Musik Halal? Ini Sahabat Nabi Saw Dan Ulama Klasik Yang Bolehkan Musik Berikut Alasannya

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA – Nyanyian dan musik sepanjang era selalu menjadi wilayah perbedaan pendapat di antara para ulama.

Lebih detailnya, ada bagian nyanyian dan musik nan disepakati keharamannya, namun ada juga nan diperselisihkan.

Bagian nan disepakati keharamannya adalah nyanyian nan berisi syair-syair kotor, jorok dan cabul. Sebagaimana perkataan lain, secara umum nan kotor dan jorok diharamkan dalam Islam. Terutama ketika musik itu diiringi dengan kemungkaran, seperti sembari minum khamar dan gambling juga diharamkan.

Nyanyian dan musik diharamkan juga jika dikhawatirkan menimbulkan tuduhan seperti menyebabkan timbul cinta birahi pada wanita, jika menyebabkan lalai dan meninggalkan kewajiban, seperti meninggalkan sholat alias menunda-nundanya dan lain-lain. Namun, jika sebuah nyanyian dan musik tidak seperti itu, barulah kemudian para ustadz berbeda pendapat. 

Ada ustadz nan tetap tetap mengharamkan nyanyian dan musik, ada juga ustadz nan menghalalkan nyanyian dan musik, demikian dijelaskan KH Ahmad Sarwat Lc pada laman Rumah Fiqih.

KH Ahmad Sarwat juga menjelaskan sebagian sahabat Nabi Muhammad SAW nan menghalalkan musik.

Berdasarkan banyak riwayat kita mendapatkan keterangan bahwa di antara para sahabat Nabi Muhammad SAW, tidak sedikit nan menghalakan lagu dan nyanyian.

Misalnya Abdullah bin Ja'far, Abdullah bin Zubair, Al-Mughirah bin Syu`bah, Usamah bin Zaid, Umran bin Hushain, Muawiyah bin Abi Sufyan, Atha bin Abi Ribah, Abu Bakar Al-Khallal.

Sumber lain nan dihimpun Kincaimedia dari kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al Ghazali, juga dijelaskan beberapa sahabat Rasulullah SAW nan menghalalkan musik. 

Di antaranya Abdullah bin Ja'far, Abdullah bin Zubair, Mughirah bin Syu'bah, Muawiyah dan beberapa sahabat lainnya biasa mendengar nyanyian. 

Ulama klasik halalkan musik 

Dalam laman Rumah Fiqih, KH Ahmad Sarwat menjelaskan beberapa ustadz klasik nan menghalalkan nyanyian dan musik.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam