Keluhuran Akhlak Nabi Muhammad Saw Kepada Para Haters

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA,JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW telah memberikan teladan dalam menghadapi para pembenci beliau alias haters. Salah satunya sebagaimana nan terdapat dalam hadits riwayat Aisyah RA.

Suatu ketika Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, pernahkah engkau mengalami hari nan lebih jelek dari perang Uhud?"

Rasulullah SAW kemudian bersabda, "Aku pernah menemui kaum nan sangat sadis nan belum pernah saya temui sebelumnya. Yaitu hari di mana saya menemui kaum di kampung Aqabah (Thaif), ketika saya bermaksud menemui Ibnu Abi Yalil bin Abdi Kulal (untuk meminta support dan untuk menyebarkan Islam).

Namun, dia tidak memenuhi permintaanku. Aku pun pulang dalam keadaan wajah nan berdarah (karena perbuatan penduduk Thaif nan melempari batu). Ketika saya berakhir di Qarnul Tsa’alib, saya memandang awan menaungiku sehingga saya merasa teduh. Lalu, malaikat Jibril memanggilku dan bertanya, "Sesungguhnya Allah telah mendengar hinaan kaummu dan penolakan mereka terhadapmu. Allah telah mengutus malaikat penjaga gunung kepadamu."

Kemudian, malaikat menawarkan kepada Rasulullah SAW apakah beliau mau jika dua gunung nan ada di kota Mekkah ditimpakan kepada mereka sebagai pembalasan. Namun, gimana jawaban Rasulullah SAW?

Rasulullah menolak tawaran itu. Tidak terbersit sedikitpun di dalam hati beliau niat untuk membalas sikap jelek mereka. Rasulullah justru mendoakan mereka, "Aku berambisi mudah-mudahan Allah mengeluarkan dari tulang rusuk mereka (keturunan) nan menyembah Allah nan Maha Esa dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun." (HR. Bukhari dan Muslim, dari jalur Aisyah RA)

Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan adab mulia nan begitu luhurnya, apalagi keluhuran ini juga diterapkan dalam pertempuran. Rasulullah SAW pernah berpesan kepada para panglima perangnya agar bertakwa dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah termasuk dalam peperangan. Salah satunya adalah tidak membunuh anak-anak.

Diriwayatkan dari Buraidah, dia berkata, "Rasulullah SAW mewasiatkan kepada panglima perang alias pasukan, nan pertama agar dia dan pasukannya bertakwa kepada Allah. Di antara nan beliau katakan adalah "…jangan kalian membunuh anak-anak…" (HR Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, "Jangan kalian membunuh orang tua nan sudah sepuh, anak-anak, dan wanita…" (HR. Abu Dawud, Ibnu Abi Syaibah, dan Al-Baihaqi)

Juga diriwayatkan dari Abdullâh bin Amr RA, dia berkata, "Nabi Muhammad SAW bersabda, 'Siapa nan membunuh orang kafir mu'ahad, (maka) dia tidak bakal mencium aroma surga, padahal baunya didapati dari jarak perjalanan empat puluh tahun. (HR Bukhari)

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam