Investor Retail Jual Btc, Blackrock Beli Bitcoin Ketika Turun Besar

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Kincaimedia – Setelah periode 11 minggu mengalami pengurangan dana, ETF Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) akhirnya mencatatkan penambahan biaya sebesar US$ 63 juta. Informasi ini berasas laporan dari CoinGlass, dimana perusahaan tersebut bangkit secara signifikan setelah mengalami kerugian akibat arus penarikan (withdraw) secara beruntun.

Sebelumnya, GBTC nan merupakan perusahaan pengelolaan aset dengan lebih dari US$ 18,7 miliar alias setara dengan 297.000 Bitcoin, telah memandang banyak penanammodal menarik dananya. Hal ini terjadi sejak persetujuan diberikan kepada ETF spot Bitcoin lain seperti BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) pada Januari nan lalu, nan sekarang mempunyai aset sebesar US$ 17,2 miliar.

Melansir dari decrypt.co, penambahan biaya ini terjadi di saat nan nyaris berbarengan dengan catatan hari terburuk bagi ETF spot Bitcoin lainnya, di mana terjadi pengeluaran biaya bersih hingga separuh miliar dolar. Pada hari nan sama, nilai Bitcoin juga mengalami penurunan.

Eric Balchunas, selaku salah satu analis ETF senior dari Bloomberg, sangat terkejut dengan perubahan ini. 

“Astaga, GBTC mengalami penambahan biaya besar hari ini. Saya kudu mengusap mata saya dan memeriksa info lagi, tapi ini benar. Dari skala 1-10, seberapa ‘kembalinya’ ini?,” ungkap Bachulnas seperti dikutip dari akun media sosial X-nya, Sabtu (4/5/2024). 

Sebagaimana diketahui, berita ini ibaratkan angin segar nan datang pada Grayscale, tidak lama setelah ETF spot Bitcoin lainnya mengalami hari terburuk mereka dalam sejarah. Pasalnya, pada ETF spot Bitcoin terlaksana, pada saat itulah terjadi pengeluaran biaya bersih sebesar US$ 563 juta dalam satu hari. Angka ini tentu melampaui rekor sebelumnya, ialah US$ 326 juta pada pertengahan Maret.

Kendati demikian, GBTC tetap menjadi ETF spot Bitcoin terbesar dengan aset di bawah pengelolaan (AUM) sebesar lebih dari US$ 18,7 miliar, nan setara dengan sekitar 297.000 Bitcoin. Namun, penarikan biaya nan terus-menerus membikin pesaing baru seperti BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT), dengan jumlah kepemilikan AUM sebesar US$ 17,2 miliar per hari Selasa, dapat mengecilkan jarak dengan GBTC.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis