Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Jawaban Imam Abu Hasan Al-syadzili

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Kincaimedia – Kapan malam lailatul qadar? Malam ini adalah malam nan sangat spesial di bulan Ramadhan. Allah SWT menyebutnya dalam Al-Qur’an sebagai malam nan lebih baik dari seribu bulan. Malam ini sangat krusial bagi umat Muslim lantaran pada malam ini diturunkannya Al-Quran nan menjadi petunjuk bagi umat manusia.

Tak terasa saat ini umat Islam Indonesia telah masuk dalam bulan Ramadhan 1445 Hijriah alias tahun 2024 Masehi. Tidak dapat dipungkiri bahwa malam qadar menjadi momen nan paling dinanti oleh umat Islam pada bulan Ramadhan. 

Hal ini lantaran terdapat keagungan dan keistimewaan nan melingkupi malam tersebut, seperti derajatnya nan lebih baik dari seribu bulan, waktu dimana angan dikabulkan dan lain sebagainya. Sehingga menjadi wajar manakala masyarakat muslim Indonesia kemudian menantikannya untuk meraih keberkahan.

Kapan Malam Lailatul Qadar?

Rasulullah menganjurkan kepada kita semua untuk terus berambisi mendapatkan malam qadar, meski malam qadar tersebut tak menentu kapan datangnya. Karena nan mengerti kepastiannya hanyalah Allah. Namun, Rasulullah mengisyaratkan dalam sabda nan berasal dari Aisyah:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْوِتْرِمِنَ الْعَشْرِالْأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ

Artinya : “Carilah malam Qadar itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan”. (HR. Al-Bukhari)

Keterangan di atas sekedar menginformasikan bahwa malam qadar itu  kemungkinan terjadi pada malam ganjil di sepuluh akhir bulan Ramadhan. Para Ulama berbeda pendapat dalam memprediksi datangnya malam qadar. Salah satu pendapat ustadz nan banyak mendapat rujukan adalah pendapat Imam Abu Hasan al-Syadzili. 

Beliau merupakan tokoh sufi pendiri tarekat syadziliyah. Pendapat beliau mengenai jatuhnya malam qadar ini terdapat dalam kitab Hasyiyah ash Shaawi ‘alal Jalaalain juz IV laman 337. Sebagaimana dalam keterangan berikut :

فعن أبي الحسن الشاذلي إن كان أوله الأحد فليلة تسع وعشرين، أو الإثنين فإحدي وعشري أو الثلاثاء فسبع وعشرين أو الأربعاء فتسعة عشر أو الخميس فخمس وعشرين أو الجمعة فسبعة عشر أوالسبت فثلاث وعشرين

Artinya; ” A. Jika awal Ramadhan hari Ahad maka Lailatul Qadar malam ke 29. B. jika awal Ramadhan hari Senin maka Lailatul Qadar malam ke 21. C. jika awal Ramadhan hari Selasa maka Lailatul Qadar malam ke 27.

D. adapun, jika awal Ramadhan hari Rabu maka Lailatul Qadar malam ke 19. E. jika awal Ramadhan hari Kamis maka Lailatul Qadar malam ke 25. F. awal Raamadhan hari Jumat maka Lailatul Qadar malam ke 17. G. jika awal Raamadhan hari Sabtu maka Lailatul Qadar malam ke 23,”.

Berdasarkan pendapat ustadz di atas, untuk bulan Ramadhan tahun 2024 ini, berasas mufakat sidang isbat nan menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa 12 Maret 2024, maka Malam Qadar 1445 H. / 2024 M. jatuh pada malam ke 27 menurut pendapat Imam Abu Hasan al-Syadzili.

Wallahu a’lam. [Baca juga: Hakikat Lailatul Qadar Menurut Para Ulama]

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah