Niat Mandi Puasa Ramadhan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia– Berikut ini tulisan tentang niat mandi puasa Ramadhan. Mandi sunnah sebelum Ramadhan memang merupakan tradisi nan sudah lama dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Tradisi ini mempunyai makna nan mendalam. Mandi sunnah diyakini dapat membersihkan diri dari hadas besar dan kecil, serta menyucikan diri dari kotoran dan najis. Selain itu, mandi sunnah juga dimaknai sebagai upaya untuk membersihkan diri dari dosa dan hawa nafsu.

Bulan Ramadhan merupakan bulan nan penuh berkah dan ampunan. Oleh lantaran itu, umat Islam mau menyambut bulan ini dengan penuh kesucian, baik lahir maupun batin. Mandi sunnah menjadi salah satu langkah untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kesucian.

Menurut Syekh Nawawi Banten dalam kitab Qutul al-Habib al-Gharib, bahwa mandi sebelum memasuki bulan Ramadhan termasuk sunnah hukumnya. Simak penjelasan berikut;

وبقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل الدخول المدينة الشريفة، ولدخول حرمها وللحجامة ولقص الشارب، وحلق العانة وللبلوغ بالسن، ويطلب للبلوغ بالإمناء غسلان لواجب ومندوب، ولكل ليلة من رمضان ولكل اجتماع من مجامع الخير ولسيلان الوادي، ولتغير رائحة البدن والدخول المسجد

Artinya; Adapun sisa mandi sunnah disebutkan dalam kitab-kitab fikih nan panjang lebar, di antaranya mandi untuk memasuki kota Madinah nan mulia, untuk memasuki Masjidil Haram, untuk berbekam, untuk memotong kumis, untuk mencukur rambut kemaluan, untuk mencapai usia baligh, dan untuk mencapai usia baligh dengan mimpi basah.

Diperlukan dua mandi untuk mencapai usia baligh, satu wajib dan satu sunnah. Mandi sunnah juga dianjurkan untuk setiap malam di bulan Ramadhan, untuk setiap pertemuan kebaikan, untuk aliran lembah, untuk perubahan aroma badan, dan untuk memasuki masjid.

Niat mandi puasa Ramadan adalah suatu niat nan dilakukan sebelum seseorang mandi pada waktu tertentu dalam bulan Ramadan. Niat ini adalah bagian dari persiapan untuk menjalankan ibadah puasa sepanjang hari. Niat mandi puasa Ramadan bisa diucapkan dalam hati. Berikut niatnya;

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Nawaitu adā’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.

Artinya; Aku beriktikad untuk melaksanakan mandi sunnah di malam ini di bulan Ramadhan lantaran Allah Ta’ala.

Setelah mengucapkan niat untuk menjalankan ibadah puasa, mandi menjadi sebuah ritual krusial dalam persiapan spiritual dan bentuk bagi umat Muslim. Mandi bukan hanya sekadar membersihkan diri dari kotoran fisik, tetapi juga simbolis dalam menyingkirkan segala kekotoran spiritual dan membersihkan hati serta pikiran dari dosa-dosa.

Selain sebagai ritual pembersihan, mandi juga menjadi langkah persiapan bentuk nan krusial sebelum menjalani puasa. Mandi membantu menyegarkan tubuh dan meningkatkan rasa kenyamanan serta kebersihan selama berpuasa. Dengan membersihkan diri sebelum memulai ibadah puasa, seseorang dapat menghindari rasa tidak nyaman nan mungkin muncul akibat kotoran alias aroma badan.

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah