Panduan Melindungi Foto Instagram dari Pemanfaatan AI: Langkah Praktis untuk Orangtua

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 2 menit 22756x dilihat
Panduan Melindungi Foto Instagram dari Pemanfaatan AI: Langkah Praktis untuk Orangtua

Bagikan Postingan

Foto yang Anda unggah ke Instagram berpotensi dimanfaatkan untuk melatih atau menghasilkan konten oleh teknologi kecerdasan buatan (AI). Karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami risiko privasi dan mengetahui langkah dasar guna membatasi akses data pribadi agar foto tidak mudah disalahgunakan pihak lain.

Perlu diketahui, Meta baru saja merilis model AI bernama Muse Image yang berpotensi mengubah cara pembuatan konten visual di Instagram, WhatsApp, dan layanan Meta lainnya. Model ini dirancang agar mudah dipakai: pengguna cukup mengetik tanda @ diikuti nama akun publik untuk memasukkan wajah dan ciri fisik seseorang ke dalam gambar yang dibuat AI.

Muse Image berbeda dari alat AI yang umumnya berbasis teks. Pengguna tidak mesti mengunggah gambar atau video, maupun menyiapkan prompt khusus; model ini dapat mengambil dan merujuk langsung ke konten yang tersedia secara publik.


Sistem Muse Image juga dapat menelusuri foto-foto publik yang sudah ada untuk menciptakan gambar baru yang meniru tampilan aslinya. Meta menyatakan fungsi ini bertujuan membuat konten lebih relevan, namun praktiknya menimbulkan kekhawatiran soal kontrol atas penggunaan gambar pribadi.

Ketentuan dan kebijakan fitur ini pun memicu perdebatan karena dapat diaktifkan otomatis pada akun publik. Artinya, orang lain berpotensi memanfaatkan foto publik tanpa izin tertulis, dan pemilik akun tidak selalu menerima pemberitahuan ketika kontennya digunakan.

Pengamat teknologi dan analis senior di lembaga riset Counterpoint Research sempat mengomentari Muse Image dalam wawancara dengan The Economic Times pada 8 Juli 2026. Menurut mereka, teknologi ini dapat merugikan pengguna dari segi keamanan privasi.

"Teknologi ini kudu memudahkan, bukan mengorbankan keamanan. Di era di mana wajah dan foto kita bisa menjadi data, pengaturan privasi yang jelas menjadi sangat penting. Sekadar menjadikan akun terbuka tidak berfaedah orang rela dijadikan bahan baku AI tanpa persetujuan," kata mereka.

Hal serupa juga diungkapkan Direktur Advokasi Foxglove, Donald Campbell. Menurutnya, fitur baru Meta ini rentan disalahgunakan.

"Ini seumpama membuka pintu lebar-lebar untuk manipulasi gambar tanpa izin. Kita sudah memandang akibat buruknya, mulai dari pencemaran nama baik hingga penyebaran gambar palsu," ungkapnya, dilansir BBC.

Ada langkah yang bisa diambil pengguna untuk mengurangi risiko foto Instagram dipakai oleh AI tanpa izin. Lantas, gimana caranya?

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads