nan diperdagangkan. Jadi, aset tersebut tidak hanya terbatas pada BITCOIN dan ETHEREUM, namun banyak asset lainnya sehingga platform INDODAX dianggap sebagai platform nan mempunyai banyak pilihan asset nan dapat diperdagangkan.

TOKOCRYPTO

TOKOCRYPTO menyediakan 34 asset/token nan dapat diperdagangkan dan kemungkinan besar bakal menambah token nan dapat diperdagangkan dimasa nan bakal datang.

Dukungan

Ini dapat diartikan sebagai pelayanan, alias sarana membantu konsumen dalam setiap hambatan penggunaan platform. Pada perihal ini kedua platform sama-sama mempunyai pelayanan untuk segala keluhan konsumen. Kedua platform mempunyai fitur Livechat, hingga email sehingga memudahkan pengguna platform untuk pengaduan.

Indodax

Platform ini tidak hanya mempunyai kontak layanan, tetapi mempunyai grup media social sebagai tempat pengaduan. Dukungan ini dibentuk oleh organisasi itu sendiri seperti contoh pada telegram, dimana grup tersebut mempunyai lebih dari 170 ribu member.

Tokocrypto

Platform ini juga mempunyai support diluar platform nan berbasis pengguna, dimana platform ini mempunyai grup telegram beranggotakan lebih dari 100 ribu orang. Dukungan tersebut memungkinkan para pengguna salih berganti info seputar aplikasi alias berasosiasi dengan transaksi.

Kesimpulan

Pada akhirnya dua platform tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahannya masing-masing dan tidak jarang juga keduanya mempunyai fitur nan sama, seperti customer service resmi hingga support diluar platform berbasis pengguna pada medsos popular.

Kedua platform tersebut juga merupakan platform resmi nan sudah berizin dari Bappebti sehingga pengguna tidak perlu cemas bakal legalitas kedua platform perdagangan mata uang digital tersebut.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis