Kisah Ibunda Anas Bin Malik Yang Teguh Memegang Islam Meski Ditinggalkan Suami

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA,JAKARTA -- Anas bin Malik RA adalah pelayan setia nan mendedikasikan hidupnya untuk Nabi Muhammad SAW. Anas lahir dari ibu berjulukan Ummu Sulaim. Ibnu Abdil Barr mengatakan para sejarawan berbeda pendapat mengenai nama sebenarnya ibu Anas bin Malik.

Ada nan menyebut nama sebenarnya adalah Sahlah, Rumailah, Rumaitsah, Unaifah, alias Mulaikah. Namun nan jelas julukan untuk ibu Anas bin Malik adalah Rumaisha alias Ghumaisha.

Ibu Anas bin Malik termasuk wanita mahir surga. Dalam hadits riwayat Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda, "Ketika saya masuk surga, tiba-tiba saya memandang di sana ada Rumaisha istri Abu Thalhah..." (HR. Bukhari)

Dalam hadits nan diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, dikatakan bahwa ketika Nabi Muhammad SAW masuk surga, beliau kemudian mendengar bunyi terompa seseorang. "Suara siapa itu?," tanya Nabi SAW. Lalu kata para malaikat, "Itu bunyi Ghumaisha binti Milhan, ibu Anas bin Malik." (HR. Muslim)

Ummu Sulaim alias Ghumaisha adalah wanita nan mempunyai logika nan cemerlang. Dia cerdas, penyabar, dan pemberani. Sifat inilah nan kemudian menurun ke Anas bin Malik RA serta kelak menghiasi perangai Anas.

Dr Sufyan bin Fuad Baswedan MA dalam bukunya berjudul "Ibunda Para Ulama" menjelaskan, kepintaran biasanya melahirkan kecerdasan. Kesabaran melahirkan kesabaran, dan keberanian melahirkan keberanian.

Sebelum menikah dengan Abu Thalhah, suami Ummu Sulaim adalah Malik bin Nadhar, ayah kandung Anas RA. Lalu saat dakwah Islam terdengar oleh Ummu Sulaim, dia bersegera untuk menyatakan Islam.

Dia pun menawarkan Islam kepada suaminya nan saat itu tetap musyrik. Namun apa daya, Malik justru meluapkan kemarahan kepada sang istri dan meninggalkannya. Malik bin Nadhar ini kemudian pergi ke negeri Syam dan meninggal di sana.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam