Panduan Fracture Map Valorant, Easy Flawless

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Fracture adalah salah satu map unik di Valorant, dirancang dalam corak huruf H dengan dua titik bom, A dan B. 

Pemain Attacker muncul di dua sisi peta nan terpisah oleh celah besar, sementara tim Defender muncul di tengahnya. Ini menciptakan map nan bergerak dan penuh kejutan, memberikan banyak pilihan bagi tim serangan untuk mendekati dan menempatkan Spike.

Overview Fracture di Valorant

Awalnya, Fracture mempunyai layout nan berbeda, tetapi tim developer Valorant memutuskan untuk melakukan penyesuaian. Berikut adalah beberapa perubahan nan dilakukan pada peta Fracture:

  • Arcade: Membuka ruang di sini untuk membantu tim serangan menghadapi tekanan dari tim pembela dari kedua arah.
  • Site B: Rute lompatan diubah menjadi tanjakan langsung ke platform situs, membikin pergerakan di sekitar ruang tersebut lebih lancar.
  • Generator B: Ruangan ini diperketat sedikit untuk memudahkan penggunaan asap di tempat tersebut, dengan perspektif mini dihapus untuk menyederhanakan pemulihan situs.
  • Defender Spawn: Sebuah ruang mini dihapus untuk menyederhanakan pengambilan ulang tim pembela.
  • A Halls: Ruangnya disederhanakan dan pergerakan di koridor A ditingkatkan dengan menghilangkan sudut-sudut nan mengganggu.
  • Site A: Ruang di sekitarnya disederhanakan sebagai bagian dari perubahan keseluruhan.
  • A Dish: Rute jauh dari piringan dihapus lantaran susah bagi pemain untuk mengendalikan kedua ruang tersebut. Rute ini mungkin bakal lebih sering digunakan di masa mendatang.
  • A Drop: Sekarang tidak lagi menjadi pilihan 50/50 saat masuk, dirancang untuk memberikan untung lebih bagi tim serangan.
  • A Rope: Penyesuaian ini memberi lebih banyak opsi kepada tim pembela lantaran kontrol terhadapnya lebih mudah bagi tim serangan.
Baca Juga : Tips Breeze Valorant Untuk Attacker dan Defender

Tips Attacker di Fracture Valorant

Map Fracture dalam Valorant tidak hanya menonjol lantaran objek naratif interaktifnya, tetapi juga lantaran tim attacker mempunyai dua titik spawn nan unik.

Pada awal ronde, attacker dapat menggunakan zipline panjang untuk mencapai ujung map nan berlawanan dengan cepat. Dua titik spawn ini memberikan lebih banyak pilihan jalur serangan.

Sebagai attacker, Anda mempunyai opsi untuk memilih site nan bakal diserang alias menggunakan strategi “sandwich” dengan menyerang dari atas dan bawah map Fracture. Dengan mengelilingi salah satu site, attacker dapat membingungkan defender dan mengambil alih kontrol site tersebut.

Namun, ada beberapa perihal krusial nan perlu diperhatikan tentang penggunaan zipline attacker:

  • Setelah menggunakan zipline, Anda tidak bisa berakhir alias kembali.
  • Terdapat dua zipline nan hanya beraksi satu arah.
  • Kamu tidak dapat melompat dari zipline ke titik lain.

Tips Defender di Fracture Valorant

Dalam map Fracture Valorant, para pemain bakal menemui banyak titik nan dapat di-push oleh para attacker. Oleh lantaran itu, para defender kudu memastikan untuk menahan beberapa choke point krusial agar map tetap terkendali:

  • A Dish
  • A Hall
  • Pengawasan di B Arcade
  • Pengawasan di B Tree
  • Pengawasan di B Arcade (sekali lagi)

Salah satu aspek krusial bagi para defender di map Fracture adalah mengawasi spawn mereka. 

Hal ini lantaran spawn merupakan pintu gerbang utama untuk beranjak dari satu situs ke situs lainnya. Tanpa melewati salah satu situs dalam map, tim attacker tidak dapat mencapai spawn defender.

Hanya ada sedikit waktu nan perlu dikhawatirkan oleh para defender mengenai spawn mereka, ialah ketika Omen menggunakan From the Shadows alias Yoru menggunakan Dimensional Drift untuk menyelinap di belakang garis musuh.

Baca Juga : Tips Bermain di Map Pearl Valorant Terbaik, Auto Win!

Agent Terbaik di Map Fracture

Map Fracture datang dengan kreasi nan unik, dimana sisi attacker mempunyai dua titik muncul nan berbeda, sementara sisi defender memulai pertandingan dari tengah peta, kudu menjaga serangan dari kedua arah.

Salah satu fitur menarik di Map Fracture adalah Zipline di tengah peta nan menghubungkan kedua lokasi, memungkinkan rotasi nan sigap antar titik. 

Dengan dinamika seperti itu, pemilihan pemasok nan tepat menjadi kunci sukses baik sebagai attacker maupun defender. Berikut adalah rekomendasi pemasok terbaik untuk dimainkan di Map Fracture.

1. Neon

Dikenal dengan desainnya nan unik dan peran sebagai penyerang, Neon adalah pemasok nan sangat berfaedah di Map Fracture. 

Kemampuannya untuk masuk ke letak dengan sigap menggunakan Fast Lane (wall) dan Relay Bolt membantunya bergerak secara efisien di sekitar peta.

2. Breach

Breach cocok dengan baik di Map Fracture lantaran kemampuannya dalam melemahkan musuh di area tertentu dan mempersempit ruang mobilitas lawan. Dia juga efektif dalam situasi serangan pasca-plant di kedua lokasi.

3. Astra

Sebagai controller nan kuat, Astra dapat memberikan support nan sangat berfaedah di peta nan sempit ini. Cosmic Gap (X)-nya memungkinkan perpindahan nan sigap dan efisien antar lokasi.

4. Cypher

Cypher adalah pilihan nan solid untuk menjaga angle rawan di Fracture. Trapwire (C)-nya membantu dalam memantau aktivitas musuh dan memberikan keamanan ekstra bagi tim.

5. Killjoy

Killjoy cocok baik sebagai pemain memperkuat maupun menyerang di Fracture. Skillnya dapat membantu dalam mengontrol area belakang dan memberikan untung taktis dengan penggunaan ultinya nan kuat.

Dengan memilih pemasok nan sesuai dengan dinamika peta, Anda dapat meningkatkan kesempatan kemenangan timmu di Map Fracture.

Itulah Fracture Valorant nan bisa menjadi salah satu referensi untukmu dalam bermain Mobile Legends. Semoga dengan adanya konten tulisan ini bisa membantumu ya!

Jangan lupa untuk selalu Top Up Valorant di UniPin sekarang juga! Pastinya banyak promo dan potongan nilai nan bisa Anda dapatkan!

Selengkapnya
Sumber Blog Unipin Indonesia
Blog Unipin Indonesia