Isbal Yang Kerap Dibahas Salafi, Benarkah Haram?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Isbal adalah ketika seorang Muslim menjulurkan pakaiannya hingga menyentuh tanah. Ada sejumlah hadits nan mengulas perihal tersebut, hingga muncul pandangan bahwa memakai celana melampaui kedua mata kaki adalah dilarang.

Salah satu hadits nan berisi tentang isbal, adalah nan diriwayatkan Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ   قَالَ: فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلاَثَ مِرَارًا. قَالَ أَبُو ذَرٍّ: خَابُوا وَخَسِرُوا، مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: الْمُسْبِلُ، وَالْمَنَّانُ، وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

"Tiga golongan nan tidak bakal diajak bicara oleh Allah pada hari hariakhir dan menerima balasan nan pedih." Kemudian Rasulullah menyebut tiga golongan tersebut berkali-kali sebanyak tiga kali. Lalu Abu Dzar berkata, "Merugilah mereka, siapakah mereka wahai Rasulullah?"

Nabi SAW bersabda, "Orang nan suka memanjangkan pakaiannya, nan suka mengungkit-ungkit pemberian dan orang nan melariskan dagangannya dengan sumpah palsu." (HR. Muslim, Abu Daud, An Nasa'i, dan Ad-Darimi)

Riwayat lain, dari Abdullah bin Umar RA, menyebut bahwa Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ

"Allah SWT tidak bakal memandang siapapun nan memanjangkan pakaiannya lantaran sombong." (HR. Muslim)

Ada pula hadits terkait isbal lainnya, ialah nan diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda, "Apa saja nan di bawah kedua mata kaki (adalah) di dalam neraka." (HR. Bukhari, Ibnu Majah, Ahmad)

Lantas benarkah isbal dilarang? Bagaimana jika tidak ada kesombongan? Sejatinya ada pendapat dibolehkannya isbal selama tidak sombong. Sebab, titik tekan pada riwayat-riwayat hadits tentang isbal adalah adanya kesombongan.

Dibolehkannya isbal pun telah tercantum dalam beberapa riwayat. Misalnya riwayat dari Abdullah bin Umar RA, sebagai berikut:

 “من جر ثوبه خيلاء لم ينظر اللَّه إليه يوم القيامة” ، فقال أبو بكر: يا رَسُول اللَّهِ إن إزاري يسترخي إلا أن أتعاهده. فقال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: “إنك لست ممن يفعله خيلاء”

"Siapa nan menjulurkan pakaiannya lantaran sombong maka Allah tidak bakal melihatnya pada hari Kiamat kelak." Lalu Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya salah satu dari sarungku terkadang turun sendiri, selain jika saya selalu menjaganya." Lalu Nabi SAW bersabda, "Engkau bukan termasuk orang nan melakukan perihal itu lantaran sombong." (HR. Bukhari pada bab "Man Jarro Izaarohu Ghair Khuyala" - Siapa memanjangkan pakaiannya tanpa sombong)

Hadits nan membolehkan isbal...Lihat laman berikutnya >>>

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam