Jenis Visual Marketing Untuk Tingkatkan Rate & Sale

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Seperti nan diketahui, saat ini visual marketing mempunyai peran krusial dalam meningkatkan rate penjualan bisnis. Tidak heran jika banyak perusahaan nan berkompetisi untuk menghasilkan konten visual nan menarik untuk mendongkrak rate dan penjualan mereka.

Beragam teknik pemasaran digunakan untuk memperkenalkan produk dan menarik perhatian konsumen. Termasuk menggunakan konten visual nan sekarang dipercaya bisa meningkatkan daya saing suatu produk. 

6 Jenis Konten Visual Marketing untuk Meningkatkan Rate dan Penjualan

Dewasa ini, pemasaran melalui konten visual semakin tren. Terlebih sejak kehadiran media sosial TikTok dan Instagram. Konten seperti ini bisa meningkatkan engagement nan signifikan antara brand dengan audiens. 

Ada banyak jenis konten visual nan dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan suatu produk. Adapun jenisnya ialah sebagai berikut:

  • Gambar

Pastinya semua orang bakal setuju bahwa iklan sebuah produk bakal terasa lebih menarik ketika disertai gambar. Orang bakal bersedia meluangkan waktu untuk menyelesaikan membaca info nan disampaikan pada iklan tersebut. Dengan catatan, gambar nan digunakan tetap relevan dan mempunyai kualitas tinggi.

Seorang marketer Jeff Bullas, menyatakan bahwa tulisan nan disertai oleh gambar mendapat lebih banyak jumlah penayangan hingga 94% dibanding dengan tulisan nan tidak disertai gambar. Hal ini menunjukkan bahwa gambar mempunyai pengaruh nan signifikan terhadap daya tarik audiens.

Namun, saat ini perhatian audiens terhadap konten digital menjadi lebih pendek dari sebelumnya. Hal ini disebabkan konten nan monoton dan meningkatnya pengguna internet. Oleh lantaran itu, konten dalam corak teks besar sudah tidak direkomendasikan. 

Dianjurkan untuk menggunakan gambar hasil tangkapan sendiri alias gambar real. Hal ini dapat membikin kampanye terasa lebih original. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan gambar gratisan dari Flickr alias Morguefile. Namun, kemungkinan gambar-gambar tersebut sudah digunakan oleh perusahaan kompetitor.

  • Video

Jenis konten visual marketing berikutnya nan dapat membantu meningkatkan penjualan ialah video. Video sangat berfaedah untuk mendeskripsikan masalah nan umum dialami oleh audiens lampau menawarkan solusi, berupa produk Anda. Dalam perihal ini Anda perlu Ketahui Berbagai Manfaat Desain Produk untuk Bisnis.

Meskipun video memerlukan biaya nan lebih besar, tetapi video nan bagus dapat mencerminkan komitmen Anda untuk memberikan penawaran terbaik bagi calon konsumen. Sebuah penelitian mengatakan bahwa landing page yang menyertakan video mempunyai peningkatan konversi hingga 86%. 

Ada banyak jenis video nan dapat digunakan untuk meningkatkan konversi bisnis. Mulai dari animasi, demonstrasi, hingga testimoni pelanggan. Selain itu, Anda juga dapat membikin video berupa review produk nan saat ini cukup terkenal di media sosial TikTok. 

Apapun jenis video nan Anda pilih, pastikan video tersebut mempunyai kualitas nan jernih. Selain itu, usahakan untuk membikin video dengan karakter unik dan etos brand secara keseluruhan. Selain meningkatkan penjualan, langkah ini juga dapat meningkatkan branding perusahaan alias brand.

  • Infografis

Infografis merupakan sebuah perangkat nan dapat memanfaatkan semua info dan statistik komplek. Selanjutnya, info tersebut bakal disusun menjadi sebuah tampilan visual nan menarik dan mudah untuk dimengerti oleh audiens. 

Dengan sederet kelebihannya, infografis dapat menjadi bagian krusial dalam strategi visual marketing Anda. Meskipun begitu, Anda kudu tetap mendukungnya dengan membangun jaringan berbareng influencer, serta mengoptimalkan landing page dan media sosial.

Untuk merasakan faedah dari infografis, Anda kudu membikin layout dan kreasi nan maksimal. Desainer kudu bisa mengkombinasikan bentuk, warna, serta font nan tepat sehingga dapat menginformasikan info krusial nan mau disampaikan.

Selain itu, info nan bakal disampaikan pada infografis kudu berasal dari sumber nan jeli dan relevan secara kontekstual. Terkadang, statistik nan terlihat biasa saja bisa jadi lebih baik ketika divisualisasikan dalam corak nan menakjubkan. Dalam perihal ini, Anda perlu memastikan setiap komponen visual mengandung informasi.

Seorang blogger biasanya menyukai infografis nan bagus. Bila Anda mau mempromosikan infografis dengan efektif, kemungkinan Anda kudu mempromosikannya di media sosial dan blog. 

Semakin banyak share yang didapatkan, artinya semakin banyak publik nan mengetahui brand Anda. Terlebih jika konten visual tersebut viral di beragam media. 

Pada saat Anda membagikan infografis melalui media sosial, disarankan untuk menyertakan gambar mini dan hyperlink menuju situs web Anda. Hal tersebut memungkinkan situs web mendapat lebih banyak trafik berkah infografis nan Anda bagikan. 

  • Meme

‘Meme’ pertama kali diciptakan oleh Richard Dawkins dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang kemampuannya dalam mereplikasi diri sendiri ke dalam perspektif pandang nan berbeda dari orang lain. Kini meme justru dikenal sebagai gambar nan biasanya mengandung caption lucu. 

Tidak banyak orang nan menyadari jika meme juga dapat dimanfaatkan sebagai visual marketing yang unik dan mudah dibuat. Pasalnya, konten ini lebih banyak dibagikan sebagai corak intermezo saja. Dengan memanfaatkan meme, Anda dapat membangkitkan emosi positif dan membedakan brand dengan kompetitor. 

Untuk membuatnya, Anda kudu menentukan terlebih dulu apakah meme nan bakal dibuat sesuai dengan niche brand atau tidak. Selain itu, pikirkan juga kira-kira meme tersebut bakal menarik perhatian audiens alias tidak. 

Bila brand nan Anda miliki banyak digemari oleh kawula muda, maka meme ini mungkin bakal cocok. Anda bisa membikin lelucon nan relate dengan industri upaya nan saat ini dijalani. Hal ini bisa membikin audiens tertawa dan meningkatkan engagement secara tidak langsung.

  • Presentasi

Saat ini, presentasi tidak hanya dapat dilakukan di ruang rapat saja. Ada banyak media online yang dapat digunakan untuk melakukan presentasi. Hal ini dapat memudahkan Anda dalam memperluas jaringan bisnis. 

Presentasi nan menarik dan bagus memungkinkan Anda untuk menyampaikan info dan berkomunikasi secara langsung berbareng audiens. Hal ini dapat membantu meningkatkan rate dan penjualan. 

Dalam menampilkan presentasi, Anda kudu tetap memperhatikan Pentingnya Melakukan Visual Audit Secara Berkala! Selain itu, Anda juga kudu mengoreksi kesalahan mini seperti salah pelafalan alias menggunakan tata bahasa nan kurang penting. Dalam perihal ini, Anda juga kudu menggunakan sumber nan sudah terpercaya.

  • Screenshot

Screenshot atau tangkapan layar juga menjadi visual marketing yang cukup menjanjikan. Konten ini dapat memberikan gambaran sekilas mengenai langkah kerja dari produk alias jasa nan Anda tawarkan. 

Anda dapat menunjukkan jasa dan kegunaan apa saja nan ditawarkan dari perspektif pandang langsung. Anda apalagi dapat menggabungkan beberapa hasil tangkapan layar dengan testimoni dari pengguna untuk meningkatkan kredibilitas.

Tangkapan layar mempunyai pengaruh nan cukup besar untuk mendukung klaim nan dibuat pada konten marketing. Jadi, secara tidak langsung hasil screenshot dapat menjadi verifikasi visual untuk meyakinkan audiens mengenai produk alias jasa nan Anda tawarkan. 

Demikian 6 jenis visual marketing nan dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Anda kudu merancang konten-konten tersebut dengan baik agar hasilnya maksimal. Anda dapat mengandalkan layanan digital marketing dari Dreambox untuk mendapat teknik pemasaran digital nan lebih efektif. Hubungi kontak kami untuk berkonsultasi!

Selengkapnya
Sumber Dreambox
Dreambox