Kisah Perpindahan Kiblat Dari Masjid Al Aqsa Ke Masjidil Haram

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Masjid Kubah Batu di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem saat salat Jumat, saat banyak Muslim Palestina salat di luar setelah ditolak masuk, Jumat, (23/2/2024).

KINCAIMEDIA,JAKARTA – Majid Al Aqsa merupakan masjid tertua kedua setelah Masjidil Haram nan terletak di Kawasan Kota Tua Yerusalem. Masjid Al Aqsa merupakan kiblat umat islam pertama kali nan juga dikenal dengan nama Baitul Maqdis. Kiblat pertama umat Islam ini bertindak sebelum Nabi Muhammad SAW diperintahkan Allah SWT untuk memindahkan kiblat dari Masjid Al Aqsa ke Masjidil Haram sampai saat ini.

“Sejak hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad SAW selalu menghadapkan mukanya ke Masjid Al Aqsa saat mengerjakan shalat hingga kurang lebih 16 bulan lamanya. Selama itu, Nabi Muhammad SAW sering mengharap mudah-mudahan Allah SWT menyuruh untuk mengharapkan kembali kiblat ke Baitullah (Ka'bah),” dikutip dari kitab karya Moenawar Khalil nan berjudul Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, Senin (4/3/2024).

Pada suatu hari Nabi Muhammad SAW berbincang kepada malaikat Jibril bahwa dia selalu memohon kepada Allah SWT untuk memalingkan wajahnya dari kiblat kaum Yahudi dan Jibril memberi saran untuk tetap terus memohon saja kepada Allah SWT. Setelah itu, setiap Nabi Muhammad SAW mengerjakan shalat dia selalu meengarahkan wajahnya ke langit sembari memohon kepada Allah SWT agar dapat memindahkan kiblat shalat kaum Muslimin dari kiblat kaum Yahudi.

Hingga pada suatu waktu saat Nabi Muhammad SAW mengerjakan shalat dan sedang rukuk, tiba-tiba Allah SWT menurunkan wahyu Surah Al Baqarah ayat 144 kepada Nabi Muhammad SAW,

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَاۤءِۚ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰىهَا ۖ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ

Artinya: "Sungguh, Kami memandang wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti bakal Kami palingkan engkau ke kiblat nan engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Di mana pun Anda sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang nan diberi kitab betul-betul mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidil Haram) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa nan mereka kerjakan."

Setelah terjadinya perubahan kiblat untuk mengerjakan shalat bagi umat Islam, timbul beragam hinaan dan cercaan dari kaum Yahudi di Madinah.

Moenawar Khalil dalam tarikh-nya menjelaskan, hinaan kaum Yahudi dan kaum musyrikin itu sesungguhnya memang suatu tuduhan dari mereka nan sengaja hendak menghina Nabi Muhammad SAW. Karena itulah Allah SWT menurunkan wahyu Surah Al Baqarah ayat 143. Dengan demikian, kiblat umat Islam nan pertama kali adalah Masjid Al Aqsa alias Baitul Maqdis. Perpindahan kiblat ke arah Ka'bah di Masjidil Haram sesungguhnya merupakan perintah Allah SWT nan diturunkan melalui wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Kincaimedia, Klik di Sini

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam