Kesat Tanpa Sabun, Ini Cara Hemat Bersihkan Lantai Licin Berminyak Pakai Rebusan 1 Ampas Dapur

Oct 20, 2025 09:00 AM - 5 bulan yang lalu 185186
Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

Instagram/@diidii_winfleur

Kincai Media - Lantai rumah yang licin sering kali jadi masalah sepele tapi berbahaya. Penyebabnya bukan hanya air, tapi juga tumpahan minyak alias cairan berminyak dari dapur yang menempel dan susah hilang. Akibatnya, lantai terasa licin meski sudah dipel dengan sabun biasa.

Masalahnya, sabun pel biasa memang tidak dirancang untuk mengangkat minyak secara menyeluruh. Sisa minyak yang tak terhapus sempurna bakal membikin permukaan lantai tetap licin dan tidak kesat. Kondisi ini tentu bisa bikin penunggu rumah mudah terpeleset, terutama anak-anak dan orang lanjut usia.

Tak heran, banyak orang akhirnya beranjak ke sabun unik untuk lantai licin. Produk semacam ini diklaim bisa mengangkat minyak lebih efektif, namun harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah per botol. Padahal, dengan cara tepat dan bahan sederhana, sebenarnya ada pengganti lain yang lebih irit untuk mengembalikan lantai agar kembali kesat dan kondusif dipijak.

Seorang pengguna IG @diidii_winfleur pernah membeberkan bahan pengganti tersebut saat hendak membersihkan lantai berminyak. Bukan dengan sabun, dia justru mengandalkan jejak dapur, seperti kulit jeruk yang direbus. Namun agar hasilnya bisa lebih maksimal, ada satu bahan lain yang dibutuhkan.

Ingin tahu apa bahan yang dimaksud? Simak ulasannya lebih lanjut yang telah BrilioFood rangkum dari IG @diidii_winfleur pada Senin (20/10).

Cara irit bersihkan lantai licin berminyak.

1. Rebus kulit jeruk dan daun sirih.

Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

foto: Instagram/@diidii_winfleur

Ambil satu buah kulit jeruk dan sekitar 10 lembar daun sirih, lampau masukkan ke dalam panci berisi air. Rebus campuran ini sembari sesekali diaduk dan tekan-tekan kulit jeruknya agar minyak alaminya keluar. Daun sirih berfaedah sebagai antibakteri alami, sedangkan kulit jeruk membantu mengangkat lemak sekaligus menghilangkan aroma tak sedap di lantai.

2. Pastikan rebusan betul-betul mendidih.

Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

foto: Instagram/@diidii_winfleur

Biarkan air rebusan terus mendidih sampai warnanya agak berubah dan aromanya keluar kuat. Tanda ini menunjukkan bahwa unsur aktif dari daun sirih dan kulit jeruk sudah larut sempurna ke dalam air. Semakin lama direbus (sekitar 10–15 menit), semakin kuat pengaruh pembersihnya.

3. Campur dengan air suhu ruang.

Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

foto: Instagram/@diidii_winfleur

Setelah direbus, tuang air rebusan ke ember dan tambahkan air biasa agar suhunya jadi lebih hangat. Air yang terlalu panas bisa merusak kain pel, jadi pastikan suhunya nyaman di tangan. Perpaduan hangat ini juga membantu melarutkan sisa minyak di lantai dengan lebih cepat.

4. Gunakan untuk mengepel seperti biasa.

Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

foto: Instagram/@diidii_winfleur

Celupkan kain pel ke cairan tersebut dan mulai bersihkan lantai seperti biasa. Aromanya segar dan alami, jauh dari aroma kimia pembersih lantai pada umumnya. Selain bikin lantai lebih kesat, cairan ini juga meninggalkan sedikit aroma jeruk yang menenangkan.

5. Fokus di area yang paling berminyak.

Kesat tanpa sabun, ini langkah irit bersihkan lantai licin berminyak pakai rebusan 1 jejak dapur

foto: Instagram/@diidii_winfleur

Kalau ada bagian lantai yang betul-betul licin lantaran tumpahan minyak, pel dulu bagian itu secara khusus. Setelahnya, bilas kain pel agar sisa minyak tidak menyebar, lampau pel kembali bagian tersebut hingga betul-betul bersih. Cara sederhana ini efektif banget untuk bikin lantai kembali kesat tanpa kudu beli cairan pembersih mahal.

FAQ Tentang tips lantai bebas aroma amis.

Lantai yang berbau amis bisa bikin suasana rumah jadi tidak nyaman, apalagi jika sumbernya berasal dari dapur alias sisa ikan. Untungnya, ada beberapa langkah sederhana untuk menghilangkan aroma tak sedap itu tanpa kudu pakai bahan kimia keras.

1. Kenapa lantai tetap aroma amis meski sudah dipel berkali-kali?

Biasanya, aroma amis tetap tertinggal lantaran minyak alias protein dari sisa ikan menempel di pori-pori lantai. Sabun biasa tidak bisa mengangkatnya sepenuhnya, jadi baunya tetap menempel meski sudah dibersihkan berulang kali. Gunakan pembersih dengan bahan masam ringan seperti air jeruk nipis alias cuka agar sisa lemak terangkat sempurna.

2. Apa bahan alami paling efektif untuk hilangkan aroma amis di lantai dapur?

Campuran cuka dan baking soda bisa jadi andalan. Cuka berfaedah menetralisir bau, sementara baking soda menyerap sisa minyak dan aroma tidak sedap. Cukup campurkan dua sendok cuka dan satu sendok baking soda ke seember air hangat, lampau gunakan untuk mengepel lantai.

3. Apakah sabun cuci piring bisa digunakan untuk menghilangkan aroma amis di lantai?

Bisa, asalkan digunakan dengan takaran yang tepat. Sabun cuci piring mempunyai keahlian mengangkat minyak, tapi jika terlalu banyak justru meninggalkan residu licin. Gunakan hanya beberapa tetes sabun dalam satu ember air, lampau bilas dengan air bersih setelahnya.

4. Bagaimana langkah mencegah lantai dapur sigap aroma amis lagi?

Kuncinya ada di kebiasaan setelah memasak. Pastikan area sekitar kompor dan tempat cuci piring selalu dilap setiap selesai digunakan, terutama jika ada cipratan minyak alias air ikan. Selain itu, buka ventilasi alias nyalakan exhaust agar sisa aroma tidak menempel lama.

5. Apakah jenis lantai tertentu lebih mudah menyerap aroma amis?

Ya, terutama lantai dengan permukaan berpori seperti keramik doff alias semen halus. Pori-pori mini di permukaannya membikin minyak dan aroma lebih mudah terserap. Untuk jenis lantai seperti ini, sebaiknya gunakan cairan pembersih berbahan masam ringan secara rutin agar tidak ada sisa minyak yang tertinggal.

(brl/lut)

Selengkapnya