Keunikan Lafaz Allah Dalam Ayat Kursi

Dec 17, 2025 01:35 PM - 5 bulan yang lalu 165488

Kincai Media , JAKARTA -- Lafaz Allah dalam bahasa Arab terdiri atas empat huruf, ialah alif, dua lam, dan ha.

Keempat huruf ini andaikan digabung bakal membentuk lafaz Allah. Tentunya kita sering menemui lafaz Allah dalam beragam bentuknya, di setiap lembar Alquran.

Selain sebagai sayyidu asma al-husna (yang mempunyai asmaul husna), ada sebuah keistimewaan tersendiri jika dilihat dari kacamata pengetahuan alat: nahwu dan shorof.

Keistimewaannya adalah lafaz yang terdiri atas empat huruf Arab itu bisa berdiri sendiri dan tetap mempunyai makna yang sama, meski huruf sebelumnya dibuang satu persatu.

Lafaz Allahu (dalam bahasa Arab) kita buang huruf alifnya, maka bakal menjadi Lillahi (milik Allah). Lafaz Lillahi kita buang huruf lam-nya, maka bakal bersuara Lahu (milik-Nya). Kalau dari lafaz Lahu kita buang lagi huruf lam-nya, sehingga hanya tersisa satu huruf saja ialah Hu (bagi-Nya), sebuah damir (kata ganti) yang maksudnya kembali kepada lafaz Allah.

Ketiga corak lafaz ini banyak terdapat dalam Alquran. Seperti ayat Alquran yang menggunakan lafaz Lillahi. ''Segala puji hanya milik Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan yang menjadikan kegelapan dan cahaya.'' (QS Al-An'am: 1).

Ayat yang menggunakan lafaz Lahu: ''Bagaimana Dia mempunyai anak, padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia yang menciptakan segala sesuatu, dan Dia mengetahui segala sesuatu.'' (QS Al-An'am: 101).

Sedangkan ayat yang menggunakan lafaz Hu di antaranya: ''Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya, yang demikian itu lebih baik untukmu jika Anda mengetahui.'' (QS Al-Ankabut: 16).

Dalam ayat Kursi, ketiga corak lafaz ini terkumpul dalam satu ayat.

sumber : Hikmah Republika oleh Abdul Rofiq

Selengkapnya