Jerawat di dada memang nggak selalu kelihatan, tapi saat muncul bisa bikin nggak nyaman, terutama ketika mau memakai busana dengan neckline rendah maupun baju yang lebih terbuka.
Area dada yang sering berkeringat dan bergesekan dengan busana sehingga lebih gampang mengalami masalah kulit seperti jerawat. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan jerawat muncul di area dada?
Kenapa Jerawat Bisa Muncul di Dada?

Sama seperti wajah, area dada juga memiliki kelenjar minyak yang dapat menghasilkan sebum. Ketika produksi minyak bercampur dengan sel kulit wafat dan menumpuk di pori-pori, area tersebut bisa mengalami penyumbatan yang kemudian memicu munculnya jerawat.
Keringat juga bisa menjadi salah satu aspek yang memperburuk kondisi kulit. Setelah olahraga maupun beraktivitas di cuaca panas, keringat yang bercampur dengan minyak, residu sunscreen, body care, dan kotoran dapat menempel lebih durasi di kulit. Kalau tidak segera dibersihkan, kondisi ini bisa membikin area dada terasa lebih gampang beruntusan.
Baca juga: Apakah Stretch Mark Bisa Hilang Total? Ini Jawabannya!
Gesekan Pakaian Juga Bisa Jadi Pemicu
Pernah memperhatikan jerawat di dada muncul setelah sering menggunakan busana olahraga yang ketat? Gesekan dan tekanan dari pakaian, bra, maupun strap tas dapat mengiritasi kulit dan memicu munculnya bumps. Kondisi ini juga dikenal sebagai acne mechanica, yaitu jerawat yang berhubungan dengan tekanan, panas, dan gesekan berulang pada kulit.
Karena itu, kecuali memperhatikan produk skincare, coba perhatikan juga busana yang digunakan sehari-hari. Setelah berkeringat, sebaiknya segera mengganti busana dengan yang bersih dan tidak terlalu ketat agar kulit bisa statis nyaman.
Jangan Lupa Perhatikan Produk Body Care

Body lotion, body butter, body oil, hingga sunscreen untuk tubuh memang bisa membantu menjaga kelembapan kulit. Namun, pada sebagian orang, produk dengan tekstur terlalu rich atau bahan tertentu dapat terasa kurang nyaman di area dada yang rapuh tersumbat.
Bukan berarti Anda mesti selesai menggunakan body care. Kamu bisa memilih produk dengan tekstur yang lebih ringan dan statis memperhatikan respons kulit setelah pemakaian. Kalau jerawat mulai muncul setelah menggunakan produk baru, coba penilaian balik produk tersebut dan lihat apakah kondisinya membaik setelah dihentikan.
Baca juga: Bukan Cuma Vitamin C, Ini 5 Ingredients untuk Kulit Kusam yang Mungkin Belum Kamu Tahu
Cara Merawat Jerawat di Area Dada
Mulailah dengan membersihkan tubuh secara rutin, terutama setelah berkeringat. Gunakan body wash yang halus dan hindari menggosok area berjerawat terlalu keras karena bisa membikin kulit semakin iritasi.
Untuk membantu mengatasi clogged pores, Anda juga bisa mempertimbangkan body care dengan ingredients seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide. Namun, penggunaannya statis perlu disesuaikan dengan kondisi kulit karena beberapa ingredients acne-fighting bisa menyebabkan kulit kering maupun iritasi.
Selain itu, hindari memencet jerawat di dada. Kebiasaan ini bisa menaikkan konsekuensi iritasi dan meninggalkan sisa yang lebih sulit ditangani. Jika jerawat terasa nyeri, semakin banyak, berulang, maupun tidak kunjung membaik meski sudah merawat kulit dengan baik, konsultasi dengan tabib kulit bisa menjadi cara yang lebih tepat.
Image: Dok. iStock