Manajemen Bisnis

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Bisnis adalah aktivitas untuk menjual peralatan alias jasa untuk mendapatkan uang. Seorang pebisnis bisa mendapatkan duit nan tidak terbatas jumlahnya.

Jika bisnismu tepat, Anda bisa mendapatkan duit ratusan juta dalam sekali deal. Beda dengan jika menjadi karyawan, Anda hanya mendapatkan penghasilan bulanan nan telah ditetapkan.

Sedangkan bisnis, semakin banyak penjualan maka duit nan bisa Anda dapatkanpun juga semakin banyak.

Tapi, untuk membikin upaya nan maju dan stabil tentu memerlukan manajemen bisnis yang baik.

Apa itu Bisnis?

definisi kewirausahaandefinisi kewirausahaan

Kewirausahaan biasa disebut dengan wiraswasta, bisnis, membuka usaha, dll. Jadi, semua kata itu mempunyai makna nan sama.

Bisnis adalah proses mengelola untuk menciptakan sesuatu nan baru, dengan menggunakan modal baik waktu, tenaga ataupun duit beserta resiko nan mungkin bakal terjadi dengan tujuan untuk mencapai kepuasan, untung serta kebebasan pribadi.

Letak tujuan upaya nan paling utama adalah kebebasan pribadi. Jika upaya Anda stabil, Anda punya kebebasan finansian dan waktu.

Sehingga, Anda bisa lebih punya banyak waktu untuk berekspresi dan bermain dengan keluarga

Apa itu manajemen bisnis?

manajemen upaya bisnismanajemen upaya bisnis

Manajemen adalah aktivitas mengatur orang lain untuk mencapai goal nan sama.

Pengertian manajemen bisnis adalah aktivitas membikin perencanaan, mengatur, mengerjakan dan mengevaluasi aktivitas upaya untuk mencapai goal tertentu.

Saya ulangi lagi, upaya tidak mungkin bisa sukses tanpa adanya manajemen nan baik di dalamnya.

Membuat perencanaan manajemen upaya (planning)

perencanaan kewirausahaanperencanaan kewirausahaan

Untuk membikin upaya maju, perlu dibuat rancangan manajemen nan benar. Hal ini dilakukan agar sasaran dan aktivitas harian menjadi terukur.

Semakin senior seorang pengusaha, maka semakin bagus dan kompleks manajemennya.

Rencana upaya adalah sebuah konsep tertulis ketika mau membangun bisnis, nan di dalamnya ada rincian usaha, seperti tujuan, visi misi, sasaran pasar, produk, dll.

Rancangan manajemen upaya dibuat berasas fungsi manajemen, yaitu:

  1. Menentukan goal nan mau dicapai,
  2. Membuat rancangan langkah dan aktivitas untuk mencapai goal tersebut,
  3. Membuat list sumber daya nan dimiliki, baik manusia maupun barang,
  4. Menetapkan benchmark nan menjadi referensi evaluasi

Apa saja perencanaan dalam manajemen pemasaran bisnis?

strategi kewirausahaanstrategi kewirausahaan

Manajemen kewirausahaan ini menyangkut dengan lingkungan internal jadi bakal menyangkut keahlian internal serta eksternal agar dapat bersaing dengan menggunakan keputusan nan strategis.

Berikut 4 strategi nan sering digunakan oleh wirausaha:

1. Membuat new market

Berada dipasar pertama dengan produk baru (membuat trend dan pasar nan baru, biasanya berkarakter monopoli dan absolut)

Untuk strategi ini saring digunakan bakal tetapi banyak resiko. Bila sukses tinggal mempertahankan kepemimpinan pasar.

Contoh: Google di search engine, Android di sistem operasi Smartphopne.

2. Membuat produk baru di pasar nan belum terlayani dengan baik

Strategi kedua, kreatifitas digunakan untuk dapat menangkap kesempatan nan ada.

Bisanya banyak imitator (orang nan membikin produk imitasi / bajakan) nan hanya memperbaiki produk nan sudah ada agar punya nilai nan lebih.

Contoh: Inovasi kopi kekinian nan sedang menjamur, seperti kopi kenangan.

3. Fokus produk pada segmen pasar mini namun dapat memperkuat (UMKM)

Ketiga, strategi ini biasanya digunakan pada perusahaan nan berbasis pada inovasi. nan bakal dilakukan perusahaan tersebut adalah mengubah produk nan sudah ada.

4. Mengubah produk serta pasar / industri

Cara terakhir ialah mengubah pasar nan telah ada. Contoh paling real seperti kehadiran iPod dan iTunes milik Apple nan mengubah langkah orang mendengarkan musik menjadi digital.

Jika perusahaan tetap berkembang, berikut tips strateginya:

  1. Jika perusahaan produk, apakah porduk nan diinginkan konsumen? Perubahan kebutuhan dapat ditentukan tidak?
  2. Strategi nan menyangkut penetrasi serta ekspansi pasar, diversifikasi produk, integrasi regional alias ekspansi usaha
  3. Strategi agar dapat memodifikasi staregi nan sudah ada agar dapat menghadapi persaingan
  4. Penentuan nilai dalam jangka pendek alias panjang
  5. Interaksi perusahaan dengan masyarakat luas
  6. Pengaruh pertumbuhan mempengaruhi masalah likuiditas.
  7. Kemampuan untuk memperoleh investor
  8. Analisis Sumber Daya Manusia
  9. Analisis pesaing nan baik

Karakteristik apa nan kudu dimiliki seorang pebisnis?

prinsip kewirausahaanprinsip kewirausahaan

Orang nan melakukan upaya disebut wiraswasta, wirausahawan, pebisnis alias pengusaha.

Sebagai seorang pebisnis kudu mempunyai sikap “tampil beda”, dan tak pernah terpanguruh wirausahawan lain, dan tidak ikut-ikutan meegejar trend nan ada.

Berikut ini sikap nan diperlukan dalam wirausaha.

1. Sikap Mental

Jangan takut gagal, dan jangan sombong jika berhasil. Dan juga jangan mudah terpengaruh oleh trend nan ada buatlah trend sendiri.

Tapi, jika dirasa trend itu positif maka ikutilah trend tersebut. Seperti trend digital saat ini.

2. Kepemimpinan

Manajemen itu seni untuk mengatur orang lain, dalam perihal ini pengusaha bakal otomatis menjadi ketua dari perusahaan nan didirikan.

Pedoman seorang pemimpin ini adalah “perlakukanlah orang lain sebagaimana wirausahawan mau diperlakukan.” Jadilah seorang leader jangan hanya seorang boss nan suka menyuruh.

3. Ketrampilan

Pada saat awal mendirikan perusahaan, seorang pengusaha dituntut bisa melakukan apapun. Makannya plesetan CEO adalah chief everithing officer.

Seorang pengusaha kudu bisa membikin laporan keuangan, memikirkan pengembangan produk hingga ke pemasaran.

4. Semangat untuk berprestasi

Prestasi ini relatif, untuk itu perlu ditentukan parameter prestasi. Misal, jika sudah mendapatkan income sebulan Rp 1 milyar maka bisa dikatakan suatu prestasi.

Mengapa prestasi kudu ditentukan? Karena, jika hidup tidak punya tujuan maka kita jadi tidak punya semangat hidup. Alias “hidup segan, meninggal tak mau”.

5. Sikap dewasa dan tanggung jawab

Dalam perjalanannya upaya tidak mungkin selalu lancar, apalagi disaat masa Covid-19 dimana banyak lini upaya nan hancur lebur, terutama pariwisata.

Untuk itu perlu sikap dewasa untuk menghadapi situasi tersebut. Sikap ini seperti bisa bersikap tenang dan bisa mencari solusi untuk persoalan nan ada.

6. Sikap terhadap uang

Uang memang tujuan kita berbisnis, tapi jangan jadikan duit menjadi Tuhan nan baru.

Cukup tempatkan duit menjadi sarana perangkat tukar untuk mencukupi kebutuhan hidup, dan jangan lupa untuk selalu berbagi ke sesama.

7. Punya dedikasi (pengabdian)

Jika pengusaha tidak punya dedikasi penuh ke usahanya sendiri, maka bisa dipastikan perusahaannya tidak bakal bisa memperkuat lama.

Untuk itu, perlu adanya pengabdian penuh baik saat suka maupun duka, agar upaya tetap bisa bertahan.

Itu tadi adalah sedikit ulasan singkat tentang manajemen bisnis, nan terpenting adalah atur upaya Anda dengan rapi agar tidak semrawut.

Artinya adalah, upaya itu berkarakter bergerak dan fleksibel. Jangan gunakan aturan-aturan baku nan ada, tetapi pahami model upaya apa nan Anda tekuni.

Kemudian tentukan dan temukan sendiri langkah manajemen nan efektif dan terapkan di upaya Anda.

Ilmu manajemen ini sangat penting, lantaran manajemen ini seperti jantung dari perusahaan. Jika manajemennya tidak kuat dan kokoh maka perusahaan bakal ambruk dalam waktu singkat.

Post Views: 9,874

Selengkapnya
Sumber Bisnis dan Manajemen
Bisnis dan Manajemen