Mengungkap Perbedaan Hukuman Di Industri Kripto Antara Sbf Dan Changpeng Zhao

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Dua tokoh besar di bumi mata duit kripto, ialah Sam “SBF” Bankman-Fried dan Changpeng “CZ” Zhao, menghadapi masa balasan nan jelas jauh berbeda di Amerika Serikat. Sam Bankman-Fried, nan merupakan mantan CEO FTX dihadapkan dengan banyak tuduhan serius dan akhirnya diberikan balasan 25 tahun penjara. 

Pria dengan style rambut afro tersebut ditangkap pada November tahun 2022, dengan dakwaan melakukan penipuan terhadap penanammodal dan penyalahgunaan biaya para pelanggan. Proses norma dari SBF ini termasuk penahanan rumah, penahanan di penjara, dan persidangan selama enam minggu.

Sementara itu, Changpeng Zhao, mantan kepala Binance, hanya menghadapi satu tuduhan tentang kegagalannya menjalankan program anti pencucian duit nan efektif. 

Atas tuduhan tersebut, Zhao mengaku bersalah dan dihukum hanya empat bulan penjara. Dalam keputusan menganai hukuman, CZ tetap dibebaskan dengan agunan dan segera bakal menyerahkan diri untuk menjalani hukumannya.

Jika dilihat dari sini, perbedaan dalam balasan mereka ini menimbulkan banyak diskusi. Sam Bankman-Fried dan tim hukumnya selalu mengatakan bahwa dia berupaya melakukan apa nan dia pikir benar, meskipun di pengadilan terbukti dia melakukan kesalahan besar. Di sisi lain, Zhao mendapat support banyak orang nan menyatakan dia telah berkontribusi positif pada industri.

Kedua tokoh ini tidak bakal menjalani balasan di penjara nan sama, dan Sam Bankman-Fried mungkin tetap di New York selama proses bandingnya, sementara Zhao bakal menjalani balasan di akomodasi federal dengan tanggal nan bakal ditentukan.

Melansir dari cointelegraph.com, Bankman-Fried mungkin sudah berumur lima puluhan ketika dia bebas nanti, dan kemungkinan besar kekayaannya tidak sebanyak Zhao. Dari info nan dihimpun oleh Forbes, Zhao bakal bebas pada akhir tahun ini dengan kekayaan sekitar US$ 33 miliar.

Sementara itu, Terrence nan selaku Managing Director Swan Bitcoin beranggapan bahwa meski kejahatan Zhao tampak serius, kurangnya bukti konkret menyebabkan dia hanya dijerat dengan tuduhan ringan. 

“Zhao pun akhirnya mencapai kesepakatan pengakuan bersalah senilai $50 juta dengan Departemen Kehakiman,” kata Yang. 

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis