Ini Hal Yang Dapat Menghindarkan Diri Kita Dari Dajjal

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA,JAKARTA--Dalam kepercayaan kepercayaan Islam, bakal datang sosok Dajjal sebagai pertanda bahwa hariakhir sudah dekat. Dajjal digambarkan sebagai sosok nan jelek dan membujuk manusia kepada hal-hal keburukan. 

Dajjal pasti bakal datang pada akhir zaman. Lalu apa nan dapar menghindarkan diri kita dari Dajjal?

Ibnu Katsir dalam bukunya "Al Fitan" menjelaskan tentang perihal tersebut dengan merujuk kepada sebuah hadis. Ia mengatakan perihal nan dapat menghindarkan diri kita dari Dajjal ialah dengan memohon perlindungan dari fitnahnya. 

Sudah banyak disebutkan dalam hadits-hadits shahih nan diriwayatkan tidak hanya dari satu arah saja bahwa Rasûlullâh Shallalláhu Alaihi telah Alaihi wa Sallam memohon perlindungan dari tuduhan Dajjal dalam shalat dan beliau berkata, "Ya Allâh Juga menyuruh umatnya untuk itu, maka beliau sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksajahanam dan dari siksa kubur, dari finah kehidupan dan kematian, serta dari tuduhan al-Masih Dajal".

Ibnu Katsir mengatakan itu adalah hadits Anas, Abû Hurairah, 'Aisyah, Ibnu 'Abbâs, Sa'ad, dan Amrû bin Syư'aib dari ayahnya dari kakeknya, dan lainnya. Sementara itu, Syaikh kita al-Hâizh Abû 'Abdullâh adz-Dzahabi mengatakan, "Berlindung dari Dajjal adalah mutawatir dari Rasûlullâh Shallallâhu Alaihi zwa Sallam."

Ibnu Katsir menambahkan dan menjelaskan tentang sifat Dajjal nan terkutuk. Dalam hadis-hadis disebutkan bahwa dia buta mata sebelahnya dan dia dalah manusia nan buruk dan banyak rambut.

Dalam sebagian hadîts disebutkan bahwa dia pendek dan pada hadits lain disebutkan bahwa dia tinggi. Disebutkan pula antara

telinga keledainya adalah empat puluh lengan sebagaimana telah disebutkan dalam hadits Jâbir. Sementara dalam hadits lain disebutkan tujuh puluh lengan dan tidak shahîh, pun dalam hadits pertama perlu diteliti kembali.

'Abdân mengatakan dalam Kitab Ma'rifah ash-Shahâbah bahwa Sufyân ats-Tsaurî meriwayatkan dari Abdu al-Malik bin Maisarah dari Hauth al-'Abdi dari Mas'ûd, dia mengatakan, "Telinga keledai Dajal menaungi tujuh puluh ribu."

Syaikh kita al-Hâdih adz-Dzahabi mengatakan, “Hauth tidak diketahui, khabarnya munkar. Sesungguhnya tertulis di antara kedua mata Dajjal, kafir, nan terbaca oleh setiap mukmin dan sesungguhnya kepalanya dari belakangnya terdapat kepangan- kepangan."

Hanbal bin Ishâq berkata, "Hajjâj meriwayatkan kepada kami dari Himâd dari Ayûb dari Abû Qalâbah, dia mengatakan, 'Aku memasuki masjid dan orang-orang sedang bergerombol pada seorang laki- laki, maka saya mendengarnya berkata, Aku mendengar Rasûlullâh Shallalláhu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Sesungguhnya setelahku ada pembohong nan menyesatkan dan sesungguhnya kepalanya dari belakang ada kepangan-kepangan." Telah ada saksi dari arah lain dan maksud dari kepangan-kepangan adalah keriting nan kasar (gimbal), sebagaimana firman Allâh Ta'ala Surah adz-Dzariyat aya 7:

وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْحُبُكِۙ

Was-samā'i żātil-ḥubuk(i).

"Demi langit nan mempunyai jalan-jalan nan kukuh,"

Banyak pendapat-pendapat lainnya tentang sifat Dajjal. Maka dari itu hanya keagamaan kuat nan dapat menghindarkan diri dari bujukan Dajjal.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam