Microsoft Masih Serius Dengan Integrasi Ai Di Windows 11

May 23, 2026 07:31 PM - 1 hari yang lalu 1049

Meskipun memang saat ini banyak pengguna Windows 11 tetap mengeluhkan beragam masalah dasar sistem operasi, Microsoft rupanya tetap tetap melanjutkan visi besar mereka untuk mengubah Windows menjadi “Agentic OS” di era AI guys.

Jadi, bagi Anda yang belum tahu, sejak akhir tahun 2025 kemarin, Microsoft memang sudah beberapa kali membahas konsep Windows berbasis AI agent alias agentic era, dimana nantinya AI bakal menjadi bagian inti dari pengalaman Windows secara keseluruhan.

Namun, seperti yang sudah bisa ditebak, banyak pengguna justru memberikan reaksi negatif lantaran merasa Microsoft terlalu konsentrasi ke AI sementara tetap banyak beragam masalah Windows 11 yang belum betul benar diselesaikan.

Nah menariknya, menurut memo internal Microsoft yang ditemukan Business Insider, Yusuf Mehdi yang merupakan Executive Vice President Microsoft sekaligus sosok krusial di kembali Copilot, Windows, Surface, Edge, Bing, dan Microsoft 365 rupanya bakal meninggalkan Microsoft setelah 35 tahun bekerja di sana.

Baca Juga : Microsoft Mulai Perbaiki Windows Search, Hasil Web Tak Lagi Diprioritaskan

Sebelum resmi hengkang dari perusahaan tersebut, Yusuf Mehdi disebut bakal membantu Microsoft “membayangkan ulang” Windows untuk era agentic AI selama satu tahun fiskal ke depan.

Nah jadi, kurang lebih, dari memo tersebut terlihat jelas bahwa Microsoft sebenarnya tetap sangat serius mendorong integrasi AI ke Windows meskipun publik cukup banyak memberikan kritik terhadap Copilot dan beragam fitur AI lainnya.

Padahal sebelumnya Microsoft juga sempat mengakui bahwa banyak pengguna memang menginginkan perbaikan esensial Windows terlebih dahulu, apalagi Microsoft sekarang diketahui sedang menjalankan proyek internal berjulukan Windows K2 yang konsentrasi memperbaiki kualitas dasar Windows 11.

Rumor Copilot Akan Tetap Ada Tapi Dengan Nama Berbeda

Yang menarik nih guys, laporan ini juga memperkuat dugaan bahwa Microsoft sebenarnya memahami banyak pengguna kurang menyukai branding “Copilot”. Karena itu, ada kemungkinan Microsoft nantinya bakal tetap menghadirkan fitur AI secara agresif, namun dengan pendekatan branding berbeda agar lebih mudah diterima pengguna.

Baca Juga : PowerShell di macOS Kini Tidak Lagi Kena Warning “Unidentified Developer”

Bisa dibilang sih, meskipun dengan janji dan peningkatan yang dihadirkan saat ini, Microsoft tampaknya tetap mau memastikan Windows siap menghadapi era AI di masa depan dengan tetap mempertahankan visi mereka mengenai Agentic OS mereka.

Tapi mari kita lihat nanti, bisa saja keputusan ini berubah dan jika seandainya visi mengenai Agentic OS ini tetap berjalan, diharapkan tentu itu dibarengi dengan masalah dasar Windows 11 yang juga perlahan diperbaiki dan ditingkatkan.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Bussiness Insider, Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya