Jaminan Allah Akan Memberikan Seluruh Rezeki Setiap Hamba Sebelum Kematian

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ilustrasi bermohon dan berdzikir untuk melapangkan rezeki.

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Setiap manusia di muka bumi telah ditentukan rezekinya oleh Allah SWT. Maka seseorang tidak bakal meninggal sebelum semua rezeki untuknya diberikan. Allah berfirman:

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

Artinya: Sesuatu nan bernyawa tidak bakal meninggal melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan nan telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala bumi itu, dan peralatan siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala alambaka itu. Dan kami bakal memberi jawaban kepada orang-orang nan berterima kasih (Alquran surah Ali Imran ayat 145). 

Lihatlah keadaan kebanyakan manusia, gimana mereka melakukan perbuatan jelek alias keji, melakukan dosa, takut terpotong rezekinya dan mati. Sedang tidak boleh bagi seorang Muslim menghadapkan dirinya pada kerusakan, dan tidak boleh melangkahkan kakinya pada kematian.

Berbeda antara orang nan alim pada Allah sehingga kehendak Allah terjadi padanya, dengan orang nan menentang Allah kemudian lari dari ketetapan-Nya. Ajal seorang hamba adalah takdir dan tidak dapat dielakkan dan takdirnya telah ditentukan, maka itu tidak ada nan didahulukan atas apa pun nan Allah akhirkan, dan tidak ada nan diakhirkan prihal apa pun nan Allah dahulukan.

Allah berfirman :

 وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Artinya: Tiap-tiap umat mempunyai pemisah waktu; maka andaikan telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya peralatan sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya (surah al-Araf ayat 34).

وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوا مَا تَرَكَ عَلَىٰ ظَهْرِهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَٰكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِعِبَادِهِ بَصِيرًا

Artinya: Dan jika sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak bakal meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk nan melata pun bakal tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu nan tertentu; maka andaikan datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya (surah Al-Fatir ayat 45).

Lihat laman berikutnya >>>

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam