Mimpi Bersenggama, Haruskah Muslimah Mandi Wajib?

Oct 19, 2025 02:53 PM - 5 bulan yang lalu 186841

Seorang wanita tidur menggunakan penutup mata alias masker mata (ilustrasi).

Kincai Media , Mimpi berkarakter alami dan tidak bisa dikendalikan, seorang laki-laki maupun wanita bisa mengalami mimpi bersenggama yang tidak disengaja. Bagaimana jika seorang wanita mengalami mimpi semacam itu, apakah seorang wanita tetap wajib mandi junub (mandi besar).

Diriwayatkan Zainab binti Abi Salamah dari Ummu Salamah Ummul Mukminin, dia berkata, "Telah datang Ummu Sulaim (istri Abu Thalhah) kepada Nabi Muhammad SAW."

"Kemudian Ummu Sulaim berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu terhadap kebenaran. Apakah wanita kudu mandi jika bermimpi (senggama)?" "Maka Rasulullah bersabda: Ya jika dia memandang air (mani)." (HR Imam Bukhari)

Dalam bab ini, Imam Bukhari hanya mengkhususkan wanita, padahal norma ini juga bertindak bagi kaum laki-laki. Hal itu dia lakukan untuk menyesuaikan dengan konteks pertanyaan yang ada dalam hadits, sekaligus menunjukkan sanggahan terhadap mereka yang beranggapan bahwa mimpi bersenggama hanya dialami oleh laki-laki, tidak dialami oleh wanita, sebagaimana dikutip oleh Ibnu Mundzir dan selain beliau dari Ibrahim An-Nakha'i. 

Imam Bukhari dan Imam Muslim telah menukil hadits di atas melalui beberapa jalur periwayatan, dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari, Zainab binti Abu Salamah. Lalu Imam Muslim meriwayatkan juga dari jalur Az-Zuhridari Urwah, tapi dikatakan, "Dari Aisyah." Maka, yang menjadi sumber dalam kisah ini adalah antara Ummu Sulaim dan Aisyah.

Dijelaskan Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Baari, mimpi adalah sesuatu yang dilihat oleh seseorang saat tidur, yang dimaksud mimpi di sini adalah mimpi yang berkarakter khusus, ialah melakukan hubungan intim. Dalam riwayat Ahmad dari Ummu Sulaim disebutkan bahwa dia berkata, "Wahai Rasulullah, andaikan seorang wanita bermimpi memandang suaminya bersenggama dengannya, apakah dia kudu mandi?"

Selengkapnya