Kisah Nabi Adam Berhaji

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, MADINAH -- Dalam perjalanan sejarah kepercayaan Islam, ibadah haji memiliki akar nan dalam dan merangkai kisah-kisah nan melewati zaman. Namun, sedikit nan mengetahui bahwa ibadah haji mempunyai jejak nan dapat ditelusuri hingga pada Nabi Adam AS, nabi pertama dalam kepercayaan Islam.

Dikisahkan, Nabi Adam AS berangkat dan melangkah menuju arah barat melewati Syam selama 40 tahun, sehingga dia sampai di Mekkah dan melaksanakan tawaf berbareng malaikat nan melakukan tawaf selama lebih dari 2.000 tahun, menurut kitab Mirat Al Mafatih.

Melihat malaikat melakukan tawaf, Nabi Adam AS juga mengikuti apa nan dilakukan oleh malaikat dan menjadikan dia sebagai manusia nan pertama kali melaksanakan ibadah haji. Dengan mengelilingi Ka’bah nan dibangun oleh malaikat dan diperintahkan untuk membangunnya kembali. Seperti nan tertulis pada surat Ali Imran ayat 96 nan berbunyi,

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلْعٰلَمِيْنَۚ

Arab Latin : Inna awwala baitiw wuḍi‘a lin-nāsi lal-lażī bibakkata mubārakaw wa hudal lil-‘ālamīn(a).

Artinya : “Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama nan dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) nan (berada) di Bakkah (Makkah) nan diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”

Seraya Nabi Adam AS melakukan tawaf di Baitullah hingga ke Multazam, malaikat Jibril bertanya, “Wahai Nabi Allah Adam, akuilah semua dosamu ditempat ini kepada Tuhanmu”. Lalu Nabi Adam AS menjawab, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya setiap makhluk nan beramal shalih mendapat ganjaran. Sungguh saya telah beramal, apakah ganjaranku?.”

Kemudian Allah SWT mengirimkan wahyu, “Aku ampuni engkau atas dosa-dosamu.” Nabi Adam AS berkata, “Wahai Tuhanku, juga untuk anak-cucu keturunaku?”

Allah SWT membalasnya, “Wahai Adam, siapa saja di antara keturunanmu nan datang ke tempat ini mengakui dosa-dosanya, bertobat sebagaimana engkau bertobat, dan memohon ampun, niscaya Aku ampuni.” 

Sebelum Ka’bah dibangun di bumi, terdapat Ka’bah satu lagi nan berada di langit, lebih tepatnya berada di bawah Arsy’ nan berjulukan Baitul Makmur. Baitul Makmur dipenuhi oleh para malaikat nan melakukan tawaf setiap hari. Bahkan Nabi Muhammad SAW ketika peristiwa Isra’ Miraj pernah memandang Baitul Makmur seperti nan tertulis pada Hadits Riwayat Bukhar dan Muslim nan berbunyi,

“Lalu saya memandang Baitul Makmur. Akupun bertanya kepada Jibril. Ia menjawab:“Ini adalah Baitul Makmur, setiap hari tempat ini dikunjungi oleh 70.000 Malaikat untuk melakukan shalat di sana. Setelah mereka keluar, mereka tidak bakal kembali lagi ke tempat ini.” 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam