foto: Freepik.com
Kincai Media - Mencairkan daging beku namalain defrost sering kali jadi tantangan tersendiri di dapur. Banyak orang terburu-buru mau segera memasak, tapi lupa menurunkan daging dari freezer ke lemari es bagian bawah sejak malam sebelumnya. Akhirnya, daging dikeluarkan langsung dari freezer dan dicairkan dengan langkah instan di luar kulkas.
Cara seperti ini memang bisa membikin daging sigap lunak dan siap diolah dalam waktu singkat. Namun di kembali kepraktisannya, proses defrost di suhu ruang justru bisa menimbulkan akibat tersembunyi. Daging yang terlalu lama berada di suhu ruang bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman berbahaya.
Lebih lanjut, seorang pengguna IG @auditorcahkangkung pernah memberikan penjelasan mengenai perihal tersebut dari perspektif pandang keamanan pangannya. Penasaran apa alasannya? Simak ulasannya yang telah BrilioFood rangkum dari IG @auditorcahkangkung pada Senin (20/10).
Alasan defrost daging kaku kudu tetap dalam kulkas.
foto: Instagram/@auditorcahkangkung
Defrost daging kaku memang sebaiknya dilakukan di dalam kulkas, bukan di suhu ruang. Alasannya lantaran proses mencairkan daging itu butuh waktu lama dan tidak merata.
Bagian luar daging mungkin sudah mencair, tapi bagian dalamnya tetap keras dan beku. Nah, ketika bagian luar sudah leleh, suhunya otomatis naik ke suhu ruangan, dan itu jadi kondisi ideal buat kuman tumbuh dengan cepat.
Begitu daging berada di suhu ruang, kuman bisa berkembang biak dalam hitungan menit. Mereka "bahagia" banget di kondisi seperti ini, apalagi jika daging dibiarkan terlalu lama sebelum dimasak.
Masalahnya, meski daging kelak bakal dimasak, jika langkah masaknya tidak benar, misalnya bagian dalamnya tetap separuh matang, kuman tersebut bisa tetap hidup dan menyebabkan keracunan makanan.
foto: freepik.com
Makanya, patokan keamanan pangan selalu menyarankan defrost daging di dalam lemari es bagian bawah. Prosesnya memang lebih lama, tapi suhunya stabil dan kondusif untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Setelah daging betul-betul cair, pastikan juga memasaknya sampai matang sempurna. Jangan sampai bagian dalamnya tetap dingin alias mentah, lantaran di situlah akibat kontaminasi bisa muncul tanpa disadari.
FAQ Seputar kunci mengolah daging ayam matang sempurna.
Mengolah daging ayam sampai matang sempurna itu gampang-gampang susah. Salah sedikit dalam langkah masak, teksturnya bisa jadi keras, alot, alias apalagi tetap mentah di bagian dalam. Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul soal kunci memasak ayam agar hasilnya empuk, matang merata, dan kondusif dikonsumsi.
1. Kenapa bagian luar ayam sigap gosong tapi dalamnya tetap mentah?
Biasanya lantaran api terlalu besar saat memasak. Panas tinggi membikin bagian luar sigap kering alias gosong, sementara panas belum sempat menembus ke dalam daging. Gunakan api sedang dan tutup wajan agar panas menyebar lebih merata.
2. Bagaimana langkah tahu ayam sudah matang tanpa kudu membelahnya?
Tusuk bagian paling tebal dari daging ayam dengan garpu alias tusuk sate. Jika cairan yang keluar cerah tanpa warna merah muda, artinya ayam sudah matang. Warna dagingnya juga berubah jadi putih keemasan dan teksturnya terasa lebih padat.
3. Apakah perlu merebus ayam dulu sebelum digoreng alias dipanggang?
Boleh, terutama untuk potongan ayam besar alias ayam kampung yang lebih keras. Rebus sejenak dengan ramuan ringan agar daging lebih lembek dan sigap matang saat digoreng. Cara ini juga membantu mengurangi akibat bagian dalam ayam tetap mentah.
4. Kenapa ayam bisa berair setelah dimasak?
Itu terjadi lantaran suhu memasak terlalu rendah alias ayam dimasukkan ke wajan saat tetap dingin. Suhu yang tidak cukup panas membikin air di dalam daging keluar sebelum betul-betul matang. Sebaiknya biarkan ayam mencapai suhu ruang dulu dan pastikan minyak alias oven sudah panas sebelum memasak.
5. Apakah ayam kaku kudu betul-betul cair sebelum dimasak?
Iya, lantaran memasak ayam yang tetap separuh kaku bisa membikin bagian luar sigap matang sementara bagian dalam tetap mentah. Proses ini juga bisa menyebabkan ayam matang tidak merata dan berisiko membawa bakteri. Pastikan ayam sudah defrost sempurna di dalam lemari es sebelum diolah agar hasilnya matang merata dan kondusif dimakan.
(brl/lea)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·