Kunci Bahagia Menurut Islam Ini Diungkap Sains Psikologi Modern  

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA – Kebahagiaan adalah salah satu perihal nan paling sering dibicarakan oleh khalayak pada belakangan ini. Tidak merasa senang memang kerap dialami banyak orang, faktornya bisa terjadi lantaran banyak perihal antara lain mulai dari pekerjaan, pendapatan, alias apalagi pasangan. 

Padahal dalam aliran Islam, manusia memang diciptakan Allah SWT dengan talenta dan tujuan akhir kebahagiaan, bukan kesengsaraan. Meski memang, Allah SWT menyelipkan ujian dalam beragam bentuk, baik itu duka alias derita hingga manusia seolah merasakan kesengsaran.

Pengajar tasawuf, Haidar Bagir, dalam bukunya berjudul Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan mengungkapkan, talenta manusia untuk berbahagia itu nyatanya juga dibenarkan oleh ilmu jiwa modern semisal Freudianisme.

Meski jika hendak disejajarkan, aliran Islam justru lebih sejalan dengan muatan ilmu jiwa positif.

Bahwa dalam aliran Islam dipercaya bahwa manusia memang lah berbakat untuk berbahagia. Dan tugas ilmu jiwa hanya lah mencuatkan talenta berbahagia itu. 

Dalam kitab ini dijelaskan bahwa aliran Islam bertumpu pada kasih sayang Allah SWT. Kebahagiaan berangkaian erat dengan kesiapan alias kesedihan—sebutlah kemauan—untuk berbahagia. Untuk berbahagia, manusia kudu bersiap sedia melaksanakan kebahagiaan itu. Atau bahasa simpelnya, mau bahagia.

Mau berbahagia bisa diperoleh dengan modal mempunyai sikap mental hati nan berbahagia dan mengembangkan prasangka baik ke manusia maupun Allah SWT. Berprasangka baik kepada kehidupan nan diberikan Allah SWT pun juga menjadi bagian dari modal tersebut.

Percaya lah bahwa kehidupan ini dirancang Allah SWT dalam corak kebaikan, nan lahir dari kecintaan-Nya kepada makhluk-Nya. Maka jelas lah sudah andaikan disorot dari kacamata positif, maka kehidupan ini tak mempunyai sifat lain selain kebaikan.

Apabila kesulitan alias kesusahan hidup menghampiri, percaya lah bahwa itu adalah corak dari pada kebaikan, hanya saja dia disamarkan. Bahwa sesungguhnya apa-apa nan tampak dari kesulitan, pada hakikatnya hanyalah pembuka jalan bagi kebaikan nan lebih tinggi.

Doa agar bahagia

Doa agar mendapatkan kebahagiaan ini berasal dari Alquran Surat Al Baqarah ayat 201. Doa ini dikenal dengan nama angan sapu jagad. Berikut lafaznya: 

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Robbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qinaa adzabannar."

Yang artinya, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di bumi dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari balasan neraka."

 Anjuran berdoa

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam