Keseruan 12 Delegasi IICF dari Berbagai Negara Bertukar Budaya di Global Mandiri Cibubur

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 63x dilihat
Keseruan 12 Delegasi IICF dari Berbagai Negara Bertukar Budaya di Global Mandiri Cibubur

Bagikan Postingan

Jakarta -

Memperkenalkan adat kepada anak tentu merupakan hal penting, ya Bunda. Keberagaman adat akan membikin anak jadi mengetahui benar-benar banyaknya kekhasan dari setiap negara di dunia. Pengenalan adat antarnegara inilah yang direalisasikan dalam Indonesia International Culture Festival (IICF).

Pada tahun ini, Indonesia International Culture Festival (IICF) ke-5 diselenggarakan di Sekolah Global Mandiri Cibubur pada 15 September lalu. Tahun ini, sebanyak 12 negara datang menjadi peserta delegasi, beberapa di antaranya adalah Polandia, Filipina, Thailand,  Mongolia, Sri Lanka, dan Rusia. Selain itu, aktivitas ini juga dihadiri delegasi dari Indonesia, yaitu dari provinsi Sulawesi Selatan.

IICF 2026 menghadirkan serangkaian aktivitas yang bermaksud mengenalkan murid tentang adat dari beragam negara, sekaligus jadi ajang memperkenalkan adat lokal Indonesia kepada para peserta dari negara lain.


Mengusung tema Throught Culture, We Become One, acara IICF 2026 diharapkan menjadi momen bagi para negara dengan segala bentuk perbedaannya untuk bergabung melalui budaya. 

“Karena memang dari beragam negara kita harapkan kita bersatu, kita bergabung dalam harmoni melalui wadah budaya,” ujar Head Steering Committee, Rahmah Hidayani, M. Pd., kepada Kincai Media.

Keseruan sesi workshop dan flashmob di IICF

Aktivitas pada IICF kali ini diawali penyambutan kedatangan para perserta delegasi oleh murid TK dan SD, SMP, hingga SMA Global Mandiri. Dilanjutkan penampilan yang memamerkan tarian khas negara masing-masing kemudian sesi workshop sebagai momen para murid bercengkerama dan memamerkan adat Nusantara kepada para delegasi berupa tradisi, lagu, hingga kuliner.

Rangkaian aktivitas pagelaran penampilan ini dilakukan pada tiga tempat dan pada waktu yang berbarengan yaitu di level TK dan SD di function hall Gedung 1, SMP di Bioskop dan SMA di Hall Gedung tiga.

Kegiatan untuk workshop pertukaran adat dilakukan: Untuk TK dan SD di share area Gedung dua, lantai satu dan dua, SMP di Gedung tiga lantai satu dan dua dan SMA di ruang kelas.

Setelah para murid dan peserta delegasi selesai memperkenalkan adat masing-masing, mereka menampilkan hasil workshop yang telah dilakukan. Hasil workshop ini dapat berupa penampilan tentang permainan tradisional maupun berbahasa. Kegiatan inilah yang menjadi salah satu aktivitas yang sayang untuk dilewatkan.

IICF 2026IICF 2026/ Foto: Dok Global Mandiri Cibubur

“Jadi anak-anak itu mendapatkan hasilnya. Itu momen yang mesti jangan dilewatkan. Berhasil enggak sih mereka mengajarkan ke anak-anak kita, maupun anak-anak kita engagement juga enggak dengan para delegasi ini? Jadi di situlah membuktikan bahwa memang anak-anak mendunia pedulilah dengan adat global,” tutur Principal of Primary Global Mandiri Cibubur Dr. Anna Budiatmi, M.Pd. 

Selain sesi workshop, flashmob juga menjadi aktivitas yang direkomendasikan. Pada momen ini, flashmob tidak cuma menjadi epilog kegiatan, tetapi juga merupakan ajang bagi para peserta untuk berbaur dengan peserta dari negara lain.

Diiringi lagu dan pergerakan dari tari tradisional Indonesia serta musik hipdut (hiphop dangdut), seluruh siswa, peserta delegasi, guru, dan orang tua murid turut memeriahkan aktivitas flashmob ini.

“Di situ mereka benar-benar berbaur, anak-anak kita itu tanpa skenario, itu memang naturally mereka sudah engaged sama tamunya,” ujar Ms Rahmah.

IICF 2026IICF 2026/ Foto: Dok Global Mandiri Cibubur

Persiapan para murid dalam menyambut delegasi dari 12 negara

Sebelum pelaksanaan IICF, para murid telah berbuat persiapan untuk menyambut para peserta dari beragam negara. Persiapan yang dilakukan para murid ini berupa menyiapkan makanan ringan tradisional, serta kopi dan teh khas Indonesia.

Para murid juga belajar beberapa pergerakan folk dance, mempersiapkan sesi ramah-tamah, serta berbuat presentasi tentang kuliner khas Indonesia. Kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran dari para guru, terutama mengenai beragam persiapan di lapangan.

Peran orang tua dalam upaya pengenalan keragaman budaya

Selain berkah kontribusi para murid dan guru, peran orang tua juga turut andil dalam terlaksananya aktivitas ini. Para orang tua murid Sekolah Global Mandiri ikut berkolaborasi, baik selama masa persiapan maupun pelaksanaan IICF.

Para orang tua murid terlibat langsung dalam mendukung kegiatan-kegiatan sekolah, termasuk IICF. Dalam aktivitas ini, mereka membantu dalam menata kelas, menyiapkan makanan-makanan tradisional, serta menyiapkan gradasi adat sesuai dengan daerah yang ditentukan di setiap kelas.

Dengan demikian, kecuali mengenal beragam adat negara lain yang dibawakan oleh para peserta delegasi, anak juga dapat semakin familiar dengan adat daerah Indonesia.

IIICF diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan tamu delegasi mengenai adat dan keramahtamahan rakyat Indonesia. Bagi para siswa, aktivitas ini diharapkan dapat memberi pengalaman bermutu tentang sisi adat yang dibawakan dari beragam negara.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
Close Right Ads
Close Left Ads