Mengapa Dianjurkan Menikahi Wanita Cantik?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA,JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk menikahi wanita dengan mempertimbangkan empat kriteria. Yakni hartanya, kecantikannya, keturunannya dan agamanya.

"Wanita itu dinikahi lantaran empat kriteria. Hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan agamanya. Maka nikahilah wanita lantaran agamanya. Sebab, perihal itu dapat menyelamatkanmu dari kebinasaan (lebih utama dan dapat menutupi kekurangannya)." (Diriwayatkan Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan rekomendasi Nabi Muhammad SAW untuk menikahi wanita nan cantik.

Ulama bergelar Hujjatul Islam Zainuddin al-Thusi itu dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa kecantikan seorang wanita mesti diupayakan. Sebab, perihal itu dapat memelihara seseorang dari perzinahan. Oleh lantaran itu, dibenarkan untuk memandang wanita nan hendak dinikahi. 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

إِذَا أَوْقَعَ اللَّهُ فِي نَفْسٍ أَحَدِكُمْ مِنَ امْرَأَةِ فَلْيَنْظُرْ إِلَيْهَا فَإِنَّهُ أَحْرَى أَنْ يُؤْدَمَ بَيْنَهُمَا.

"Apabila salah seorang dari kalian hendak menikahi seorang wanita, maka sebaiknya (sangat dianjurkan) dia melihatnya terlebih dahulu. Sebab, nan demikian itu bakal mempererat hubungan kasih sayang di antara keduanya setelah menikah." (Diriwayatkan Imam Ibnu Majah dengan sanad nan lemah (dha'if) dari hadits Ahmad bin Maslamah)

Rasulullah SAW juga bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian hendak menikahi wanita Anshar, maka sangat dianjurkan melihatnya terlebih dahulu. Sebab, ada suatu tanda pada mata mereka (kaum Anshar)." (Diriwayatkan Imam Muslim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

Ada pendapat nan mengatakan bahwa terselip warna kuning pada kedua bola mata mereka. Ada pula pendapat nan mengatakan bahwa kebanyakan mata kaum wanita Anshar agak juling. Ada pula pendapat nan mengatakan bahwa mata sebagian besar dari mereka berbentuk mengecil (sipit). Wallahu alam.

Al-A'masy Rahimahullah pernah mengatakan, "Sebuah pernikahan nan terjadi tanpa saling memandang terlebih dulu antara calon pengantin laki-laki dan wanita potensial berujung pada penderitaan."

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sebaik-baik wanita di antara kalian adalah istri shalihah nan jika dipandang membikin suaminya merasa senang, dan jika diperintah suaminya dia menaatinya, serta jika suaminya pergi dia menjaga kehormatan diri dan kekayaan suaminya." (Diriwayatkan Imam An-Nasa'i dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

Meski dalam perihal ini laki-laki dianjurkan untuk menikahi wanita nan cantik, namun Imam Al Ghazali mengingatkan sabda Nabi Muhammad SAW agar tidak menikahi wanita hanya lantaran kecantikannya.

"Siapa saja nan menikahi wanita hanya lantaran kecantikan dan hartanya, niscaya dia tidak bakal memperoleh kecantikan dan hartanya itu selamanya. Siapa saja nan menikahi wanita lantaran agamanya, niscaya Allah SWT bakal menganugerahkan kepadanya kecantikan serta kekayaan nan berlimpah." (Diriwayatkan Imam At-Thabrani dari hadits Anas bin Malik Radhiyallahu anhu)

Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan laki-laki untuk memilih kriteria kepercayaan atas calon istri. Sebab, istri nan sholehah bisa menjadi penolong dalam urusan menegakan patokan agama.

Wanita nan elok dan kaya jika tidak alim terhadap aliran kepercayaan Islam dan akhlaknya tidak baik, tentu malah bakal membinasakan. Karena itu, Nabi Muhammad SAW menegaskan perihal nan paling utama dipertimbangkan adalah kepercayaan dan adab wanita nan bakal dijadikan istri.  

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam