Kangen Puasa Ramadhan? Yuk Coba Puasa Sunnah Daud

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ilustrasi melaksanakan puasa.

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Sebagai bagian dari warisan kekayaan intelektual Islam, Ibnu Hajar Al-Asqalani, seorang cerdas pandai terkemuka dari abad ke-15 menerangi pentingnya praktik puasa dalam kepercayaan Islam. Dalam kitab monumentalnya, "Fathul Bari", Ibnu Hajar merinci hikmah dan keistimewaan di kembali satu corak puasa nan ditekankan dalam sabda Nabi Muhammad ialah Puasa Daud.

Dalam sebuah quote nan diambil dari "Fathul Bari" jilid 4, Ibnu Hajar menjelaskan dengan jeli bahwa puasa Daud merupakan salah satu puasa sunnah yang paling dicintai oleh Allah SWT. 

Menurut Ibnu Hajar, penekanan pada puasa Daud menunjukkan bahwa puasa ini mempunyai keistimewaan nan luar biasa dalam pandangan Allah.

Ibnu Hajar menggambarkan bahwa puasa Daud bukanlah sekadar praktik berpuasa biasa, melainkan sebuah ibadah nan diperintahkan oleh Allah dan dicintai-Nya. Dalam sabda nan disampaikan oleh Ibnu Hajar, Nabi Muhammad menyebut bahwa puasa nan paling dicintai Allah adalah puasa Daud. 

Namun demikian, Ibnu Hajar juga menegaskan bahwa puasa Daud tidak boleh dipahami sebagai satu-satunya corak puasa nan dianjurkan dalam kepercayaan Islam. Sebagai gantinya, puasa ini merupakan salah satu dari beragam corak ibadah puasa nan diberkahi oleh Allah. 

Dengan demikian, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan puasa Daud sebagai bagian dari keragaman ibadah keagamaan nan ditawarkan dalam Islam.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ

Puasa nan paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat nan paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. (Syarh Riyadhus Sholihin, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, cetakan ketiga, 1424 H).

Dalam riwayat lain disebutkan:

لاَ صَوْمَ فَوْقَ صَوْمِ دَاوُدَ ، شَطْرَ الدَّهْرِ ، صِيَامُ يَوْمٍ ، وَإِفْطَارُ يَوْمٍ

Tidak ada puasa nan lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berfaedah sudah berpuasa separuh tahun lantaran sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. (HR. Bukhari no. 6277 dan Muslim no. 1159).

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam