Manfaat Talas untuk Kesehatan, Bisa Jadi Pilihan Camilan Sehat

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 507x dilihat
Manfaat Talas untuk Kesehatan, Bisa Jadi Pilihan Camilan Sehat

Bagikan Postingan

Manfaat Talas untuk Kesehatan, Bisa Jadi Pilihan Camilan Sehat/Foto: Pexels.com/ Daniel Dan

Beauties, talas bukan cuma bahan makanan tradisional yang enak diolah menjadi camilan maupun hidangan manis, tetapi juga memiliki kandungan nutrisi yang menarik untuk mendukung kesehatan tubuh sehari-hari.

Umbi yang memiliki tekstur halus dan rasa sedikit manis ini hamil serat, kalium, magnesium, vitamin C, vitamin E, serta beragam mineral krusial yang membuatnya layak menjadi bagiankecil dari pola makan seimbang.

Menariknya, talas juga hamil pati resisten yang tidak gampang dicerna tubuh sehingga dapat memberikan sejumlah khasiat tambahan, terutama untuk pencernaan dan pengelolaan gula darah. Nah, statis ada banyak lagi khasiat mengonsumsi umbi talas untuk kesehatan, seperti yang dilansir dari Vinmec berikut ini. 

1. Membantu Mengontrol Gula Darah

Membantu Mengontrol Gula Darah/Foto: Pexels.com/ Daniel Dan

Talas hamil serat yang membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Kondisi ini dapat membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Selain itu, talas juga hamil pati resisten.

Pati resisten tidak gampang dicerna oleh tubuh. Karena itu, jenis pati ini tidak menaikkan gula darah seperti karbohidrat yang gampang dicerna. Kombinasi serat dan pati resisten membikin talas menarik sebagai sumber karbohidrat.

Namun, Beauties statis perlu memperhatikan porsinya. Talas statis merupakan makanan bertepung. Jadi, pengolahannya dan jumlah yang dikonsumsi statis krusial dalam pola makan sehari-hari.

2. Berpotensi Mendukung Kesehatan Jantung

Berpotensi Mendukung Kesehatan Jantung/Foto: Pexels.com/ Piya Nimityongskul

Kandungan serat dalam talas juga dikaitkan dengan kesehatan jantung. Asupan serat yang lebih tinggi berhubungan dengan konsekuensi pandemi jantung yang lebih rendah. Talas juga hamil pati resisten yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Dalam satu porsi sekitar 132 gram talas matang, terdapat lebih dari 6 gram serat. Jumlah ini terlebihlagi lebih dari dua kali lipat serat dalam porsi kentang yang setara. Artinya, talas bisa menjadi salah satu ragam sumber serat.

Meski begitu, khasiat tersebut bukan berarti talas dapat menggantikan pola makan sehat secara keseluruhan. Beauties statis perlu mengombinasikannya dengan sayur, buah, protein, dan sumber lemak sehat. Variasi makanan statis menjadi kunci.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Mendukung Kesehatan Pencernaan/Foto: Pixabay.com/ varintorn

Serat dan pati resisten dalam talas juga dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Keduanya dapat mencapai usus besar dan menjadi makanan bagi mikroba baik. Proses tersebut kemudian menghasilkan asam lemak rantai pendek.

Asam lemak rantai singkat dapat membantu memberi nutrisi pada sel yang melapisi usus. Dengan begitu, asupan talas berpotensi mendukung lingkungan pencernaan yang lebih sehat. Kandungan seratnya juga membikin talas menarik untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Buat Beauties yang sedang memperbanyak makanan berserat, talas bisa menjadi pilihan yang gampang ditemukan. Talas dapat dikukus maupun dimasukkan ke dalam sup dan hidangan lainnya. Pilih pengolahan yang tidak terlalu banyak tambahan gula maupun minyak.

4. Membantu Mengelola Berat Badan Tetap Ideal

Membantu Mengelola Berat Badan Tetap Ideal/Foto: Freepik.com/ Jcomp

Talas memiliki kandungan serat yang cukup tinggi untuk ukuran satu porsi. Serat dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertetap lebih lama. Hal ini berpotensi membantu mengurangi asupan kalori secara berlebihan.

Pati resisten dalam talas juga disebut memiliki efek serupa. Beberapa riset memberitahu kaitan pati resisten dengan konsumsi kalori dan kadar insulin setelah makan. Namun, sebagian bukti tersebut berasal dari riset tertentu pada manusia dan hewan.

5. Mencegah Kanker

Mencegah Kanker/Foto: Pexels.com/ Abdus Salam

Umbi talas hamil senyawa nabati yang disebut polifenol yang memberikan beragam khasiat kesehatan, termasuk kapasitas untuk mengurangi konsekuensi kanker. Polifenol utama yang ditemukan dalam umbi talas adalah kuersetin, senyawa yang juga banyak terkandung dalam bawang bombay, apel, dan teh.

Penelitian pada tabung reaksi dan fauna memberitahu bahwa kuersetin dapat memicu penghancuran sel kanker serta memperlambat pertumbuhan beberapa jenis kanker. Senyawa ini juga merupakan antioksidan kuat yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sebuah riset pada tabung reaksi menemukan bahwa ekstrak talas dapat menghentikan penyebaran beberapa jenis sel kanker payudara dan prostat, namun belum ada riset yang dilakukan pada manusia.

6. Kaya Nutrisi Penting

Kaya Nutrisi Penting/Foto: Freepik.com/ Jcomp

Selain serat, talas hamil sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Dalam 132 gram talas matang terdapat vitamin B6, vitamin E, vitamin C, kalium, magnesium, mangan, tembaga, dan fosfor. Kandungan tersebut membikin talas lebih dari sekadar sumber karbohidrat.

Vitamin dan mineral memiliki beragam peran dalam menjaga fungsi tubuh. Karena itu, memasukkan sumber pangan yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Talas bisa menjadi salah satu ragam sumber nutrisi tersebut.

Beauties bisa mengolah talas menjadi makanan yang sederhana. Talas kukus, talas tumbuk, sup, maupun pancake talas dapat menjadi beberapa pilihan. Pilih metode pengolahan sesuai kebutuhan dan selera.

7. Mudah Diolah Menjadi Beragam Hidangan

Mudah Diolah Menjadi Beragam Hidangan/Foto: Freepik.com/Jcomp

Talas memiliki tekstur berpati dan rasa sedikit manis sehingga cukup elastis untuk beragam menu. Talas dapat dikukus, ditumbuk, dibuat pancake, dimasukkan ke sup, hingga diolah menjadi makanan panggang.

Talas dapat menjadi alternatif ketika mau mencoba sumber karbohidrat yang berbeda dari nasi maupun kentang. Kamu juga bisa menyesuaikan pengolahannya dengan kebutuhan. Namun, jangan mengonsumsi talas dalam kondisi mentah. Masak talas hingga benar-benar matang untuk mengurangi konsekuensi sensasi gatal maupun terbakar pada mulut akibat kandungan oksalat dan protease.

Talas bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang menarik karena hamil serat, pati resisten, vitamin, dan mineral yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Meski begitu, khasiat tersebut akan lebih optimal jika talas dikonsumsi sebagai bagiankecil dari pola makan seimbang dan diolah dengan metode yang tepat, bukan dijadikan satu-satunya sumber nutrisi.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads