Kuali Jadul Di Dapur Sudah Hitam Berkerak? Ini Cara Mengembalikan Kilaunya Tanpa Disikat Kuat

Oct 28, 2025 09:00 AM - 5 bulan yang lalu 175924
Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Kincai Media - Kuali dan wajan adalah dua perangkat masak yang paling sering jadi jagoan di dapur, baik untuk menumis, menggoreng, alias memasak hidangan berkuah. Sekilas keduanya tampak mirip, tapi sebenarnya punya perbedaan yang cukup mencolok dari corak dan fungsinya. Banyak orang apalagi punya keduanya di rumah lantaran masing-masing punya kelebihan tersendiri saat digunakan.

Wajan umumnya berukuran lebih mini dan bagian dasarnya tidak terlalu cekung. Bentuknya yang ringan membuatnya lebih praktis digunakan untuk menggoreng sigap alias menumis bahan makanan dalam porsi sedikit. Sedangkan kuali, terutama yang model lama, justru punya ukuran besar dengan dasar yang sangat cekung sehingga cocok untuk memasak dalam jumlah banyak, seperti rendang alias sambal goreng.

Sayangnya, di kembali ukurannya yang besar dan tampak kokoh, kuali justru lebih rentan gosong jika terbuat dari bahan stainless steel yang tipis. Panas dari kompor mudah menyebar tidak merata dan membikin bagian bawah masakan sigap hangus. Karena itu, banyak orang sering jengkel saat memandang kuali jadi kehitaman padahal baru saja digunakan untuk memasak.

Namun tak perlu khawatir, kuali yang hitam berkerak sekalipun bisa dibersihkan agar kuali bisa mengilap lagi. Berikut tutorialnya yang telah BrilioFood rangkum dari FB Marina Balingi pada Sabtu (24/10).

Cara mengembalikan kilau kuali yang berkerak.

1. Taburkan baking soda dan sabun cuci piring.

Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Langkah pertama untuk mengembalikan kilau kuali yang berkerak adalah dengan menaburkan baking soda ke seluruh permukaan bagian dalamnya. Setelah itu, tambahkan sabun cuci piring cair secukupnya agar bisa membantu melunakkan lemak dan kerak yang menempel. Campuran keduanya bakal bereaksi lembut dan mulai mengangkat noda gosong yang menumpuk.

2. Tutup dengan tisu dan siram cuka di atasnya.

Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Setelah meratakan baking soda dan sabun cuci piring, tutupi bagian yang kotor dengan tisu dapur. Lalu siram tisunya dengan cuka hingga seluruh permukaan tertutup lembap. Proses ini bakal membantu melarutkan kerak membandel lantaran reaksi antara cuka dan baking soda menghasilkan pengaruh gelembung yang kuat untuk membersihkan.

3. Diamkan selama 15 menit lampau angkat tisunya.

Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Biarkan kuali dalam kondisi tertutup tisu basah selama kurang lebih 15 menit. Waktu ini diperlukan agar cairan betul-betul meresap dan melunakkan kerak yang menempel di permukaan. Setelah itu, angkat tisunya secara perlahan, dan Anda bakal memandang sebagian noda gosong sudah mulai terangkat.

4. Taburkan garam dan gesek dengan sabut kawat.

Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Langkah berikutnya adalah menaburkan garam kasar di atas permukaan kuali yang sudah dibersihkan dari tisu. Garam berfaedah sebagai scrub alami yang membantu mengikis kerak tanpa merusak permukaan kuali. Gunakan sabut kawat alias sikat logam, lampau gesek perlahan hingga noda kehitaman betul-betul terangkat.

5. Bilas kuali hingga bersih dengan air mengalir.

Kuali jadul di dapur sudah hitam berkerak? Ini langkah mengembalikan kilaunya tanpa disikat kuat

foto: Facebook/Marina Balingi

Setelah semua kerak terangkat, bilas kuali menggunakan air mengalir sembari digosok ringan agar sisa garam dan sabun betul-betul hilang. Pastikan tidak ada residu yang tertinggal agar permukaannya kembali lembut dan berkilau. Jika mau hasil lebih maksimal, keringkan dengan kain lembut agar tidak muncul bercak air setelahnya.

Pertanyaan yang kerap diajukan seputar langkah merawat wajan kuali.

Merawat wajan dan kuali bukan hanya soal mencucinya setelah dipakai. Tapi juga tentang gimana menjaga bahannya agar tidak sigap rusak, berkarat, alias gosong meski sering digunakan.

1. Kenapa wajan dan kuali baru sebaiknya tidak langsung dipakai masak?

Wajan dan kuali baru biasanya tetap dilapisi minyak alias bahan pelindung pabrik yang bisa memengaruhi rasa makanan. Sebaiknya, cuci dulu dengan air hangat dan sabun, lampau panaskan sejenak dengan sedikit minyak agar lapisannya netral. Langkah ini juga membantu "membuka pori" permukaan logam agar lebih tahan lama.

2. Apa penyebab wajan sigap gosong padahal baru dibersihkan?

Biasanya lantaran ada sisa minyak alias sabun yang belum betul-betul bersih saat dicuci. Saat dipanaskan, sisa tersebut terbakar dan menimbulkan noda gosong di bagian bawah wajan. Jadi krusial untuk selalu membilas sampai betul-betul tidak licin sebelum digunakan lagi.

3. Bolehkah mencuci wajan saat tetap panas?

Sebaiknya jangan, lantaran perubahan suhu mendadak bisa bikin logam melengkung alias retak halus. Tunggu beberapa menit sampai wajan agak dingin baru bilas dengan air hangat. Cara ini juga mencegah cipratan air panas yang bisa berbahaya.

4. Bagaimana langkah mencegah wajan berkarat?

Pastikan wajan betul-betul kering setelah dicuci, lantaran air yang tertinggal jadi pemicu karat paling umum. Kamu juga bisa mengoleskan sedikit minyak goreng ke permukaannya sebelum disimpan. Trik ini cocok terutama untuk wajan besi alias baja karbon.

5. Apakah boleh menggosok wajan dengan kawat setiap kali mencuci?

Tidak disarankan untuk dilakukan setiap kali, lantaran bisa mengikis lapisan pelindung alias anti lengketnya. Gunakan sabut lembut dan sabun cuci piring untuk pembersihan harian, dan simpan kawat gesek hanya untuk kerak yang membandel. Dengan langkah ini, wajan bisa tetap awet meski dipakai bertahun-tahun.

(brl/lea)

Selengkapnya