Parfum Mengandung Alkohol, Haramkah Dipakai Sholat?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Pengunjung mengawasi produk minyak wangi di aktivitas Halal Fair di Menara 165, TB Simatupang, Jakarta, Jumat (8/9/2023).

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Sebagian umat Islam memilih menggunakan minyak wangi non-alkohol untuk menenangkan hati saat hendak sholat. Dikhawatirkan jika menggunakan minyak wangi beralkohol, sholat mereka tidak diterima.

Pertanyaannya, apakah semua alkohol adalah khamr? Sebagai umat Islam kita tahu betul kramr alias jenis minuman apapun nan memabukkan hukumnya haram. Lalu, gimana dengan kita nan menggunakan minyak wangi mengandung alkohol?

Dikutip dari kitab Kitab Fikih Sehari-hari karya Sohibul Ulum, ada tiga pendapat nan berbeda dari kalangan ulama. Pertama, unsur alkohol termasuk khamr.

Artinya, alkohol sebagaimana khamr juga haram dan najis. Sedangkan, pendapat kedua mengatakan alkohol hanya haram dikonsumsi, tetapi tidak najis digunakan untuk kepentingan seperti untuk parfum.

Katib Aam PBNU KH. Malik Madani mengatakan alkohol tidak identik dengan khamr. Kekeliruan orang banyak mengidentikkan keduanya.

"Padahal, keduanya tidak selalu identik. Kalau alkohol diminum, dia baru disebut khamr. Akan tetapi, sejauh digunakan untuk parfum, tidak menjadi apa," katanya.

Selanjutnya...

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam