Menghibur Hati Yang Gundah Dan Sarananya

Oct 13, 2025 06:55 PM - 5 bulan yang lalu 189535

Kincai Media , MAKKAH -- Menghibur orang yang sedang dilanda kesedihan menjadi keharusan bagi orang yang ada di sekitarnya. Menghibur rupanya bukan  sekadar mengajaknya bicara, tetapi ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk menghibur hati yang sedih menurut Islam.  

Syekh Muhammad Sholeh al-Munajid dalam kitab "Menghibur Hati yang Gundah" menjelaskan sarana apa saja yang bisa menghibur seseorang yang hatinya sedang gundah. Berikut penjelasannya.:  

1. Membantu orang yang ditinggal orang yang disayangi 

Apabila ada seseorang yang sedang berduka lantaran ditinggal orang yang disayanginya, alangkah lebih baiknya seorang Muslim mengucapkan belasungkawa. Karena, kalimat yang lembut bagi orang yang tertimpa musibah bakal meneguhkan dirinya atas seizin Allah SAW dan menebalkan rasa sabarnya.  

2. Memberi dan menerima maaf 

Belajarlah untuk mudah menerima udzur atas kesalahan orang lain, lantaran perihal tersebut bisa sebagai sarana untuk menghibur hati. Seorang manusia pasti mempunyai kesempatan untuk melakukan salah manakala berinteraksi berbareng orang lain dan kafarahnya atas perbuatan tersebut adalah meminta maaf dan saling memaafkan.

3. Saling berganti dan memberi hadiah 

“Dari Anas RA, bahwasannya dia pernah memberi wejangan pada anak-anaknya: 'Duhai anakku, saling memberilah di antara kalian, sesungguhnya perihal tersebut bisa menumbuhkan rasa sayang di antara kalian'.” (HR Muslim)

4. Senyuman

Rasulullah SAW pernah bersabda: "Senyumanmu kepada saudaramu itu berbobot sedekah". HR at-Tirmidzi no: 1956. Dinyatakan shahih  al-Albani.  

Maksud hadits ini, bahwa menunjukan wajah yang ceria dihadapan saudaramu andaikan berjumpa dengannya, itu bakal diberi pahala sebagaimana halnya pahala ketika engkau bersedekah. Terlebih, buah lain yang bisa dipetik dari senyuman, ialah bisa menghibur hati dan menambah rasa cinta kepadanya.

5. Memenuhi kebutuhan orang lain 

Hakim bin Hazam mengatakan: 'Sekiranya pada pagi hari tidak saya jumpai didepan pintu rumahku orang yang memerlukan bantuan, melainkan pasti saya mengetahui bahwa itu merupakan musibah yang dengannya saya memohon kepada Allah agar diberi ganjaran atasnya'. (Siyar a'lam an-Nubala 3/51) 

6. Saling berkunjung 

Seperti mengunjungi orang yang sedang sakit, berjamu antarsaudara satu sama lain alias kepada orang lain bakal berakibat luar biasa. Saling mengunjungi dapat menghibur hati yang sedang gundah dan dapat menumbuhkan persaudaran dan kasih sayang.  

7. Memahami orang lain 

Semoga Allah SWT merahmati Syabib bin Syaibah tatkala mengatakan: 'Janganlah seseorang duduk pada jalan yang bukan jalannya, maka jika engkau mau berjumpa orang jahil dengan ilmu, orang yang main-main dengan fikih, orang pandir dengan penjelasan, maka perihal tersebut bisa menganggu kawan dudukmu'. (Adab al-Asrah hal: 47) 

8. Merahasiakan kebaikan dan jasanya tatkala menghibur hati yang gundah 

Adalah Qa'qa'a bin Syaur andaikan ada seseorang yang mencarinya, beliau duduk menemaninya. Lalu beliau memberi bagian dari hartanya, dan membantu urusannya, serta memberi syafa'at atas keperluannya. Kemudian orang tersebut pamitan sembari mengucapkan banyak terima kasih kepadanya. (Al-Kamil karya al-Mubarad 1/143.).  Dari sekian banyak sarana menghibur hati, manakah yang selama ini telah kita lakukan untuk menghibur seseorang dari kesedihannya?

sumber : Dok Republika

Selengkapnya