Manajemen Berbasis Sekolah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Untuk membangun bangsa nan kuat, dibutuhkan pendidikan nan tinggi untuk seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu perlu dibuat manajemen sekolah, agar pendidikan menjadi merata.

Mengapa sekolah perlu dibuat manajemennya?

Singkatnya, dengan membikin manajemen nan tepat. Kita bisa meningkatkan kualitas sekolah dengan terstruktur dan mudah diduplikasi di banyak daerah.

Apa nan dimaksud dengan manajemen sekolah?

definisi manajemen sekolah

Manajemen adalah langkah untuk mengatur sesuatu, agar sasaran nan diingkan tercapai.

Sekolah adalah lembaga alias tempat untuk aktivitas belajar mengajar.

Manajemen sekolah adalah proses membikin rancangan sekolah dengan pendekatan politik, memberikan kewenangan lebih kepada kepala sekolah, meningkatkan partisipasi masyarakat umum untuk meningkatkan mutu sekolah, pembimbing dan siswa.

Dari arti diatas, dengan manajemen sekolah pengambilan keputusan dibuat oleh pejabat tingkat lokal.

Apa tujuan dibuat manajemen sekolah?

tujuan manajemen sekolah

Manajemen sekolah dibuat untuk meningkatkan efisiensi dalam perihal pengelolaan dan meningkatkan relevansi kurikulum pendidikan di sekolah dengan nan ada di lapangan.

Jadi, dengan keputusan kebijakan diambil di tingkat lokal. Maka keputusan bisa diambil lebih sigap dan sesuai dengan keadaan di lapangan.

Berikut tujuan lain manajemen sekolah:

  • Meningkatkan efisiensi dan partisipasi masyarakat untuk kemajuan sekolah,
  • Pengelolaan kelas dan sekolah lebih fleksibel,
  • Meningkatkan peran wali siswa untuk peningkatan mutu sekolah,
  • Adanya pemerataan pendidikan lebih cepat,
  • Mutu pendidikan meningkat dengan kemandirian sekolah,
  • Adanya kejuaraan sehat antar sekolah mengenai mutu dan kualitas.

Apa kegunaan manajemen sekolah?

fungsi manajemen sekolah

Dengan adanya manajemen sekolah maka ada kebebasan serta kekuasaan untuk mengatur sekolah nan menjadi tanggungjawabnya.

Pengelolaan laboratorium, kelas, kurikulum, siswa bisa dilakukan di sekolah.

Peningkatan mutu sekolah ini juga dipengaruhi oleh kesejahteraan pembimbing nan mengajar, sehingga bisa membikin penemuan dalam aktivitas belajar mengajar.

Selain itu, fungsi manajemen sekolah lain ialah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan tujuan agar lebih transparan, akuntabel, deomkratis, dan egaliter.

Apa saja prinsip-prinsip dalam manajemen sekolah?

prinsip manajemen sekolah

Dalam teorinya, ada empat prinsip manajemen sekolah nan kudu dipenuhi. Yaitu:

1. Principle of Equifinality / Prinsip Ekuifinalitas

Fleksibelitas pengelolaan menjadi kunci.

Karena, untuk mencapai satu tujuan ada banyak langkah nan bisa dilakukan. Seperti pepatan “ada banyak jalan menuju Roma”.

Untuk menghasilkan nomor 10 bisa 1+9, 8+2, 12-2, dll. Ada tidak terhingga langkah nan bisa dilakukan. Sehingga, tidak perlu konsentrasi hanya pada satu langkah saja.

2. Principle of Decentralization / Prinsip Desentralisasi

Ini sesuai dengan prinsip nan pertama.

Dengan langkah desentralisasi, keputusan bisa diambil di tingkat lokal. Sehingga keputusannya sangat elastis dan bisa beda-beda tiap wilayah tergantung masalah dan pejabat nan menanganinya.

3. Principle of Self-Managing System / Prinsip Sistem Pengelolaan Mandiri

Sekolah bisa menyelesaikan masalahnya sendiri ketika sudah mendapatkan mandat alias kewenangan dari lembaga nan ada diatasnya.

Dengan langkah ini, sekolah bisa lebih sigap berkembang.

4. Principle of Human Initiative / Prinsip Inisiatif Manusia

Dengan peningkatan kualitas pendidikan, maka diharapkan ada peningkatan partisipasi masyarakat sekitar nan lebih luas.

Hal ini bermaksud untuk peningkatan mutu dan kualitas sekolah menjadi lebih baik.

Apa saja ciri-ciri manajemen sekolah?

karakteristik manajemen sekolah

Ada karakter unik manajemen sekolah, yaitu:

1. Guru diberdayakan dengan optimal

Guru adalah posisi paling krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah.

Dengan pemberdayaan pembimbing nan optimal, penghasilan dibayar dengan layak, maka pembimbing bisa berkonsentrasi meningkatkan mutu pendidikan dan langkah mengajarnya.

2. Otonomi manajemen sekolah

Berdasarkan prinsip dan kegunaan manajemen sekolah diatas, adanya manajemen sekolah maka tiap sekolah diberi kewenangan untuk mengatur dan menyelesaikan sendiri masalahnya.

3. Sistem desentralisasi

Kepala sekolah diberi kewenangan besar untuk mengembangkan sekolahnya, dengan langkah membangun hubungan dengan banyak organisasi pendidikan, agar kegunaan dan tugas pokok-pokok pendidikan dalam pengelolaan sekolah bisa tercapai.

4. Ada keragamaan penggajian guru

Dengan pendekatan prestasi atau merit system dalam memberikan penghasilan dan peningkatan kesejahteraan lainnya.

5. Marketing sekolah lebih kompetitif

Salah satu tugas pokok sekolah adalah bisa menawarkan jasa pendidikan nan berbobot kepada masyarakat.

Sekian pembahasan mengenai manajemen sekolah. Semoga bermanfaat!

Sumber:

  • http://repository.radenintan.ac.id/144/5/Bab_II.pdf

Post Views: 5,742

Selengkapnya
Sumber Bisnis dan Manajemen
Bisnis dan Manajemen