Makna Asmaul Husna Ash Shabur: Bersabar Dan Tidak Bergantung Pada Manusia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Seorang penduduk muslim di Masjid Asmaul Husna, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Grand Syekh Al-Azhar Mesir Ahmed Al Tayeb menyampaikan, ketika seorang Muslim mendapatkan kerugian alias malapetaka dari sesuatu, maka sungguh itu berasal dari Allah, bukan dari manusia. Ini dia jelaskan dalam program Al-Imam Al-Tayeb, sebagaimana dilansir laman Masrawy.

"Jika nan memberikan kerugian adalah Allah dan bukan orang lain, maka nan memberi faedah juga adalah Allah. Ini merupakan bukti dari tauhid dan kepercayaan bahwa Dia-lah satu-satunya nan memberi mudharat dan manfaat," tuturnya.

Dia menjelaskan, faedah dan mudharat itu berasal dari Allah Ta'ala, dan tidak ada seorang pun nan dapat memberi faedah alias mudharat kepada orang lain. Dia menyinggung soal adanya beberapa orang nan percaya bahwa kawan mereka alias pemimpin di tempat kerja dapat merugikan alias memberi faedah kepada mereka.

"Padahal kenyataannya semuanya berada di tangan Allah Ta'ala, dan pemimpin alias kawan adalah karena dalam terwujudnya takdir, baik dalam corak mudharat maupun manfaat," katanya.

Ada sebab-sebab adanya faedah dan mudharat. Para ustadz termasuk Imam Al-Ghazali telah mengangkat perbincangan tentang sebab-sebab dan penyebabnya, untuk membuktikan apakah karena tersebut mempunyai peran atas terjadinya penyebab itu, alias apakah karena tersebut hanyalah sarana nan ditentukan oleh perintah ilahi.

Sebagai contoh, ketika api menyentuh kapas...

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam