Keloid Bekas Sc: Cara Menghilangkan, Tanda Bahaya Dan Rekomendasi Obat Salep

Mar 07, 2026 04:35 PM - 1 bulan yang lalu 24332

Jakarta -

Ibu yang melahirkan dengan operasi caesar (SC) mempunyai akibat munculnya keloid. Namun, yang sering menjadi pertanyaan adalah langkah menghilangkan keloid jejak SC dan rekomendasi obat salep. Tak lupa juga yang kerap mengkhawatirkan sejumlah ibu, apakah keloid SC ini  bahaya alias tidak?

Seperti diketahui, nyaris jutaan orang melahirkan melalui metode caesar setiap tahunnya. Menurut March of Dimes, nyaris 32 persen dari semua kelahiran hidup di Amerika Serikat dilakukan melalui metode ini setiap tahun. Ini berfaedah banyak ibu baru yang mempunyai jejak luka operasi caesar.

Salah satu akibat yang muncul setelah operasi caesar ialah jejak jahitan bisa menjadi keloid. Meskipun perihal ini baik-baik saja dan bisa sembuh dengan baik, sebagian besar keloid tampak mengganggu penampilan dan membikin wanita kurang percaya diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengapa muncul keloid jejak SC?

Menurut ulasan di American Academy of Dermatology Association, keloid adalah jenis jejak luka yang menonjol. Tidak seperti jejak luka lainnya, keloid biasanya tumbuh jauh lebih besar.

Awalnya, contoh keloid jejak SC biasanya terlihat seperti garis luka yang menebal, berwarna kemerahan alias kehitaman, dan terasa gatal. Bahkan, keloid jejak SC gatal sering menjadi keluhan yang dialami ibu setelah caesar.

Keloid dapat muncul di beberapa area tubuh. Misalnya, wanita yang mempunyai kulit rentan keloid dapat mengembangkannya di perut setelah menjalani operasi caesar, histerektomi, alias operasi lain di area tersebut.

Pada orang berkulit terang, jejak luka keloid tampak merah, dan pada mereka yang berkulit gelap, tampak hitam keunguan.

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RS Hermina Bekasi, dr. Purnomo Hyaswicaksono, Sp.OG, keloid dapat disebabkan lantaran aspek keturunan yang juga berasosiasi dengan kekebalan tubuh dan proses pengobatan luka. Proses pengobatan keloid ini bakal berbeda pada setiap individu, Bunda.

"Keloid itu talenta (keturunan), berasosiasi dengan reaksi kekebalan tubuh alias imunitas," kata Purnomo kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.

"Jadi ada talenta (keturunan) keloid, ada juga yang proses pengobatan jaringannya itu gimana. Maksudnya, ada yang penyembuhannya bagus sehingga struktur saat pengobatan bagus dan tidak berbekas. Ada yang berpotensi untuk meradang terus sampai terjadi keloid," sambungnya.

Bekas luka keloid dapat muncul hingga satu tahun setelah operasi, dan dapat terus tumbuh. Bekas luka ini susah diobati dan dapat muncul kembali jika diangkat melalui operasi.

Beberapa aspek yang meningkatkan akibat keloid jejak SC membesar, antara lain:

  • Memiliki kerabat biologis yang juga mengalami jejak luka ini.
  • Memiliki warna kulit gelap.
  • Berasal dari keturunan Afrika, Asia, alias Hispanik.
  • Berusia antara 10 dan 30 tahun.
  • Infeksi alias luka yang lama sembuh.
  • Gesekan alias tekanan pada area luka.

Pemulihan operasi caesar

Operasi caesar seperti operasi besar lainnya. Setelah operasi caesar, tubuh memerlukan waktu untuk pulih. Umumnya, luka operasi caesar memerlukan waktu 6–8 minggu untuk sembuh secara dasar. Namun, proses pematangan jaringan parut bisa berjalan hingga 6–12 bulan.

Erin Higgins, MD, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (obgyn) menjelaskan ibu mengandung yang menjalani operasi caesar memerlukan waktu sekitar enam minggu untuk pemulihan. Tapi, jangka waktu setiap wanita itu bisa berbeda-beda.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), proses pengobatan luka operasi dipengaruhi:

  • Kondisi kesehatan ibu.
  • Nutrisi.
  • Kebersihan luka.
  • Aktivitas fisik.

Bentuk keloid jejak SC tidak normal & normal

Bekas luka operasi tidak semuanya menjadi keloid. Bunda perlu mengetahui perbedaan corak keloid jejak SC yang tidak normal dan normal.

Bekas luka normal

  • Garis luka menipis seiring waktu.
  • Warna memudar.
  • Tidak menonjol.

Keloid jejak SC

  • Luka menebal dan menonjol.
  • Warna lebih gelap alias kemerahan.
  • Terasa gatal alias nyeri.
  • Jaringan tumbuh melewati pemisah luka.

Jika keloid jejak SC gatal alias terasa makin tebal, kebanyakan Bunda mulai mencari langkah untuk menghilangkan keloid jejak SC. Cara ini dilakukan sebelum ukurannya bertambah besar.

7 Cara mengatasi keloid setelah operasi caesar (SC)

Kemunculan keloid setelah operasi caesar menjadi salah satu kekhawatiran para perempuan. Ada beragam metode medis yang bisa Bunda lakukan sebagai langkah menghilangkan keloid jejak SC, tergantung ukuran dan kondisinya.

1. Menggunakan gel alias lembaran silikon

Terapi silikon merupakan pilihan utama dalam pengobatan keloid. Penggunaan silikon dapat membantu meratakan dan melunakkan jaringan parut. Metode ini sering direkomendasikan sebagai salep keloid jejak SC alias lembaran silikon yang ditempel langsung pada luka.

2. Kompresi dengan pembalut khusus

Tekanan alias kompresi secara konstan pada luka dapat membantu mengurangi pembentukan kolagen berlebih. Metode ini biasanya digunakan berbarengan dengan terapi silikon.

3. Krim alias suntikan kortikosteroid

Kortikosteroid membantu mengurangi peradangan dan produksi kolagen berlebih. Menurut American Academy of Dermatology, suntikan steroid merupakan salah satu obat keloid jejak SC yang paling umum digunakan untuk mengecilkan keloid.

4. Krioterapi

Krioterapi dilakukan dengan membekukan jaringan keloid menggunakan nitrogen cair. Metode ini efektif untuk keloid berukuran kecil.

5. Operasi pengangkatan keloid

Jika keloid jejak SC membesar alias menimbulkan keluhan, master dapat menyarankan operasi pengangkatan. Namun, master biasanya mengkombinasikan tindakan ini dengan terapi lain, lantaran keloid berisiko tumbuh kembali.

6. Terapi radiasi

Setelah operasi pengangkatan keloid terkadang menggunakan radiasi dosis rendah. Ini untuk mencegah pertumbuhan ulang jaringan parut.

7. Perawatan laser

Laser dapat membantu meratakan tekstur keloid serta mengurangi warna kemerahan pada jejak luka.

5 Rekomendasi obat salep keloid efektif bantu samarkan jejak luka operasi caesar

Berikut ini rekomendasi obat salep keloid yang efektif membantu samarkan jejak luka operasi caesar:

1. Dermatix ultra gel

Salep gel ini mengandung silikon yang dapat membantu menyamarkan dan melembutkan keloid, mencerahkan warna kulit, serta memperbaiki tampilan jejak luka.  

Dermatix sering digunakan sebagai obat keloid jejak SC setelah luka betul-betul kering. Obat ini tidak bakal meresap ke dalam kulit alias masuk ke aliran darah sehingga kondusif untuk Bunda yang menyusui.

2. Mederma advanced gel

Mederma mengandung bahan-bahan alami seperti ekstrak bawang merah (cepalin) yang membantu memperbaiki tekstur jaringan parut.

3. Triamcort A cream

Salep ini mengandung  triamcinolone, ialah kortikosteroid yang dapat membantu mengurangi peradangan pada keloid dan menurunkan produksi kolagen berlebih yang dapat memicu keloid. Salep ini dapat digunakan dengan langkah dioleskan di bagian kulit yang mengalami penebalan.

4. Tekasol

Tekasol mengandung bahan aktif centella asiatica yang mempunyai pengaruh antiinflamasi dan dapat membantu mempercepat proses pengobatan luka. Selain itu, salep ini juga bisa digunakan untuk mengobati dan mengurangi indikasi keloid setelah operasi kecil.

5. Sodermix cream

Krim ini dapat membantu mengendalikan pertumbuhan keloid dan menyembuhkan luka tersebut yang menonjol di permukaan kulit. Bunda dapat mengoleskan 1-2 kali sehari dan digosok pada jejak luka scar selama 2-3 menit.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya