Semangat Kartini untuk tidak menyerah dalam berjuang menjadi warisan dan inspirasi berbobot bagi wanita Indonesia hingga sekarang. Salah satunya, lulusan program Bangkit 2023 ialah Roissyah Fernanda Khoiroh untuk terus maju mengejar cita-cita meski menghadapi banyak rintangan. 




Nanda lahir di Lumajang, Jawa Timur. Ayahnya bekerja sebagai pekerja nan bertanggung jawab untuk memuat dan menurunkan balok es. Sedangkan ibunya adalah seorang penjaga di sebuah kost-kostan. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Nanda mau menjadi kebanggaan orang tuanya dengan mempunyai karir menjanjikan.



Nanda berbareng family di Lumajang, Jawa Timur



Mendapati dirinya kudu menggunakan bangku roda dan sempat kesulitan mengikuti agenda waktu kuliah lantaran mobilitasnya terbatas, Nanda tidak patah semangat dan memutuskan pindah kampus nan menyediakan aktivitas perkuliahan secara online. Mengambil bidang Statistika di Universitas Terbuka, Nanda akhirnya menemukan kesukaan terhadap Machine Learning dan memandang kesempatan karir sebagai Data Analyst alias Data Scientist nan juga mendorongnya mengikuti program Bangkit.




“Program Bangkit menghadirkan pengalaman belajar nan komprehensif, baik keahlian teknis maupun soft skill hingga persiapan sertifikasi global. Kurikulum nan terstruktur membantu memahami Machine Learning dan gimana implementasinya di industri,” jelas Nanda.“Materi tentang Stress Management, Adaptability & Resilience juga melatih kami agar menjadi pribadi nan tangguh.”.




Sebagai salah satu lulusan terbaik program Bangkit dengan sertifikasi TensorFlow Developer, Nanda kerap mengikuti kejuaraan Machine Learning. Pengalamannya nan semakin luas di bagian info sukses membawanya bekerja sebagai Asisten Penelitian dan Pengembangan di Braincore.id, sebuah startup di Jakarta Barat nan menyediakan jasa konsultasi AI.



Nanda berbareng perwakilan dari Kemendikbud, Google Indonesia,

dan para lulusan Bangkit



“Ilmu dan pemahaman nan diajarkan di program Bangkit seperti tentang info preprocessing, model building, model evaluation dan optimization techniques membantu dalam menjalankan tugas. Apalagi ketika sedang berbincang dengan tim engineering. Selain itu, soft skill seperti langkah berkomunikasi secara efektif juga sangat terpakai di keseharian,” tambahnya. 




Walau sudah menjadi bagian dari tim Research and Development di Braincore.id dan banyak melakukan penelitian tentang penerapan AI dan Machine Learning. Namun, perjalanan untuk menjadi seorang Data Analyst baginya tetap jauh dan tidak bisa instan. Oleh lantaran itu, Nanda berkeinginan untuk terus mendalami pengetahuan dengan sering berbincang hingga memperluas skill seperti coding, business acumen, dan domain knowledge. 

 


“Konsistensi merupakan perihal nan penting, lantaran banyak perihal kudu dipersiapkan dan ditingkatkan. Tidak hanya keahlian teknis, namun juga mental. Proses tidak pernah mengingkari hasil,” ujar Nanda. “Sebagai wanita kita kudu percaya diri dan berani menetapkan goals dan action untuk menentukan langkah. Setidaknya ini nan kudu kita miliki agar orang lain bisa percaya dan percaya kepada kita,” tutupnya.




Jangan ketinggalan untuk raih mimpi bekerja di bagian teknologi, mulai dengan menambah pengetahuan dengan mengikuti training dari program Bangkit nan sudah dilengkapi dengan kurikulum AI. Google bakal membuka gelombang kedua pendaftaran Bangkit tahun ini untuk 4.500 siswa pada Juni mendatang. Pendaftaran tersebut bakal dimulai pada bulan Mei di sini.