Jakarta -
Setelah penantian panjang untuk bisa mempunyai anak artis sekaligus presenter Rianti Cartwright sekarang tengah menikmati perannya sebagai seorang ibu. Dikaruniai seorang putri pada 2020 setelah menjalani program mengandung di tahun 2019, Rianti mengaku sekarang konsentrasi menikmati setiap momen berbareng sang anak, meski perlahan mulai kembali ke bumi hiburan.
Rianti Cartwright menceritakan bahwa sejak awal menjadi ibu, dirinya memang memprioritaskan waktu untuk Si Kecil “Soalnya tahun pertama katanya golden years, jadi saya lagi menikmati quality time berbareng anak,” ujarnya dikutip dari laman YouTube Insertlive.
Namun kini, setelah sang anak berumur lima tahun, Rianti Cartwright merasa sudah mulai bisa menyeimbangkan kembali peran sebagai ibu dan karier. Meski sempat vakum cukup lama dari bumi hiburan, Rianti Cartwright juga perlahan kembali berakting.
“Sekarang udah 5 tahun mungkin perlahan sudah bisa sibuk kembali. Kalau movie bulan lampau alhamdulillah syuting dua film, tapi perannya tetap kaya cameo, jadi pelan-pelan memulai kembali,” tuturnya.
Ia mengaku sempat merasa berat meninggalkan bumi entertainment yang sudah menjadi passion-nya. Terlebih Rianti Cartwright sudah berkarir sejak tahun 2003 silam sebagai model dan pemain film.
“Pasti ada beratnya, ada rindunya, lantaran itu passion juga kan, akting dan kangen suasana set sama sahabat-sahabat yang ditemui di situ. Tapi lantaran saya menunggu anak lama, jadi saya menikmati season baru ini.”
Perjuangan program kehamilan
Namun demi perjuangannya mempunyai momongan setelah menikah dengan Cassanova Alfonso pada 2010, Rianti Cartwright memutuskan untuk berakhir total dari bumi entertaiment demi konsentrasi menjalani program hamil.
“Tahun 2019 saya betul-betul break, tidak menerima satu pun job untuk program hamil. Puji Tuhan mengandung dan anakku lahir tahun 2020,” kenangnya penuh syukur.
Kini setelah mempunyai anak, bagi wanita berumur 42 tahun ini kedekatan dengan anak tidak hanya terbangun dari peran ibu saja. Ia merasa beruntung lantaran suaminya juga sosok yang sangat datang untuk keluarga.
“Untungnya suami saya sosok yang hadir, jadi saya merasa dekatnya dua-duanya sih. Mungkin lantaran ibu mengASIhi pasti ada spesial bonding, tapi dengan ayahnya juga dekat,” jelasnya.
Biasanya, Rianti Cartwright memanfaatkan akhir pekan untuk quality time. “Sekarang anak TK aja sibuk di sekolah, ada ekskulnya. Jadi jika hari biasa dia udah lelah, weekend saya pergunakan sebaik-baiknya untuk quality time,” ungkapnya.
Tak mau terlalu protektif
Menariknya, meski sempat susah mempunyai anak, Rianti Cartwright justru tidak mau menjadi ibu yang terlalu protektif. Ia belajar dari pengalamannya sendiri yang tumbuh dengan ibu sangat protektif. Ia justru mau anaknya jadi anak pemberani dan mandiri.
"Justru lantaran saya merasa ibu saya sangat protektif ke saya sampai saya ga bisa nyetir, ga boleh kena minyak panas jadi saya belajar masak setelah menikah gitu lantaran sesayang itu ibuku ke aku," tuturnya.
"Tapi saya sekarang pengen anak saya lebih berani. Jadi saya merasa tidak terlalu protektif sih. Dia mau main flying fox segala macam saya bolehin meski dengan deg-degan. Aku juga lihat kepribadian anaknya yah, anakku tuh lumayan pemberani," imbuhnya.
Perubahan setelah jadi ibu
Rianti mengakui banyak perihal berubah setelah menjadi ibu, mulai dari tubuh, energi, hingga langkah berpikir. “Pasti yah setelah menjadi ibu segalanya berubah. Tapi lantaran saya nunggunya lama, jadi saya welcome dengan perubahan itu dan saya nikmati fase baru ini,” ujarnya.
Kini, setiap keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan izin dari suami dan tentunya sang anak. “Kalau ke anak lebih ke kita yang kangen, jadi nggak bisa kita di letak dua bulan alias syuting ke luar negeri berapa bulan, kayaknya nggak tega.”
Meski sempat kangen bumi akting, Rianti mengaku justru merasa menjadi ibu jauh lebih melelahkan daripada bekerja di bumi hiburan.
“Ironisnya, saya merasa jadi ibu itu lebih sibuk daripada pemain sinetron. Syuting sinetron 14 jam itu paling lelah, tapi jadi ibu jauh lebih lelah. Luar biasa para ibu yang tetap bekerja lantaran jadi ibu itu non stop. Anak kudu makan, kudu diurusin. Aku malah lebih sibuk jadi ibu, keknya semua ibu di seluruh Indonesia tahu rasanya seperti apa," tuturnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·