Jelang Idul Adha, Ini 9 Cara Memotong Hewan Kurban Yang Benar

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA — Sebentar lagi seluruh Umat Islam bakal merayakan Hari Raya Idul Adha alias hari raya kurban. Tepatnya pada 10 Dzulhijjah nan diperkirakan jatuh pada 17 Juni 2024. Pada hari itu, bakal ada penyembelihan hewan kurban berupa kambing, domba, dan sapi. Nah bagaimanakah langkah menyembelih hewan kurban yang benar? Berikut ulasannya.

Syarat menyembelih hewan kurban

Syarat umum orang nan menyembelih kudu berakal, Muslim alias mahir kitab, dan menyembelih dengan nama Allah. Sebagian ustadz memperbolehkan mahir kitab menyembelih hewan kurban dengan dasar  Alquran surah al-Maidah ayat 5, 

ٱلْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَٰتُ ۖ وَطَعَامُ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَّهُمْ ۖ وَٱلْمُحْصَنَٰتُ مِنَ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْمُحْصَنَٰتُ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَٰفِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِىٓ أَخْدَانٍ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِٱلْإِيمَٰنِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُۥ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Al-yauma uḥilla lakumuṭ-ṭayyibāt, wa ṭa'āmullażīna ụtul-kitāba ḥillul lakum wa ṭa'āmukum ḥillul lahum wal-muḥṣanātu minal-mu`mināti wal-muḥṣanātu minallażīna ụtul-kitāba ming qablikum iżā ātaitumụhunna ujụrahunna muḥṣinīna gaira musāfiḥīna wa lā muttakhiżī akhdān, wa may yakfur bil-īmāni fa qad ḥabiṭa 'amaluhụ wa huwa fil-ākhirati minal-khāsirīn

Pada hari ini dihalalkan bagimu nan baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang nan diberi Al Kitab itu legal bagimu, dan makanan Anda legal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita nan menjaga kehormatan diantara wanita-wanita nan beragama dan wanita-wanita nan menjaga kehormatan di antara orang-orang nan diberi Al Kitab sebelum kamu, jika Anda telah bayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud bercabul dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa nan kafir sesudah beragama (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan dia di hari hariakhir termasuk orang-orang merugi.

Namun sebagian ustadz lain melarang mewakilkan penyembelihan hewan kurban kepada mahir kitab lantaran kurban adalah ibadah taqarub kepada Allah SWT.

Syarat hewan kurban

Syarat unik hewan kurban juga dijelaskan oleh ulama

Pertama, hewan tersebut kudu hewan ternak seperti kambing, unta, sapi, dan kerbau. 

Dasarnya adalah  Alquran surah al-Hajj ayat 34. 

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلْأَنْعَٰمِ ۗ فَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ فَلَهُۥۥٓ أَسْلِمُوا۟ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُخْبِتِينَ

wa likulli ummatin ja’alnā mansakal liyażkurusmallāhi ‘alā mā razaqahum mim bahīmatil-an’ām, fa ilāhukum ilāhuw wāḥidun fa lahū aslimụ, wa basysyiril-mukhbitīn

Bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak nan telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu adalah Tuhan nan Maha Esa, lantaran itu bertawakal dirilah Anda kepada-Nya. Dan berilah berita ceria kepada orang-orang nan tunduk alim (kepada Allah),

Kedua, hewan kurban kudu cukup umur. 

Jabur bin Abdullah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian menyembelih hewan selain telah mencapai usia musinnah, selain jika kalian susah mendapatkannya maka sembelihlah domba nan telah mencapai jadz'ah." (HR Muslim).

Para fuqaha menjelaskan, nan disebut musinnah bagi kambing adalah memasuki tahun kedua, untuk sapi memasuki tahun ketiga, dan untuk unta memasuki tahun keenam. Sedangkan, jadz'ah adalah enam bulan sampai satu tahun.

Ketiga, hewan itu tidak abnormal nan dapat mengurangi dagingnya. 

Dari beberapa hadis, pengertian abnormal di sini adalah tidak buta, tidak pincang, sakit hingga kurus, dan telinganya tidak ada luka.

Cara menyembelih

Tata langkah penyembelihan sendiri ada beberapa tahapan.

Lihat laman berikutnya >>> 

sumber : Republika

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam