Ini yang Saya Suka dari PowerShell 7

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 4 menit 510x dilihat
Ini yang Saya Suka dari PowerShell 7

Bagikan Postingan

Setelah beberapa waktu menggunakan PowerShell 7, ada beberapa hal yang membikin aku mulai lebih menyukai PowerShell dibandingkan Windows PowerShell 5.1.

Nah sebenarnya PowerShell 5.1 statis cukup untuk beragam kebutuhan pengelolaan Windows, terutama jika cuma dipakai sesekali, namun ketika mulai digunakan untuk automation, scripting, dan pekerjaan yang lebih kompleks, PowerShell 7 terasa jauh lebih menarik untuk digunakan.

Baca Juga : Kenapa Harus Beralih ke PowerShell 7? Ini Beberapa Kelebihannya

Syntax-nya Tetap Familiar

Satu hal yang aku gemar dari aplikasi ini adalah kita tidak perlu belajar semuanya dari awal, karena PowerShell 7 statis menggunakan konsep cmdlet, pipeline, object, dan syntax yang kurang lebih sama dengan Windows PowerShell.

Misalnya untuk melihat process kita statis bisa menggunakan perintah berikut:

Get-Process

Kemudian kita bisa langsung berbuat filtering dan sorting:

Get-Process | Where-Object CPU | Sort-Object CPU -Descending | Select-Object -First 5

Untuk aku sih konsep seperti ini enak karena setiap command bisa langsung diteruskan ke command berikutnya.

Auto-complete yang Membantu

Nah, hal lain yang aku gemar adalah fitur auto-completion. Dengan fitur ini kita bisa langsung saja tekan Tab, dan kemudian PowerShell bisa membantu melengkapi command, parameter, terlebihlagi path yang tersedia.

Misalnya kita mengetik:

Get-Pro

kemudian tekan Tab, PowerShell bisa melengkapinya menjadi:

Get-Process

Dengan itu, kita bisa mengetik command dengan lebih gampang dibandingkan dengan sebelumnya.

Dari sisi teknologi, PowerShell 7 juga menggunakan PSReadLine yang menyediakan fitur predictive IntelliSense, dan dengan fitur ini, terminal bisa memberikan suggestion berdasarkan command yang pernah kita jalankan sebelumnya.

Buat saya, fitur kecil seperti ini cukup terasa ketika setiap hari mesti bekerja dengan banyak command.

Bisa Processing Data dengan Mudah

Selain dua hal diatas, ada satu hal lain yang saua suka, yaitu PowerShell 7 ini bukan sekadar terminal yang menghasilkan text saja, karena sebagian besar command menghasilkan object, sehingga object tersebut bisa langsung diproses menggunakan pipeline.

Contohnya:

Get-Process | Select-Object Name, Id, CPU

Atau jika mau mencari process dengan penggunaan memory terbesar:

Get-Process | Sort-Object WorkingSet64 -Descending | Select-Object -First 10 Name, Id, WorkingSet64

Yang mana dengan itu kita tidak perlu membikin script panjang cuma untuk mengolah hasil command.

Ada ForEach-Object -Parallel

Selain itu ada salah satu fitur yang menurut aku cukup menarik di PowerShell 7, dimana PowerShell 7 menyediakan indikator -Parallel pada ForEach-Object, sehingga beberapa pekerjaan bisa diproses secara paralel.

Contohnya:

1..5 | ForEach-Object -Parallel { Start-Sleep -Seconds 1 "Task $_ selesai" }

Untuk pekerjaan yang memang bisa dijalankan secara paralel, kapasitas seperti ini cukup berguna untuk automation.

Bisa Dipakai di Linux dan macOS

Nah yang paling menarik tentu adalah karena PowerShell 7 bukan cuma untuk Windows saja loh, mengingat PowerShell 7 berkarakter cross-platform, sehingga bisa digunakan di Windows, Linux, maupun macOS.

Sehingga untuk Anda yang sering berurusan dengan server dan environment yang berbeda, ini membikin PowerShell terasa lebih fleksibel, kecuali itu script automation juga tidak mesti selalu dibuat khusus untuk Windows, selama command dan module yang digunakan memang tersedia di platform tersebut.

Baca Juga : Microsoft Konfirmasi Bug Edge 153, Web App Bisa Freeze Saat Digunakan

Meskipun begitu, tentu tool seperti ini memang tidak ditujukan untuk semua orang, karena balik lagi terlebihlagi dengan Windows Powershell antaran Windows pun, kebanyakan pekerjaan alas statis bisa diselesaikan. Tapi untuk Anda yang bekerja dengan automation, dan membutuhkan PowerShell yang lebih powerfull seperti untuk memungut data, memproses object, berbuat filtering, menjalankan command secara paralel, berhubungan dengan API, sampai membikin script automation sendiri, maka PowerShell 7 layak untuk dicoba.

Tapi sepertiapa menurutmu? apakah Anda ada yang aktif menggunakan PowerShell 7 juga? komen dibawah guys, barang kali ada suatu trik yang bisa membikin penggunaannya makin powerfull?


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
Close Right Ads
Close Left Ads