Jangan Cuma Direndam Air Beras, Ini Cara Bikin Kolang-kaling Kesat Dan Tak Bau Asam Agar Awet Disimpan

Oct 27, 2025 02:00 PM - 5 bulan yang lalu 179900
Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

Instagram/@rannurrumadan

Kincai Media - Kolang-kaling dikenal sebagai bahan pelengkap minuman segar yang kenyal dan menyegarkan, apalagi saat bulan puasa tiba. Namun, di kembali teksturnya yang menggoda, kolang-kaling mentah biasanya mempunyai lendir dan aroma masam yang cukup menyengat. Kalau tidak diolah dengan benar, rasa dan baunya bisa mengganggu kenikmatan saat disantap.

Untuk mengatasinya, banyak orang mengandalkan langkah tradisional dengan merendam kolang-kaling dalam air cucian beras. Air ini dipercaya dapat membantu mengurangi lendir sekaligus menetralkan aroma masam alami pada kolang-kaling. Setelah direndam selama beberapa jam, teksturnya pun jadi lebih kesat dan siap diolah menjadi beragam menu manis.

Namun, pada kenyataannya, merendam dengan air cucian beras saja seringkali belum cukup ampuh. Kadang lendir tetap tersisa, alias aroma asamnya tetap menempel meski sudah dicuci berkali-kali. Karena itu, dibutuhkan langkah tambahan agar kolang-kaling betul-betul bersih, segar, dan siap diolah menjadi hidangan yang lezat.

Jika bingung, Anda bisa mencoba metode yang dipakai oleh pengguna IG @rannurrumadan. Melalui salah satu video yang diunggah, dia mengaku tidak hanya merendam kolang-kaling dalam air cucian beras. Namun dia juga menggunakan bahan lain, seperti garam dan rempah-rempah.

Nah, mau tahu gimana langkah pakainya? Simak tutorialnya lebih lanjut yang telah BrilioFood rangkum dari IG @rannurrumadan pada Jumat (25/10).

Cara mengolah kolang-kaling biar kesat.

1. Cuci dan remas kolang-kaling dengan garam.

Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

foto: Instagram/@rannurrumadan

Langkah pertama yang paling krusial adalah mencuci kolang-kaling sampai bersih menggunakan air mengalir. Setelah itu, taburkan sedikit garam dan remas perlahan hingga lendir dan aroma asamnya mulai berkurang. Garam berfaedah seperti "pembersih alami" yang bisa membantu mengangkat sisa getah dan membikin tekstur kolang-kaling jadi lebih kesat.

2. Rendam dengan air cucian beras.

Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

foto: Instagram/@rannurrumadan

Setelah proses perendaman dengan garam selesai, bilas lagi kolang-kaling lampau rendam dalam air cucian beras selama sekitar 30 menit. Air cucian beras ini mengandung pati yang membantu menetralkan aroma masam alami kolang-kaling. Setelah direndam, bilas kembali dengan air bersih agar tidak ada sisa pati yang bisa membikin kolang-kaling terasa asing di lidah.

3. Rebus dengan rempah-rempah wangi.

Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

foto: Instagram/@rannurrumadan

Supaya aromanya makin sedap, rebus kolang-kaling berbareng rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan daun pandan. Rebus hingga teksturnya lembek dan wangi rempahnya meresap sempurna ke dalam kolang-kaling. Cara ini bukan hanya bikin kolang-kaling lebih harum, tapi juga membantu menghilangkan sisa aroma masam yang mungkin tetap tertinggal.

4. Angkat dan tiriskan hingga betul-betul kering.

Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

foto: Instagram/@rannurrumadan

Begitu kolang-kaling sudah empuk, segera angkat dan tiriskan. Pastikan tidak ada air yang tertinggal terlalu banyak agar teksturnya tidak lembek saat disimpan. Diamkan beberapa saat hingga betul-betul dingin sebelum masuk ke tahap penyimpanan.

5. Simpan dalam wadah rapat udara.

Jangan hanya direndam air beras, ini langkah bikin kolang-kaling kesat dan tak aroma masam agar awet disimpan

foto: Instagram/@rannurrumadan

Untuk membikin kolang-kaling lebih awet, masukkan ke dalam wadah bersih yang tertutup rapat setelah betul-betul dingin. Simpan di dalam lemari es agar tetap segar dan tidak mudah basi. Saat mau disantap, Anda bisa menambahkan madu alias sirup agar rasanya lebih manis dan segar tanpa kudu dimasak ulang.

Pertanyaan yang kerap diajukan seputar langkah simpan kolang-kaling.

Kolang-kaling yang sudah diolah memang lezat dijadikan campuran es buah alias kolak, tapi sayangnya bahan ini mudah lama jika langkah penyimpanannya kurang tepat. Banyak orang tetap bingung gimana menyimpan kolang-kaling agar tetap segar, tidak berlendir, dan tahan lama di kulkas.

1. Berapa lama kolang-kaling bisa memperkuat di kulkas?

Kolang-kaling yang sudah direbus dan disimpan dalam wadah tertutup bisa memperkuat sekitar 5–7 hari di kulkas. Pastikan air rendamannya diganti setiap dua hari sekali agar tidak berbau asam. Jika kolang-kaling mulai berlendir alias berubah aroma, sebaiknya segera dibuang.

2. Apakah kolang-kaling bisa disimpan di freezer?

Bisa, tapi sebaiknya hanya untuk stok jangka panjang. Simpan dalam kantong ziplock alias wadah rapat udara, lampau masukkan ke freezer agar bisa memperkuat hingga 1 bulan. Sebelum digunakan, rendam sejenak di air hangat untuk mengembalikan teksturnya yang kenyal.

3. Bolehkah kolang-kaling disimpan tanpa air rendaman?

Sebaiknya jangan, lantaran kolang-kaling tanpa air bakal sigap kering dan teksturnya jadi keras. Air rendaman berfaedah menjaga kelembapan dan mencegah kolang-kaling menempel satu sama lain. Gunakan air matang yang bersih agar tidak sigap basi.

4. Bagaimana langkah menyimpan kolang-kaling yang sudah diberi sirup alias madu?

Kolang-kaling yang sudah manis alias diberi sirup sebaiknya disimpan di lemari es dan habiskan dalam 2–3 hari. Kadar gula tinggi bisa mempercepat proses fermentasi, sehingga kolang-kaling jadi sigap asam. Simpan di wadah tertutup dan hindari membuka tutupnya terlalu sering.

5. Apakah kolang-kaling bisa disimpan setelah dicampur bahan lain seperti nata de coco alias buah?

Kalau sudah dicampur dengan bahan lain, masa simpannya jauh lebih pendek. Kolang-kaling dalam campuran es buah biasanya hanya tahan 1–2 hari di kulkas. Jadi, lebih baik simpan kolang-kaling secara terpisah dan campurkan hanya saat bakal disajikan.

(brl/ola)

Selengkapnya